Bandung, Optimaise News – Pemuda berinisial AR (22) sengaja membakar sepeda motor di rumahnya sendiri di Jalan Cirangrang Dalam, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Selasa (4/8/2026). Api merembet hingga menghanguskan tiga rumah bedeng, memicu gangguan ketertiban, dan membuat ayahnya berinisial M mengalami luka bakar di tangan.
Inti artikel
- Polisi mengamankan AR sebagai pemicu kebakaran
- Insiden berawal di Jalan Cirangrang Dalam, Kelurahan Cirangrang
- AR menyulut api pada motor miliknya di rumah sendiri
Polisi mengamankan AR sebagai pemicu kebakaran. Informasi yang dihimpun Optimaise News menyebut aksi itu lahir dari rasa kesal terhadap orang tua, sifat temperamental, serta keinginan yang tidak dipenuhi keluarga.
Kronologi api dari motor ke tiga rumah bedeng Cirangrang
Insiden berawal di Jalan Cirangrang Dalam, Kelurahan Cirangrang. AR menyulut api pada motor miliknya di rumah sendiri. Api kemudian menjalar ke struktur rumah bedeng di sekitarnya.
Ada perbedaan laporan waktu. Versi satu sumber menyebut kejadian malam hari, sementara laporan lain menempatkan peristiwa sekitar pukul 13.00 WIB. Kedua versi sepakat lokasi sama dan jumlah rumah terbakar tiga unit.
Di TKP, petugas memperlihatkan puing-puing rangka motor yang hangus. Api dipastikan berasal dari tindakan pelaku berdasarkan pemeriksaan lapangan, bukan dari sumber listrik atau kebocoran gas yang tak disengaja.
Motif AR: marah dimarahi ibu dan keinginan tak dipenuhi
AR digambarkan sering dimarahi ibunya dan merasa dibiarkan atau ditelantarkan orang tuanya. Ia juga dikenal temperamental. Kombinasi itu, menurut polisi, mendorong aksi membakar motor.
“Motifnya merasa kesal karena dibiarkan (ditelantarkan) oleh keluarga ataupun orang tuanya sehingga melakukan perbuatan tersebut,” ujar Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan. Ia menambahkan, “Ada masalah keluarga juga, ada keinginan yang tidak dipenuhi.”
Rasa sakit hati dan kecewa terhadap orang tua menjadi benang merah motif. Konflik rumah tangga yang tak terselesaikan berubah menjadi aksi yang merugikan tetangga, bukan hanya keluarga inti.
Pernyataan Kapolsek Babakan Ciparay soal unsur kesengajaan
Di Mapolsek Babakan Ciparay Selasa malam, Kompol Kurniawan menegaskan hasil penyelidikan di lapangan. “Telah terjadi kebakaran tiga buah rumah bedeng ya. Dari hasil penyelidikan di lapangan, diduga ada unsur kesengajaan oleh pelaku,” katanya.
Dalam keterangan lain yang dilansir media, Kurniawan juga menyebut kebakaran mengakibatkan terganggunya ketertiban umum dan diduga ada unsur kesengajaan. Penyelidikan berfokus pada niat pelaku, bukan kebakaran murni kecelakaan.
Optimaise News mencatat, penegasan unsur kesengajaan membuka ruang proses pidana arson, di luar sekadar kerusakan materi. Warga sekitar ikut merasakan dampak langsung pada keamanan lingkungan padat.
Kondisi ayah pelaku dan barang bukti yang disita
Ayah pelaku berinisial M mengalami luka bakar pada tangan. Ia sudah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Tidak ada laporan korban jiwa lain dalam ringkasan polisi yang tersedia.
Selain mengamankan AR, petugas menyita barang bukti berupa rangka sepeda motor yang hangus dan sebuah korek gas yang dipakai memantik api. Bukti itu memperkuat alur bahwa api disulut secara sadar.
Penampakan puing motor di TKP menjadi dokumentasi visual yang mendukung kronologi. Proses penanganan pelaku dan barang bukti dilanjutkan di Polsek Babakan Ciparay.
Dampak kerugian materi yang belum ditaksir
Tiga rumah bedeng hangus, namun nilai kerugian materi belum dapat ditaksir polisi saat keterangan awal diberikan. Perhitungan masih menunggu inventarisasi isi rumah dan struktur bangunan.
Bagi tetangga, peristiwa ini mengingatkan risiko konflik keluarga yang meledak menjadi tindakan berbahaya di permukiman padat. Api dari satu motor cepat menjalar ke unit bedeng yang berdekatan.
Hingga keterangan terakhir, AR tetap dalam pengamanan sebagai pemicu kebakaran. Penyelidikan motif keluarga dan barang bukti korek gas menjadi dasar lanjutan penanganan kasus di Bandung.





