Palembang, Optimaise News – Kebakaran Pabrik Bingkai di Duren Sawit, Jakarta Timur, meledak sejak pukul 00.30 WIB pada 12 Agustus 2026. Api menyebar cepat menyentuh bahan cat dan tiner yang menjadi penyimpanan pabrik sehingga memicu asap tebal dan kepulan asap terlihat dari beberapa lokasi. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, proses pemadaman oleh petugas Damkar berlangsung hingga 11 jam penuh sebelum api akhirnya terkendali.
Inti artikel
- Kebakaran Pabrik Bingkai di Duren Sawit, Jakarta Timur, meledak sejak pukul 00.30 WIB pada 12 Agustus 2026
- Kebakaran tersebut terjadi di kawasan Jalan Lampiri, Pondok Kelapa yang berlokasi di Duren Sawit, Jakarta Timur
- Kerusakan berat menyentuh bangunan dan beberapa benda bersekitar, termasuk satu rumah warga yang ikut terdampak langsung
Optimaise News merangkum laporan petugas yang bertugas berjibaku di tempat. Api yang membakar bangunan pabrik dan permukaan sekitar menjadi tantangan berat karena banyaknya material mudah terbakar. Kepulan asap membubung tinggi dan warga sekitar menyaksikan dari jarak aman. Hingga pagi Kamis, 13 Agustus 2026, petugas masih melanjutkan penyemprotan air dan pendinginan demi memastikan tidak ada bara tersisa.
Latar Belakang Kebakaran di Pabrik Bingkai Lampiri Pondok Kelapa
Kebakaran tersebut terjadi di kawasan Jalan Lampiri, Pondok Kelapa yang berlokasi di Duren Sawit, Jakarta Timur. Kebakaran Pabrik Bingkai di Duren Sawit Jaktim dilaporkan mulai dari pukul 00.00 WIB ketika api pertama kali terlihat membesar di area pabrik. Kerusakan berat menyentuh bangunan dan beberapa benda bersekitar, termasuk satu rumah warga yang ikut terdampak langsung.
Material penyimpanan yang banyak di pabrik menjadi salah satu faktor menyebarnya api. Cat dan tiner yang mudah terbakar juga membuat proses pemadaman semakin rumit. Petugas damkar dari berbagai sektor langsung dikerahkan ke lokasi dan berlatih menjangkau titik api yang tersembunyi di balik puing. Laporan dari Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menyebutkan bahwa kebakaran serupa pernah terjadi empat kali sebelumnya di lokasi yang sama.
Perjuangan Petugas Damkar Berjibaku di Tengah Puang Pabrik

Petugas Damkar bekerja tanpa henti memadankan api dari berbagai sudut. Kebakaran Pabrik Bingkai di Duren Sawit menuntut mereka bolak-balik masuk ke area rawan agar api tidak merambat ke sekitar. Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria mengatakan bahwa ia telah berada di lokasi sejak pukul 00.30 WIB. Sampai pukul 11.30 WIB, ia sudah menghabiskan sekitar 11 jam bertugas.
Usai api terkendali, Muchtar Zakaria mengaku mengalami dehidrasi parah. Ia bercerita harus keluar sesekali untuk mengisi ulang cairan tubuh dan sempat beristirahat di sekitar lokasi. “Sudah bolak-balik masuk ke area kebakaran, sudah enggak terhitung,” ucap Muchtar Zakaria kepada wartawan. Pergantian regu damkar termasuk dari Regu Ambon dilakukan secara rutin agar tenaga tetap tersedia dan tidak kelelahan total.
Dampak Kebakaran terhadap Warga dan Material Pabrik
Dampak kebakaran Pabrik Bingkai Duren Sawit Jaktim juga terasa langsung bagi warga sekitar. Kebakaran melanda pabrik bingkai menyebabkan asap tebal membubung dan mendorong mereka menjaga jarak aman. Satu rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan sementara sementara empat mobil dan truk terbakar berat serta rusak berat.
Material bingkai pabrik yang banyak juga mengalami kerusakan parah. Kebakaran ini berpotensi memicu ledakan saat api mulai merespons kedatangan petugas. Suara ledakan besar pertama kali terdengar ketika petugas tiba di lokasi dan api sudah membara tinggi. Optimaise News mencatat bahwa proses pendinginan masih berlangsung hingga pagi hari berikutnya untuk memastikan tidak ada risiko kebakaran susulan.
Proses Pemadaman dengan Semprotan Air dan Tantangan di Lokasi Padat
Proses pemadaman berlangsung panjang karena api mulai membesar dan menjalar ke berbagai sudut bangunan. Petugas semprot air dari selang-selang yang telanjang menjangkau titik-titik api tersembunyi di balik puing dan material berat. Kebakaran Pabrik Bingkai di Duren Sawit membuat mereka harus beristirahat bergantian agar tetap fokus selama tugas berjam-jam.
Tantangan lain muncul karena penumpukan bahan mudah terbakar di dalam pabrik. Asap tebal yang membubung tinggi juga mengganggu pandangan dan pernapasan saat petugas mendekat. Laporan dari lokasi menunjukkan beberapa regu duduk dan tidur sebentar di area selasar setelah bergantian tugas demi menjaga kewaspadaan.
Penyebab dan Langkah Pencegahan Kebakaran Pabrik Serupa
Penyebab kebakaran masih dalam proses pendataan secara mendalam meski bahan mudah terbakar seperti cat dan tiner menjadi faktor utama. Kebakaran Pabrik Bingkai di Duren Sawit menandakan pentingnya perhatian terhadap penyimpanan material yang berisiko. Langkah pencegahan bisa mencakup pengelolaan bahan yang lebih baik dan peningkatan sistem keselamatan di area pabrik industri.
Optimaise News mencatat bahwa pengalaman seperti ini perlu menjadi pelajaran bagi pengelola pabrik serupa. Penambahan fasilitas penyemprotan air permanen dan pembakaran reguler barang mudah terbakar menjadi usulan dari beberapa sumber yang meliput lokasi. Kesehatan warga di sekitar juga perlu diwaspadai karena asap tebal dari kebakaran pabrik bingkai di Jaktim dapat memengaruhi pernapasan di lingkungan padat penduduk.
Petugas damkar diharapkan terus meningkatkan kesiapan karena kejadian ini menunjukkan betapa cepatnya api bisa merambat jika bahan penyimpanan tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pemadaman yang selesai setelah 11 jam memberikan gambaran betapa besar kerjasama dan ketekunan yang dibutuhkan di lokasi rawan bencana industri.







