Warna Beda Baju Tahanan Don Ritto Usai Dipindah Oranye-Pink

Author Image

Bagus

18 Juli 2026

Warna Beda Baju Tahanan Don Ritto Usai Dipindah Oranye-Pink

Tersangka tiga perkara korupsi Don Ritto dilimpahkan Polri ke Kejaksaan Agung pada Jumat, 17 Juli 2026, dan dalam rentang sekitar satu jam memakai dua warna baju tahanan berbeda. Dari Dittahti Polda Metro Jaya ia keluar berbaju oranye, lalu di Gedung Bundar Kejagung tampil dengan rompi pink khas Adhyaksa sambil diborgol sebelum dimasukkan Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Pergantian penampilan itu menandai serah terima resmi penyidikan yang juga menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Optimaise News merangkum urutan waktu, perubahan seragam, serta keberatan kuasa hukum atas dasar penahanan.

Urutan warna: oranye Polda ke pink Kejagung

Sekira pukul 13.50 WIB, Don Ritto dikeluarkan dari ruang tahanan Dittahti Polda Metro Jaya. Ia mengenakan kaus putih dilapis baju tahanan oranye, menunduk, diam saat dilontari pertanyaan, dan digiring ketat ke mobil tahanan setelah cek kesehatan di Dokkes Polda.

Kedatangan di Gedung Bundar Kejagung tercatat sekitar pukul 14.14 WIB, masih dengan seragam oranye kepolisian. Kurang dari 40 menit kemudian, sekitar 14.48 WIB, ia keluar dengan penampilan baru: rompi tahanan merah muda (pink) milik Kejaksaan Agung, tangan terborgol, wajah tertutup masker hitam, dan kembali bungkam ke awak media.

Pergantian seragam dalam satu hari itu menjadi penanda visual yang membedakan status tahanan di lembaga asal dan lembaga penerima. Warna beda baju tahanan Don Ritto usai dipindah ke kantor jaksa langsung dibaca publik sebagai tanda penahanan resmi oleh Kejagung.

Dilimpahkan ke Kejagung, Don Ritto pakai baju tahanan pink

Dilimpahkan ke Kejagung, Don Ritto pakai baju tahanan pink

Serah terima mencakup tersangka bersama barang bukti uang dan emas yang sebelumnya disita. Tiga perkara yang dilimpahkan terkait dugaan korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel, yang semula ditangani Kortas Tipikor Polri serta Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Usai diterima, Don Ritto langsung menjalani penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Pakai baju tahanan, tersangka korupsi Don Ritto tiba di kompleks Kejagung di bawah pengawalan ketat sebelum digiring kembali ke mobil tahanan menuju rutan cabang tersebut.

Penyidikan kini sepenuhnya di bawah wewenang Kejaksaan Agung. Langkah itu menutup fase penanganan di kepolisian dan membuka tahap pemeriksaan lanjutan di lembaga penuntut umum.

Kuasa hukum syok atas penahanan langsung

Kuasa hukum syok atas penahanan langsung

Kuasa hukum Don Ritto, Handika Hanggowongso, membenarkan proses serah terima berjalan, namun menegaskan kliennya langsung ditahan. “Hari ini kami mendampingi proses serah terima dari pihak Kortas Tipikor dan Polda Metro Jaya ke pihak Jampidsus Kejaksaan Agung. Alhamdulillah berjalan lancar. Namun yang membuat kami syok, klien kami, Pak Don, langsung ditahan di Rutan Kejaksaan Agung,” ujar Handika di Kejagung.

Ia menyatakan keberatan atas dasar penetapan tersangka dan penahanan. Handika menyebut sejumlah fakta dalam BAP dinilai fiktif, termasuk klaim penyerahan dana dalam mata uang asing.

“Bahwa keterangan yang menyatakan (Don Ritto) menyerahkan SGD 5 juta kepada saksi Norman, itu fakta yang fiktif. Dibantah sama Norman dalam BAP waktu diperiksa di Kortas,” tegasnya. Menurutnya, saksi dari money changer yang diperiksa juga menyatakan tidak ada aliran uang sebesar itu.

Handika menyoroti nama Fery Boboho yang disebut dalam berkas. “Ternyata Fery tidak pernah di-BAP secara resmi dalam tahap penyidikan. Jadi itu adalah tuduhan fiktif. Kami minta Jampidsus untuk mengevaluasi semua BAP saksi dan relevansi alat bukti yang disita, baik di Cipete, kafe, money changer, maupun di Sentul,” ucapnya.

Catatan Optimaise News menunjukkan, keberatan itu disampaikan bersamaan dengan momen ganti seragam oranye ke pink, sehingga sorotan publik tidak hanya pada status tahanan, tetapi juga pada argumen pembelaan di hari yang sama.

FAQ

Mengapa warna baju tahanan Don Ritto berubah dalam satu hari?

Ia keluar dari Polda Metro Jaya dengan baju tahanan oranye, lalu setelah diterima Kejagung diganti rompi pink khas kejaksaan saat penahanan resmi di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Kapan dan di mana pelimpahan dilakukan?

Pelimpahan berlangsung Jumat, 17 Juli 2026: keluar Dittahti Polda sekitar 13.50 WIB, tiba Gedung Bundar Kejagung sekitar 14.14 WIB, dan tampil berbaju pink sekitar 14.48 WIB.

Kasus apa yang menjerat Don Ritto?

Tiga perkara dugaan korupsi terkait batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel, yang juga menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai tersangka; penyidikan kini di tangan Kejagung.

Apa respons kuasa hukum soal penahanan?

Handika Hanggowongso menyatakan syok klien langsung ditahan, dan meminta evaluasi BAP serta relevansi alat bukti, termasuk membantah klaim aliran SGD 5 juta dan status pemeriksaan Fery Boboho.