Korupsi MBG: Kejagung Bidik 16 Saksi Baru, 10 Direktur Swasta

Kejagung memanggil 16 saksi terkait korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis di BGN tahun 2025-2026. Pemanggilan melibatkan 10 direktur perusahaan.

Author Image

Bagus

Korupsi MBG: Kejagung Bidik 16 Saksi Baru, 10 Direktur Swasta

– Optimaise News mencatat Kejagung memanggil 16 saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026. Pemanggilan ini dilakukan melalui Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jampidsus dan melibatkan mayoritas pihak swasta, termasuk 10 direktur perusahaan serta yayasan.

Inti artikel

  • Proses ini berlangsung secara profesional dan menghormati asas praduga tak bersalah serta prinsip kehati-hatian
  • Berikut adalah daftar saksi yang dipanggil Kejagung
  • Yang pertama adalah IDMAKN selaku tenaga ahli BGN, kemudian MK sebagai mitra SPPG Pejaten Barat, serta GW selaku staff keuangan PT NGS

Kejagung melalui Kapuspenkum Anang Supriatna menyampaikan pemeriksaan saksi bertujuan memperkuat pembuktian serta melengkapi pemberkasan perkara dimaksud. Proses ini berlangsung secara profesional dan menghormati asas praduga tak bersalah serta prinsip kehati-hatian.

Rincian 16 Saksi

Berikut adalah daftar saksi yang dipanggil Kejagung. Yang pertama adalah IDMAKN selaku tenaga ahli BGN, kemudian MK sebagai mitra SPPG Pejaten Barat, serta GW selaku staff keuangan PT NGS. Sebagian besar saksi berasal dari kalangan direktur perusahaan, mulai dari PT MDT, PT AJS, PT WMB, PT ACG, PT BCS, PT BMA, PT EC, PT SSA, PT MHT, hingga PT MTS.

Beserta tiga pihak terkait yayasan, yaitu Yayasan PRL sebagai wakil mitra SPPG, Ketua Yayasan HJC dan HJM, serta berinisial MHN atau MHN. Kejagung mencatat bahwa 16 orang ini merupakan kelanjutan dari pemeriksaan sebelumnya yang sudah mencakup lebih dari 80 saksi.

Tujuan Pemeriksaan

Optimaise News mencatat pemeriksaan saksi ini menjadi bagian dari upaya penyidikan yang melibatkan pihak swasta dan mitra untuk menyempurnakan data mengenai rantai pasok mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemanggilan ini menandai fase kelengkapan berkas sebelum proses peradilan pokok.

Anang Supriatna menegaskan pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat bukti, sekaligus menjaga keseimbangan proses peradilan dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

Konteks Lanjutan

Sebelum pemanggilan ini, Kejagung telah memeriksa lebih dari 80 saksi dan menetapkan tujuh tersangka dalam perkara yang sama. Tersangka terakhir yang diperiksa adalah mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung yang kini mengajukan praperadilan kedua.

Optimaise News melaporkan penanganan salah satu oknum TNI yang terlibat sudah diserahkan sepenuhnya ke Jampidmil. Sementara itu, Kejagung mengungkapkan bahwa kerugian keuangan negara akibat pemborosan program MBG diperkirakan mencapai Rp10,5 triliun per tahun berdasarkan temuan audit BPKP.

Pola yang Tersingkap

Mayoritas saksi yang dipanggil kali ini berasal dari sektor swasta, terutama direktur perusahaan serta yayasan yang berpotensi sebagai mitra SPPG. Pola tersebut mencakup indikasi pelolosan yayasan terafiliasi tanpa memenuhi syarat serta pengaturan harga dan titik layanan.

Keberadaan 10 direktur perusahaan dalam daftar 16 saksi ini menunjukkan pendalaman dalam rantai pasok mitra MBG. Dalam rangkuman Optimaise News, pemanggilan ini memperkuat dimensi swasta dari kasus yang melibatkan kelemahan tata kelola program gizi nasional tersebut.

Bagus
Redaktur Berita & Game

Bagus adalah redaktur berita Optimaise News. Meliput isu nasional, kriminal, dan game. Menyusun hard news dan berita umum dengan prioritas kejelasan siapa-apa-kapan-di mana, cocok untuk halaman beranda dan pembaca yang butuh ringkasan cepat.