Jakarta, Optimaise News – Pemuda remaja berusia 16 tahun yang masih duduk di bangku sekolah tewas setelah motor yang dikendarainya menabrak truk yang mogok di jalan utama Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas. Korban bernama Regi Meliansyah Putra bersama penumpangnya Pito Jendar Tarmizi mengalami luka-luka. Kedua pelajar itu melaju berdua dari Desa Tambangan menuju Kecamatan BTS Ulu saat malam Selasa sekitar pukul 20.00 WIB.
Inti artikel
- Korban bernama Regi Meliansyah Putra bersama penumpangnya Pito Jendar Tarmizi mengalami luka-luka
- Kedua pelajar itu melaju berdua dari Desa Tambangan menuju Kecamatan BTS Ulu saat malam Selasa sekitar pukul 20.00 WIB
- Kejadian ini momen sederhana namun tragis di jalur jalan umum
Kronologi Kecelakaan di Musi Rawas
Motor melaju di tengah kegelapan hingga menabrak bagian belakang truk Toyota Dyna Dump Truck warna oranye yang sedang berhenti karena kehabisan BBM. Kejadian ini momen sederhana namun tragis di jalur jalan umum. Sebagai bentuk pemotoran malam di area terpencil, risiko kemacetan atau mogok tiba-tiba sangat nyata bagi anak muda yang beraktivitas pulang atau ke tempat tujuan.
Truk dengan nomor polisi BG-8032-EC dikemudikan Eka Bundoro alias Toro yang berusia 42 tahun. Pemuda mengaku motor datang tiba-tiba pada saat perjalanan rutin mereka. Polisi langsung datangi lokasi untuk proses awal. Tim kesehatan kemudian mengangkut kedua pelajar yang dilibatkan.
Polisi Beri Keterangan Lanjutan
Akhirnya kedua remaja dibawa ke Rumah Sakit AR Bunda di Lubuklinggau. Kasat Lantas Polres Musi Rawas AKP Muriyanto menyampaikan info lanjutan pada Rabu 12 Agustus 2026. Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan truk parkir saat jalan rusak dan risiko yang dihadapi penumpang ringan yang berjalan berdua di malam hari.
Optimaise News mencatat bahwa kecelakaan ini mencerminkan pola pemotoran remaja di daerah Musi Rawas yang kini semakin aktif. Berita dari situs berita seperti Detik sering menyoroti narasi korban pelajar, sementara laporan lokal lebih fokus pada aspek keselamatan lalu lintas. Kasus ini menyoroti perluasan pengawasan lalu lintas di beberapa kecamatan terpencil agar risiko seperti mogok bensin dan kehilangan kendali saat berkendara bisa dikurangi.
Dampak pada Kemudi Pemotor Remaja
Di tengah arus berita kecelakaan motor, kasus Regi dan Pito menjadi contoh sederhana betapa pentingnya persiapan ekstra bagi anak yang menyetir malam hari. Pemotor yang datang dari Desa Tambangan menuju BTS Ulu kini mengingatkan kita bahwa setiap kilometer berdua berpotensi berubah tragis. Satu momen mogok saja sudah cukup mematikan.







