Bandung, Optimaise News – Pemkot Bandung bakal relokasi SDN 026 Bojongloa yang tiga kali digembok ahli waris Agus Pribadi dan Tata. Langkah ini diambil demi menjamin hak 900 siswa mendapat pendidikan di atas persoalan sengketa lahan. Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan pendidikan anak harus diutamakan meski ada konflik lahan.
Inti artikel
- Pemkot Bandung bakal relokasi SDN 026 Bojongloa yang tiga kali digembok ahli waris Agus Pribadi dan Tata
- Langkah ini diambil demi menjamin hak 900 siswa mendapat pendidikan di atas persoalan sengketa lahan
- Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan pendidikan anak harus diutamakan meski ada konflik lahan
Sekolah tersebut terdampak langsung akibat sengketa sehingga proses belajar siswa terancam terganggu. Pemkot Bandung akan pindahkan kegiatan belajar secara bertahap ke SDN 148 dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan. Relokasi dilakukan pelan-pelan agar sekolah pengganti siapkan ruang belajar dan lakukan sosialisasi ke orang tua murid.
Lahan Baru di Cibaduyut Kidul Masih Menghadapi Penolakan
Lahan pengganti sekolah disiapkan di kawasan Cibaduyut Kidul. Namun masih ada sebagian warga yang menolak. Farhan meminta ahli waris yang menang sengketa beri waktu agar Pemkot bisa selesaikan relokasi dengan baik. Ia siap bertanggung jawab penuh supaya tidak ada lagi penolakan terhadap siswa yang dipindahkan.
Camat Bandung Kidul bersama Forkopimcam diinstruksikan berpatroli 24 jam di sekitar SDN 026 Bojongloa. Tindakan ini jadi respons langsung atas tiga kali insiden penggembokan yang terjadi. Sebelumnya siswa sudah menjalankan metode pembelajaran jarak jauh PJJ hingga 7 Agustus.
Farhan Pasang Badan Demi Kelancaran Proses

Farhan menegaskan Pemkot Bandung akan terus utamakan dialog dan musyawarah dengan semua pihak. Relokasi ini bukan sekadar pindah tempat tapi upaya konkret supaya 900 siswa bisa belajar normal lagi. Proses gradual ini juga biar sekolah baru siap dengan fasilitas yang memadai.
Sebagian warga di kawasan Cibaduyut Kidul tetap khawatir dengan pembangunan sekolah pengganti. Pemkot Bandung menekankan bahwa masalah ini murni lahan bukan hak anak untuk pendidikan. Farhan berharap ahli waris memberikan waktu bagi tim teknis menyelesaikan semua persiapan.
Patroli 24 Jam Jadi Langkah Keamanan
Patroli rutin di sekitar SDN 026 Bojongloa bertujuan ciptakan suasana aman selama proses relokasi. Forkopimcam Bandung Kidul turun langsung untuk pantau situasi. Insiden tiga kali penggembokan jadi sinyal penting bahwa kehadiran aparat harus terasa nyata setiap hari.
Optimaise News pantau perkembangan ini dengan cermat. Pemkot Bandung berjanji tak ada lagi gangguan proses belajar siswa. Semua pihak diharapkan saling menjaga agar anak-anak tetap fokus belajar meski lahan sekolah berganti kepemilikan.
FAQ Relokasi SDN 026 Bojongloa
Apa yang menjadi dasar Pemkot Bandung relokasi SDN 026 Bojongloa?
Dasarnya adalah hak anak untuk pendidikan di atas persoalan sengketa lahan. Wali Kota Farhan memutuskan pemindahan bertahap ke SDN 148 agar proses belajar 900 siswa tidak terganggu.
Bagaimana cara Pemkot menangani penolakan warga di kawasan Cibaduyut Kidul?
Pemkot Bandung tetap siap bertanggung jawab penuh. Lahan baru disiapkan di Cibaduyut Kidul meski ada penolakan sebagian warga. Farhan meminta ahli waris beri waktu untuk selesaikan relokasi secara bertahap.
Apa yang dilakukan Camat Bandung Kidul untuk jaga keamanan SDN 026?
Camat Bandung Kidul bersama Forkopimcam diinstruksikan berpatroli 24 jam di sekitar sekolah. Tindakan ini tanggapi tiga kali insiden penggembokan oleh ahli waris Agus Pribadi dan Tata.
Bagaimana proses relokasi siswa SDN 026 Bojongloa ke SDN 148?
Relokasi dilakukan secara gradual dalam waktu dua hingga tiga pekan. Kegiatan belajar dipindah bertahap supaya sekolah baru siap ruang dan lakukan sosialisasi ke orang tua murid sebelum PJJ berakhir.






