Iran Bantah Trump: Tak Ada Dialog AS, Hanya Oman soal Hormuz

Iran bantah klaim Trump soal dialog AS. Baqaei: hanya bahas rute aman Hormuz dengan Oman; selat tetap ditutup. Kronologi eskalasi sejak 28 Februari.

Author Image

Bagus

Iran Bantah Trump: Tak Ada Dialog AS, Hanya Oman soal Hormuz

Pemerintah Iran menolak klaim Presiden AS Donald Trump bahwa Teheran sudah membuka negosiasi dengan Washington. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, pada Senin (3/8/2026) menegaskan pihaknya hanya berunding dengan Oman soal jalur aman di Selat Hormuz.

Inti artikel

  • Pemerintah Iran menolak klaim Presiden AS Donald Trump bahwa Teheran sudah membuka negosiasi dengan Washington
  • Trump sempat mengatakan Iran dan sejumlah negara Timur Tengah meminta AS menangguhkan serangan sesuai hasil kesepakatan
  • “Saat ini kami tidak sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat

Video: Iran Bantah Buka Negosiasi Selat Hormuz dengan AS merangkum kontras itu: Trump bicara soal dimulainya pembicaraan dan penundaan serangan, sementara Teheran memisahkan total urusan rute dengan Muscat dari hubungan dengan AS. Pantauan Optimaise News, selat yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia pada masa normal masih dinyatakan tertutup oleh Iran.

Klaim Trump soal negosiasi ramah vs bantahan Teheran

Trump sempat mengatakan Iran dan sejumlah negara Timur Tengah meminta AS menangguhkan serangan sesuai hasil kesepakatan. Di Air Force One pada Minggu (2/8), ia menyebut pembicaraan akan dimulai Senin sore dalam bentuk negosiasi, tanpa merinci tempat atau peserta.

Iran langsung membantah. “Saat ini kami tidak sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Negosiasi kami adalah dengan Oman untuk mengamankan jalur melalui Selat Hormuz,” ujar Baqaei dalam konferensi pers mingguan, dilansir AFP. Ia menekankan pencapaian kesepahaman dengan Oman pun belum cukup membuka kembali selat selama yang disebut Iran sebagai agresi AS berlanjut.

Setelah jeda serangan singkat, Trump sempat menyebut nada “sangat ramah”. Teheran tetap memegang posisi: tidak ada meja dialog dengan AS mengenai pengelolaan Hormuz.

Rute baru Hormuz: apa yang dibahas Iran-Oman

Ancaman Trump: kesepakatan atau penyerahan total
Ilustrasi Ancaman Trump: kesepakatan atau penyerahan total.

Baqaei menjelaskan Iran dan Oman menjajaki proposal rute pelayaran baru. Bukan rute utara yang selama ini dikelola Iran, juga bukan rute selatan di perairan Oman yang didorong AS agar kapal lewat tanpa koordinasi dengan Teheran.

“Kita menuju kesepahaman tentang rute yang dapat diterima oleh kedua belah pihak, bukan rute utara maupun rute selatan, tetapi rute yang menghormati hak kedaulatan kedua belah pihak dan melindungi kepentingan serta keamanan nasional kita,” katanya kepada televisi pemerintah, dilansir Anadolu Agency.

Rincian teknis belum diumumkan. Yang dibahas adalah jalur tunggal dengan arah masuk dan keluar. Baqaei menegaskan Amerika Serikat tidak punya peran apa pun dalam pembicaraan itu. Implikasi praktisnya, kapal yang ingin aman di zona sengketa harus menyesuaikan skema bilateral Iran-Oman, bukan skema yang dipaksakan Washington lewat rute selatan.

Ancaman Trump: kesepakatan atau penyerahan total

Usai bantahan Iran, Trump merespons keras di Truth Social. Ia menegaskan blokade militer AS akan berlanjut sampai ada “kesepakatan, atau penyerahan total”. Ia mengkritik Iran yang hanya berurusan dengan Oman dan menyebut pernyataan Teheran soal Hormuz sebagai omong kosong.

Trump mengklaim Selat Hormuz sudah dikendalikan penuh Angkatan Laut AS, diibaratkan “blokade” atau “tembok baja Amerika Serikat”. Ia juga mengulang penegasan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir. Optimaise News merangkum urutan ini sebagai satu rangkaian klaim-bantahan-ancaman dalam tempo 48 jam: pernyataan Air Force One, konferensi Baqaei, lalu unggahan Truth yang menaikkan tensi.

Dampak pada kendali selat dan pasokan minyak

Sejak perang dengan AS dan Israel pecah 28 Februari 2026, Iran secara efektif mengendalikan Selat Hormuz. AS mendorong kapal memakai rute selatan; Teheran memprotes dan mengancam kapal yang memakai jalur itu tanpa koordinasi.

Baqaei menegaskan kesepahaman rute baru dengan Oman tidak otomatis menentukan apakah selat dibuka atau tetap ditutup. Menurutnya, penutupan terkait pelanggaran komitmen AS, blokade laut, dan tindakan permusuhan terhadap Iran. Bagi pasar energi global, status jalur yang biasanya mengangkut seperlima pasokan minyak dunia tetap rentan gejolak selama klaim kontrol militer dan penutupan saling berbenturan.

Kronologi singkat eskalasi sejak Februari

Konflik bermula serangan gabungan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari, diikuti balasan rudal dan drone Iran. Gencatan senjata sebelumnya, termasuk upaya membuka kembali Hormuz, gagal bertahan.

Eskalasi kembali memanas 13 Juli usai Iran menyerang tanker di Hormuz, diikuti balasan AS yang menewaskan empat tentara Amerika. Trump sempat menarik ancaman serangan yang disebut terbesar sejak Perang Dunia II, dengan alasan “batas” kesepakatan sudah ada, lalu kembali menunda serangan baru sambil mengklaim negosiasi akan dimulai. Iran menjawab dengan membatasi ruang dialog hanya ke Oman soal rute.

FAQ
Apakah Iran sedang bernegosiasi dengan AS soal Selat Hormuz?
Tidak, menurut Baqaei. Iran hanya berunding dengan Oman untuk mengamankan jalur pelayaran, bukan dengan Washington.
Apakah kesepakatan rute dengan Oman otomatis membuka selat?
Tidak. Baqaei menyatakan kesepahaman rute tidak terkait langsung dengan status buka-tutup selat selama agresi dan blokade AS dinilai masih berlanjut.
Kenapa Selat Hormuz penting bagi pasar minyak?
Pada masa normal jalur itu dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global, sehingga status penutupan dan ancaman blokade memengaruhi risiko pasokan energi.
Bagus
Redaktur Berita & Game

Bagus adalah redaktur berita Optimaise News. Meliput isu nasional, kriminal, dan game. Menyusun hard news dan berita umum dengan prioritas kejelasan siapa-apa-kapan-di mana, cocok untuk halaman beranda dan pembaca yang butuh ringkasan cepat.