Polisi Bongkar Home Industry Etomidate di PIK, Tangkap WN

Author Image

Bagus

18 Juli 2026

Polisi Bongkar Home Industry Etomidate di PIK, Tangkap WN

Polresta Bandara Soekarno-Hatta bersama Bea Cukai Bandara Soetta membongkar industri rumahan etomidate di perumahan mewah Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, dan menahan warga negara Singapura berinisial LHM (34).

Operasi yang dilaporkan Sabtu (18/7/2026) itu mengamankan ribuan cartridge pods siap edar, cairan bahan baku 2.200 gram asal Malaysia, serta peralatan mirip laboratorium mini. Optimaise News mencatat tersangka berperan sebagai peracik produk ilegal tersebut.

Jejak kiriman Malaysia membuka lokasi di PIK

Kasus bermula ketika petugas Bea Cukai Soetta menggagalkan paket kiriman dua botol cairan etomidate seberat 2.200 gram dari Malaysia.

Cairan itu sempat disamarkan dalam botol menyerupai produk sehari-hari, lalu temuan itu dikembangkan hingga menuntun ke rumah produksi di kawasan elitis PIK.

Gabungan kepolisian dan bea cukai langsung menyisir lokasi. Di tempat kejadian mereka menemukan ribuan wadah cartridge yang sudah siap untuk pengisian massal.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Wisnu Wardana menegaskan penahanan warga asing itu. “Untuk tersangka sementara ini kita amankan satu orang warga negara asing, yaitu dari Singapura, bersama dengan ribuan barang bukti,” katanya, Sabtu (18/7/2026).

Skala produksi dan peran LHM alias Hayden

Skala produksi dan peran LHM alias Hayden

Informasi yang dihimpun Optimaise News menyebutkan LHM, yang juga dikenal sebagai Hayden, direkrut sesama warga Singapura untuk meracik isi cartridge.

Target harian yang dibebankan mencapai sekitar 500 cartridge. Aktivitas pengisian cairan ke wadah baru dimulai Kamis (16/7).

Dari sekitar dua liter bahan baku yang disita, petugas menghitung potensi hasil sekitar 2.000 unit cartridge pods vape siap edar.

“Di TKP perumahan tersebut, kami menemukan ribuan cartridge yang sudah siap untuk dilakukan produksi secara massal,” ujar Wisnu.

Rumah mewah yang dipakai sebagai markas produksi kini dipasangi garis polisi dan disegel. Seluruh barang bukti serta tersangka dibawa ke markas kepolisian untuk proses lanjutan.

Pengembangan jaringan masih digelar

Pengembangan jaringan masih digelar

Meski pabrik rumahan baru terdeteksi beroperasi, penyidik masih mendalami berapa lama jaringan internasional ini berjalan dan berapa banyak produk yang sempat lolos ke pasaran.

Polisi menekankan investigasi belum selesai pada satu lokasi dan satu tersangka saja. Jaringan rekrutmen, rantai pasok bahan baku, dan distribusi cartridge masih dipetakan.

“Kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut di lapangan. Informasi lebih rinci dan menyeluruh akan kami sampaikan dalam konferensi pers dalam waktu dekat,” tutur Wisnu.

Bagi warga sekitar PIK dan pengguna vape, pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa cartridge ilegal bisa disamarkan di rumah mewah dan masuk lewat jalur kiriman lintas negara.

FAQ

Siapa yang ditangkap di kasus etomidate PIK?

Warga negara Singapura berinisial LHM (34), disebut juga Hayden, yang bertugas sebagai peracik atau “koki” produk cartridge etomidate.

Berapa barang bukti yang disita?

Dua botol cairan etomidate 2.200 gram asal Malaysia, ribuan cartridge pods siap edar, serta peralatan produksi setara laboratorium mini.

Bagaimana kasus ini pertama kali terungkap?

Bea Cukai Soetta mencegat paket kiriman bahan baku dari Malaysia, lalu Polresta Bandara Soetta dan Bea Cukai mengembangkan penyelidikan hingga ke rumah di PIK.

Kapan produksi di rumah tersebut mulai berjalan?

Pengisian cairan ke cartridge diketahui dimulai Kamis (16/7), dengan potensi sekitar 2.000 unit dari bahan baku yang disita dan target harian sekitar 500 cartridge.