Sosok Maliya Finda Pendaki Surabaya Meninggal di Gunung Piramid

Sosok Maliya Finda Pendaki Asal Surabaya yang Meninggal Dunia saat Mendaki Gunung Piramid Bondowoso. Detail lengkap tragedi ini beserta latar belakang.

Author Image

Adel

Sosok Maliya Finda Pendaki Surabaya Meninggal di Gunung Piramid

– Maliya Finda, pendaki berusia 51 tahun asal Surabaya, ditemukan meninggal dunia bersama guide-nya di dasar jurang Gunung Piramid, Curahdami, Bondowoso pada Selasa pagi 4 Agustus 2026. Peristiwa ini mengejutkan karena Finda baru saja menjadi nenek sekaligus menunjukkan dedikasi luar biasa di hobi mendaki yang ia bangun dalam beberapa tahun terakhir.

Inti artikel

  • Finda berangkat dari Surabaya menuju Bondowoso pada Sabtu pagi lalu dan memulai pendakian pada Minggu pagi
  • Rencananya cukup sederhana, hanya pendakian satu hari tanpa menginap
  • Namun, ia berhenti berkomunikasi dengan anaknya yang tinggal di Bali sejak sore hari dan tak ada kabar lagi

Tahapan Perjalanan yang Berakhir Di Tengah Jalan

Finda berangkat dari Surabaya menuju Bondowoso pada Sabtu pagi lalu dan memulai pendakian pada Minggu pagi. Rencananya cukup sederhana, hanya pendakian satu hari tanpa menginap. Namun, ia berhenti berkomunikasi dengan anaknya yang tinggal di Bali sejak sore hari dan tak ada kabar lagi.

Motor Yamaha NMAX merah pelat P 2938 ES pun masih tertinggal di basecamp hingga Selasa sore, menjadi petunjuk yang masih utuh tentang bagaimana perjalanan dimulai dengan baik tapi berakhir tragis.

Risiko Pendakian Sendiri di Lokasi Berbahaya

Warga setempat melaporkan melihat Finda dan Irfan naik melalui basecamp Dusun Tegal Tengah pukul 07.00 WIB dan terakhir terpantau pada pukul 14.00 WIB. Jenis tanah jurang memiliki kedalaman sekitar 470 meter dengan kemiringan 40 derajat, kondisi yang sangat menuntut kewaspadaan ekstra.

Finda dikenal gemar bersepeda sebelum akhirnya mulai rajin mendaki gunung. Perjalanan privat ini dilaksanakan tanpa menginap, tapi tidak ada yang tahu bagaimana mengantisipasi situasi darurat di lokasi yang kompleks seperti Gunung Piramid. Optimaise News menekankan pentingnya perencanaan matang sebelum memulai aktivitas ekstrem seperti ini.

Reaksi Keluarga dan Pelajaran yang Diterima

Keluarga besar mengetahui rencana pendakian Finda sejak awal, termasuk saat ia baru merasakan kehadiran cucu yang baru lahir. Tragedi ini menjadi pengingat betapa pentingnya kehati-hatian meski sudah memiliki pengalaman. Guide Irfan Nasrul Laili, 35 tahun, juga turut menjadi korban sehingga tidak ada satu pun yang selamat.

Berita ini menyebar luas di media lokal dan menjadi pelajaran berharga bagi para pendaki pemula yang ingin mencoba sensasi gunung tanpa persiapan yang cukup. Keluarga segera menangani pemakaman dan informasi resmi akan segera dirilis oleh pihak berwenang setempat.

Optimaise News terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga besar yang ditinggalkan.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.