PPPK Bandung Barat Viral TikTok saat Jam Kerja
Bandung, Optimaise News – Seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja bernama IYP di lingkungan pemerintah kabupaten Bandung Barat menggelar siaran langsung di platform TikTok pada Kamis 6 Agustus 2026 selama jam kerja. Dalam siaran tersebut, IYP diduga membahas pembagian fee proyek sebesar satu persen. Ia sempat mengatakan kepada seseorang bahwa takut persenannya dibagi-bagi dan mengajak memberikan satu persen ke dirinya bukan hanya ke Amanda.
Inti artikel
- Dalam siaran tersebut, IYP diduga membahas pembagian fee proyek sebesar satu persen
- Video live yang beredar luas ini langsung memicu reaksi keras di media sosial
- Masyarakat mengkritik keras penggunaan waktu kerja untuk kepentingan pribadi seperti itu
Video live yang beredar luas ini langsung memicu reaksi keras di media sosial. Masyarakat mengkritik keras penggunaan waktu kerja untuk kepentingan pribadi seperti itu. Sekda Kabupaten Bandung Barat Ade Zakir Hasim segera menyatakan bahwa kegiatan seperti ini dilarang keras.
ASN diizinkan Media Sosial tapi Batas Waktu Kerja Ketat
Aparatur sipil negara boleh menggunakan media sosial selama akunnya resmi dan terkait dengan tugas dinas. Namun penggunaan waktu kerja untuk siaran pribadi termasuk live TikTok dilarang mutlak. Sekda akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada IYP sebelum menentukan tindakan lebih lanjut yang mungkin berupa sanksi disiplin.
Kasus ini menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh aparatur sipil negara. Kehadiran platform digital seperti TikTok membuka peluang baru tetapi juga membawa risiko pelanggaran etika kerja jika tidak dilakukan dengan bijak. IYP berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan tetap mengikuti aturan yang berlaku.
Reaksi Warganet dan Dampak Kepercayaan Publik
Video siaran langsung yang mengandung permintaan fee proyek satu persen tersebar ke berbagai grup dan halaman berita. Warganet menyatakan kecewa dan khawatir dengan budaya seperti ini di kalangan ASN. Mereka menuntut agar penegakan aturan berjalan adil dan transparan. Sekda Ade Zakir Hasim menyatakan akan mengedepankan klarifikasi agar tidak ada kesalahpahaman.
Kasus ini juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas di era digital. Banyak UMKM dan masyarakat umum yang mengandalkan pelayanan ASN berharap kasus serupa tidak berulang. Aturan yang jelas tentang penggunaan media sosial selama jam dinas harus dijaga ketat agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Pentingnya Integritas ASN di Tengah Transformasi Digital
Transformasi digital membawa peluang besar bagi pelayanan publik. Namun setiap ASN perlu menyadari bahwa satu kesalahan bisa merusak citra institusi. Kasus live TikTok ini menjadi pengingat bahwa menggunakan waktu kerja untuk hal-hal pribadi seperti pembagian fee proyek berisiko tinggi. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berusaha menegakkan norma agar ASN tetap profesional dan berintegritas tinggi.






