Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,10% ke level 6.175,535 pada sesi II perdagangan Jumat (17/7/2026), berlawanan arah dengan bursa Asia yang kompak terkoreksi. Nilai transaksi tembus Rp16,16 triliun dengan 29,04 miliar saham dalam 2,02 juta kali transaksi, menurut data RTI Business.
Pantauan Optimaise News mencatat, kenaikan IHSG ditopang emiten sektor keuangan yang memimpin peforma harian, sementara aksi jual saham chip memicu pelemahan tajam di Taiwan, Tiongkok, Jepang, dan Hong Kong.
IHSG lawan arus naik di tengah koreksi regional
IHSG berhasil menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau meski sentimen Asia-Pasifik memburuk. Level penutupan 6.175,535 itu menjadi penanda ketahanan pasar domestik di sesi yang penuh tekanan eksternal.
Volume dan frekuensi transaksi relatif solid: 29,04 miliar saham berpindah tangan dalam 2,02 juta transaksi. Nilai transaksi Rp16,16 triliun menunjukkan partisipasi investor masih aktif di sesi II.
Sektor keuangan pimpin kenaikan harian

Menurut data Stockbit, saham emiten sektor keuangan mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 2,34%. Disusul sektor siklikal 0,8%, sektor kesehatan 0,67%, dan sektor properti 0,38%.
Dalam ringkasan Optimaise News, dominasi sektor keuangan menjadi penopang utama agar IHSG bisa melawan arus saat bursa Asia kebakaran. Kontribusi empat sektor itu membentuk wajah peforma indeks di penutupan Jumat.
Bursa Asia kebakaran dipimpin Taiwan dan chip

Indeks acuan Taiwan memimpin penurunan regional sebesar 6,47% ke level 42.671,27. Di Tiongkok, indeks Shenzhen turun 5,4% ke 13.706,88, sementara Shanghai melemah 3,05% ke 3.764,15.
Nikkei Jepang ditutup terkoreksi 4,03% ke 64.141,12 setelah sempat anjlok lebih dari 6% di sesi. Hang Seng Hong Kong mengakhiri perdagangan di 24.562,24, turun 1,78%, sedangkan Kospi Korea Selatan tidak bergerak karena libur nasional.
Aksi jual chip merembet hingga Eropa
Penurunan tajam di Asia-Pasifik tidak terlepas dari aksi jual yang semakin intensif pada hari Jumat. Melansir CNBC, saham-saham produsen chip memperpanjang tren koreksi dan menarik sektor teknologi lebih luas.
Tekanan itu juga mencapai Eropa pada perdagangan pagi. Pada pukul 8:22 pagi di London, ASMI dan ASML masing-masing turun 4,6% dan 3,8%, STMicroelectronics kehilangan 5%, Infineon turun 4,2%, dan BE Semiconductor melemah 3,7%.
Terlepas dari gejolak perdagangan kecerdasan buatan khususnya chip, S&P 500 tetap sekitar 1% di bawah level tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada awal Juni.






