Flip, fintech asal Indonesia, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Paytm, pemain pembayaran besar India dan pionir teknologi Soundbox, untuk perkuat sistem pembayaran di pasar domestik. Kerja sama itu ditandai peluncuran Flip Kasir, solusi pembayaran offline agar merchant mengelola transaksi digital lebih cepat, mudah, dan andal.
Keterangan pers dirilis Rabu (15/7/2026). Optimaise News mencatat langkah ini muncul seiring penguatan hubungan teknologi Indonesia–India pasca kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi.
Flip Kasir sasar merchant offline
Flip Kasir diposisikan sebagai perangkat pembayaran di titik jualan fisik. Tujuannya membantu merchant, termasuk UMKM, menerima pembayaran digital tanpa proses yang berbelit.
Paytm membawa pengalaman skala besar di India, termasuk teknologi Soundbox. Model itu disesuaikan agar sistem pembayaran Flip lebih andal di lapangan Indonesia.
CEO dan Co-Founder Flip Rafi Putra Arriyan menegaskan arah kemitraan tersebut. “Kemitraan dengan Paytm memungkinkan kami menghadirkan teknologi yang telah teruji dalam skala besar dan disesuaikan dengan kebutuhan merchant di Indonesia,” kata Rafi.
Momentum kerja sama teknologi RI–India

Rafi menilai kolaborasi ini menjadi momentum penguatan hubungan bilateral. Saat kunjungan PM Modi, kedua negara sepakat memperdalam kerja sama di bidang teknologi, infrastruktur digital, dan ekosistem startup.
Agenda itu mencakup rencana integrasi sistem pembayaran UPI India dengan sistem pembayaran Indonesia. Flip gandeng perusahaan fintech India dinilai contoh nyata inovasi lintas negara yang bisa langsung dipakai merchant.
Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, kehadiran solusi offline yang stabil mengurangi hambatan saat pelanggan beralih ke QR dan dompet digital. Efisiensi kasir harian menjadi titik tekan produk ini.
Skala QRIS dan peluang antarnegara

Pembayaran digital sudah menjadi bagian aktivitas dagang harian di Indonesia. Data Bank Indonesia mencatat QRIS menjangkau 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchant pada semester I-2025, dengan lebih dari 93 persen merchant merupakan UMKM.
Pada periode yang sama, transaksi QRIS mencapai 6,05 miliar kali dengan nilai Rp579 triliun. Angka itu menunjukkan basis adopsi yang sudah matang bagi layanan seperti Flip Kasir.
Peluang merchant kian luas seiring berkembangnya QRIS Antarnegara. Konektivitas lintas batas membuka ruang melayani wisatawan mancanegara dan aktivitas ekonomi regional, bukan hanya pelanggan domestik.
Rafi menambahkan arah pengembangan ke depan. “Ke depan, kami ingin terus mengembangkan Flip Kasir untuk membantu merchant mengelola usaha dengan lebih efisien dan membangun fondasi yang lebih kuat untuk bertumbuh,” ucapnya.
FAQ
Apa yang diluncurkan Flip bersama Paytm?
Kedua perusahaan meluncurkan Flip Kasir, solusi pembayaran offline untuk merchant agar transaksi digital lebih cepat, mudah, dan andal.
Siapa yang memimpin Flip dalam kerja sama ini?
CEO dan Co-Founder Flip Rafi Putra Arriyan menyampaikan keterangan pers terkait kemitraan dan arah pengembangan Flip Kasir.
Seberapa besar basis merchant QRIS di Indonesia?
Bank Indonesia mencatat 39,3 juta merchant QRIS pada semester I-2025, dengan lebih dari 93 persen di antaranya UMKM, serta 6,05 miliar transaksi senilai Rp579 triliun.
Mengapa kerja sama ini relevan sekarang?
Menurut pantauan Optimaise News, momennya selaras dengan agenda penguatan teknologi Indonesia–India, termasuk wacana integrasi UPI dengan sistem pembayaran nasional, serta kebutuhan merchant offline yang terus tumbuh.






