62 Korban KM Mutiara Sentosa 2 Sandar di Tanjung

Korban selamat KM Mutiara Sentosa 2 tiba di Tanjung Perak Surabaya 4 Agustus 2026. Total 238 dievakuasi, 62 masih perjalanan lewat Masalembu. Kesaksian.

Author Image

Adel

Update Basarnas: 238 Dievakuasi, 62 Masih dalam Perjalanan

– Sejumlah penumpang yang lolos dari kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa 2 mendarat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Selasa 4 Agustus 2026. Kapal penolong KM Masalembu mendekati dermaga sekitar pukul 14.00 WIB dan membutuhkan sekitar 15 menit hingga benar-benar sandar.

Inti artikel

  • Kapal penolong KM Masalembu mendekati dermaga sekitar pukul 14.00 WIB dan membutuhkan sekitar 15 menit hingga benar-benar sandar
  • Petugas segera memasang jembatan kayu agar penumpang bisa turun
  • Melalui pengeras suara, mereka meminta kursi roda disiapkan dan memprioritaskan penumpang yang sedang sakit

Petugas segera memasang jembatan kayu agar penumpang bisa turun. Melalui pengeras suara, mereka meminta kursi roda disiapkan dan memprioritaskan penumpang yang sedang sakit. Tim SAR lalu mengarahkan semua orang ke ruang tunggu yang sudah dilengkapi matras istirahat.

Proses Sandar dan Prioritas Korban Sakit

Setelah kapal menempel, para korban sempat menunggu di geladak. Mereka baru diperbolehkan melangkah ke darat usai jembatan kayu terpasang dengan aman. Suara petugas terus mengingatkan agar penumpang yang lemah atau cedera didahulukan.

Di ruang tunggu, petugas meminta semua orang tetap di tempat agar pendataan berjalan lancar. Sarung dan makanan dibagikan sambil mereka beristirahat di matras. Suasana relatif tertib meski banyak penumpang tampak lelah setelah perjalanan laut yang panjang.

Langkah ini bertujuan mempercepat pencatatan identitas serta kondisi kesehatan. Optimaise News mencatat bahwa petugas pelabuhan dan SAR bekerja beriringan agar tidak ada yang terlewat. Penumpang yang butuh perawatan lanjutan juga langsung diarahkan ke pos kesehatan sementara.

Kesaksian Suprapto dari Nganjuk

Update Basarnas: 238 Dievakuasi, 62 Masih dalam Perjalanan
Ilustrasi Update Basarnas: 238 Dievakuasi, 62 Masih dalam Perjalanan.

Suprapto, 48 tahun, warga Nganjuk, mengaku bersyukur masih selamat dari musibah yang terjadi Minggu 2 Agustus 2026. Ia menceritakan betapa kritisnya situasi di laut utara Sumenep. Kapal bantuan yang datang hanya satu unit.

Menurutnya, sebuah tongkang yang sedang menuju Kalimantan sempat memutar arah untuk membantu. Suprapto merasa beruntung peristiwa itu terjadi di pagi hari, bukan malam. Cahaya matahari memudahkan proses penyelamatan dan penyeberangan ke kapal penolong.

Ia menunggu di ruang tunggu bersama penumpang lain sambil memegang sarung yang dibagikan. Ceritanya menjadi pengingat betapa pentingnya respons cepat di perairan. Banyak penumpang lain juga tampak lega setelah menginjak dermaga Surabaya.

Update Basarnas: 238 Dievakuasi, 62 Masih dalam Perjalanan

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan total 238 orang telah dievakuasi. Angka ini merupakan pembaruan dari data sebelumnya yang mencatat 233 orang. Proses penyelamatan masih berlanjut untuk kelompok berikutnya.

Syafii menjelaskan 62 korban lain masih dalam perjalanan. Mereka terlebih dulu dievakuasi di Pulau Masalembu sebelum dilanjutkan ke Surabaya. Tim SAR terus memantau pergerakan kapal penolong agar seluruh penumpang tiba dengan selamat.

Informasi ini menegaskan skala operasi yang cukup besar. Pihak Basarnas memastikan data terus diperbarui seiring kedatangan gelombang penumpang berikutnya. Keluarga yang menunggu di Tanjung Perak diminta bersabar sambil mengikuti pengumuman resmi.

Layanan Darurat di Ruang Tunggu Pelabuhan

Selain matras dan makanan, ruang tunggu dilengkapi pos sederhana untuk pemeriksaan kesehatan. Petugas mengimbau penumpang tidak berpindah-pindah tempat agar data lebih mudah diverifikasi. Sarung yang dibagikan membantu mereka menahan udara AC atau angin laut yang masih terasa.

Beberapa penumpang terlihat dibantu kursi roda sejak turun dari kapal. Prioritas diberikan kepada lansia, anak-anak, dan mereka yang mengeluh mual atau lelah ekstrem. Langkah ini menjaga alur evakuasi tetap rapi meski jumlah orang cukup banyak.

Optimaise News mengamati koordinasi antara petugas pelabuhan, SAR, dan Basarnas berjalan cukup sinkron. Ruang tunggu menjadi titik kumpul sementara sebelum penumpang diizinkan pulang atau diantar ke fasilitas lanjutan. Informasi kontak keluarga juga mulai dikumpulkan di lokasi.

FAQ Seputar Kedatangan Korban di Tanjung Perak
Berapa total korban yang sudah dievakuasi?
Menurut Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, total 238 orang telah dievakuasi. Angka itu diperbarui dari data awal 233 orang.
Mengapa 62 orang masih belum tiba di Surabaya?
Mereka dievakuasi dulu di Pulau Masalembu. Setelah itu baru dilanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Apa yang dilakukan petugas saat kapal sandar?
Petugas memasang jembatan kayu, memprioritaskan penumpang sakit lewat pengeras suara, lalu mengarahkan semua orang ke ruang tunggu ber-matras. Sarung dan makanan juga dibagikan sambil data dicatat.
Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.