Jakarta, Optimaise News – Polisi memindahkan sekitar 15.000 tabung Whip Pink dari gudang produksi di Pademangan, Jakarta Utara, ke penyimpanan Brimob Cikeas. Langkah ini menjadi pengamanan barang bukti setelah dua bos pabrik ditetapkan tersangka pelanggaran farmasi ilegal. Operasi massal itu bukan sekadar penggeledahan, melainkan penataan rantai bukti yang lebih ketat.
Inti artikel
- Polisi memindahkan sekitar 15.000 tabung Whip Pink dari gudang produksi di Pademangan, Jakarta Utara, ke penyimpanan Brimob Cikeas
- Langkah ini menjadi pengamanan barang bukti setelah dua bos pabrik ditetapkan tersangka pelanggaran farmasi ilegal
- Operasi massal itu bukan sekadar penggeledahan, melainkan penataan rantai bukti yang lebih ketat
Pemindahan dipimpin Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Kombes Zulkarnain Harahap. Truk-truk pengangkut berangkat dari Jalan Rajawali Selatan Raya menuju Cikeas Udik, Gunung Putri, Bogor. Bongkar muat selesai pukul 18.15 WIB, lalu gudang digembok dan dijaga harian.
Operasi Pemindahan Massal ke Gudang Brimob Cikeas
Tim Bareskrim mengangkut seluruh stok dari lokasi produksi ke Gudang Brimob Cikeas. Kombes Zulkarnain Harahap menjelaskan pemindahan itu untuk menjaga integritas barang bukti. “Kami pindahkan semua tabung berisi maupun kosong ke lokasi yang lebih aman di bawah pengawasan Brimob,” ujarnya di TKP.
Proses berlangsung seharian dengan izin pengadilan. Personel memastikan tidak ada yang tersisa di gudang Pademangan. Langkah ini menutup celah penyalahgunaan ulang gas tawa yang sempat beredar luas.
Inventaris Lengkap Varian Rasa dan Ukuran yang Disita

Barang bukti mencakup lebih dari 20 entri rinci per rasa, ukuran, dan status. Ada Banana Cream 950 gram sebanyak 190 tabung, Manggo 640 gram 168 tabung, serta Watermelon Sugar 1.320 gram 120 tabung. Nozzle putih mencapai 370 buah, ditambah tabung nitrogen 4.800 gram.
Ribuan unit lain berstatus kosong, packing in-process, dan tabung N2O murni. Total mendekati 15.000 unit. Hasil lab Labfor dan BPOM memastikan isi murni nitrogen oksida tanpa perasa, meski label menampilkan aneka rasa. Sintesis inventaris ini memberi gambaran utuh skala produksi ilegal yang digulung.
Dua Bos Pabrik Ditetapkan Tersangka Pelanggaran Farmasi

Andy Hioe dan Jasen Hioe ditetapkan tersangka. Keduanya diduga mengendalikan PT yang memproduksi Whip Pink tanpa izin BPOM. Mereka diancam Pasal 435 Undang-Undang Kesehatan 2023 dengan hukuman hingga 12 tahun penjara.
Jaringan mereka mencakup 16 hingga 18 gudang di 10-14 kabupaten dan kota. Omzet ilegal mencapai Rp21,3 miliar, termasuk Rp7,1 miliar hanya di Desember. Pengungkapan berawal undercover buying lewat WhatsApp yang menjerat sembilan karyawan di tiga lokasi: Kemayoran, Pulogadung, dan Pademangan.
Pengamanan Ketat: Digembok dan Dijaga Harian
Setelah bongkar muat pukul 18.15 WIB, gudang Brimob Cikeas digembok rapat. Personel Brimob Kelapa Dua menjaga lokasi setiap hari. Protokol ini memastikan rantai bukti tetap utuh hingga sidang.
Pemindahan berizin pengadilan plus jaga harian mencegah kontaminasi atau hilangnya barang bukti. Bagi kasus farmasi ilegal gas tawa, langkah itu krusial agar hakim melihat stok asli tanpa celah keraguan. Pembaca awam perlu paham: tanpa pengamanan ketat, proses hukum bisa goyah di pengadilan.
Jalur dari Pademangan ke Gunung Putri Bogor
Barang bukti diangkut truk dari gudang produksi Jalan Rajawali Selatan Raya, Pademangan, Jakarta Utara. Tujuan akhir adalah Gudang Brimob Cikeas di Cikeas Udik, Gunung Putri, Bogor. Jarak tempuh memakan waktu dengan pengawalan ketat.
Rute itu dipilih karena fasilitas Brimob memenuhi standar penyimpanan barang bukti berisiko tinggi. Semua unit dititipkan dengan pengawasan harian. Operasi ini menandai penutupan fase pengumpulan bukti dan dimulainya tahap penuntutan yang lebih solid.







