Jakarta, Optimaise News – Presiden Prabowo Subianto mengirim Surat Presiden ke DPR RI, Senin (10/8/2026), mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia definitif. Pasar langsung merespons: rupiah ditutup menguat 142 poin atau 0,79 persen ke Rp17.755 per dolar AS.
Inti artikel
- Pasar langsung merespons: rupiah ditutup menguat 142 poin atau 0,79 persen ke Rp17.755 per dolar AS
- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan penunjukan itu di Gedung Nusantara III, kompleks parlemen Senayan
- Prasetyo Hadi menjelaskan penyerahan surpres dilakukan atas petunjuk Presiden, setelah koordinasi dengan pimpinan DPR
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan penunjukan itu di Gedung Nusantara III, kompleks parlemen Senayan. Destry saat ini menjabat Deputi Gubernur Senior sekaligus Penjabat Gubernur Sementara usai Perry Warjiyo mengundurkan diri akhir Juli 2026 karena alasan kesehatan.
Prabowo kirim surpres, Destry satu-satunya calon tunggal
Prasetyo Hadi menjelaskan penyerahan surpres dilakukan atas petunjuk Presiden, setelah koordinasi dengan pimpinan DPR. Ia menemui Ketua DPR Puan Maharani dan Wakil Ketua Sufmi Dasco Ahmad.
“Namanya tunggal satu nama bu Destry Damayanti,” ujar Prasetyo. Dalam rangkuman Optimaise News, formulasi serupa juga ditegaskan: satu nama, yakni Ibu Destry Damayanti yang tengah menjabat penjabat sementara.
Surpres yang sama memuat usulan calon Deputi Gubernur Senior pengganti Destry, calon deputi gubernur BI, serta calon komisioner OJK dan duta besar. Prasetyo menegaskan proses selanjutnya sepenuhnya di tangan DPR, termasuk pengumuman resmi sebelum uji kelayakan dan kepatutan.
Dampak langsung: rupiah beranjak menguat ke Rp17.755
Pada penutupan Senin, mata uang Garuda naik dari Rp17.897 ke Rp17.755 per dolar AS. Kurs JISDOR BI ikut menguat ke Rp17.795, dari Rp17.913 sebelumnya.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai penguatan didukung Indeks Keyakinan Konsumen Juli 2026 di angka 116,8. Level itu masih di atas 100 meskipun turun tiga bulan beruntun dari 117,8 pada Juni.
“Konsumen secara umum masih optimistis terhadap kondisi ekonomi, meski tingkat keyakinannya terus menurun dalam tiga bulan terakhir,” kata Ibrahim. Ia menambahkan perkembangan IKK bulan-bulan berikut penting untuk membaca daya tahan konsumsi rumah tangga.
Sentimen positif juga datang dari kandidat internal BI yang memberi sinyal kontinuitas kebijakan moneter. Faktor global ikut membantu: harapan kesepakatan Iran-Oman terkait Selat Hormuz dan meredanya kekhawatiran inflasi AS. Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026, menurut CME FedWatch, turun ke sekitar 42 persen dari 67 persen sepekan sebelumnya. Perhatian pasar selanjutnya tertuju pada CPI AS Juli yang dijadwalkan Rabu (12/8/2026).
Rekam jejak Destry dari akademik hingga Deputi Senior BI
Destry Damayanti lahir di Jakarta pada 1963. Ia meraih Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, lalu Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, New York.
Awal karier mencatat posisi Senior Economic Adviser pada Duta Besar Inggris (2000-2003), dilanjutkan sebagai peneliti dan dosen di FEUI (2005-2006). Di sektor swasta, ia menjadi Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas (2005-2011) dan Bank Mandiri (2011-2015).
Jalur publik dilanjutkan sebagai Anggota Dewan Komisioner LPS (2015-2019), sebelum duduk sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019. Ia mengucapkan sumpah jabatan untuk periode kedua 2024-2029 pada 7 Agustus 2024. Timeline yang menyatu dari akademisi, perbankan, penjamin simpanan, hingga bank sentral menjadi modal yang sering disebut pasar saat menilai kontinuitas kepemimpinan.
Destry jadi Pjs Gubernur sepeninggal Perry Warjiyo
Setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri, Destry ditunjuk sebagai Penjabat Gubernur Sementara. Mekanisme itu merujuk Undang-Undang tentang Bank Indonesia yang telah diubah, terakhir melalui UU terkait pengembangan dan penguatan sektor keuangan.
Posisi ganda sebagai Deputi Gubernur Senior sekaligus Pjs Gubernur menempatkannya di pusat operasional moneter saat transisi. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, pasar menilai kepemimpinan internal BI membantu menjaga kepercayaan terhadap arah kebijakan suku bunga dan stabilitas nilai tukar.
Dampak politik: stabilitas BI di era baru Prabowo
Pengajuan calon tunggal mempercepat kejelasan di bank sentral di awal era pemerintahan. Kontinuitas dari dalam institusi BI dinilai mengurangi risiko gejolak komunikasi kebijakan, terutama saat rupiah dan keyakinan konsumen masih sensitif terhadap sinyal pejabat.
DPR akan memproses nama yang diajukan sesuai peraturan, termasuk fit and proper test. Hasil uji kelayakan itu akan menentukan apakah Destry Damayanti resmi menjadi Gubernur BI definitif, menggantikan status penjabat sementara yang diemban sejak pengunduran Perry Warjiyo.







