Danantara Beri Telkom Petunjuk, Enterprise Berpotensi

Author Image

Dyah

18 Juli 2026

Danantara Beri Telkom Petunjuk, Enterprise Berpotensi

Danantara Indonesia memberi petunjuk arah bisnis Telkom Enterprise agar menjadi integrator utama solusi digital PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dalam pertemuan Jumat (17/7/2026). Arahan itu dinilai membuka ruang agar segmen enterprise berpotensi tumbuh 25–30 persen, meski pendapatan saat ini sekitar Rp19 triliun dengan pertumbuhan masih minus.

Pertemuan melibatkan COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine. Optimaise News mencatat, fokus arahan bertumpu pada sinergi antarlini agar unit usaha tidak berjalan terpisah.

Kenapa Telkom Enterprise diminta jadi integrator

Telkom Enterprise adalah segmen TLKM yang menyediakan solusi digital, teknologi informasi, dan konektivitas terintegrasi untuk dunia usaha. Dony menegaskan unit itu harus menyatukan seluruh kapabilitas bisnis perseroan.

Sinergi antarlini disebut kunci agar solusi ke pelanggan lebih utuh. Tanpa integrator, banyak lini usaha dinilai berisiko bergerak sendiri-sendiri.

“Kita punya banyak bisnis, kalau tidak ada integratornya, mereka jalan sendiri-sendiri. Telkom jadi satu holding enterprise bisnis ini yang perlu, karena ini integratornya,”

ujar Dony, mengutip akun resmi Instagram BP BUMN saat pertemuan dengan Veranita.

Tiga pilar transformasi yang disorot Danantara

Tiga pilar transformasi yang disorot Danantara

Transformasi TLKM di jalur enterprise akan menyentuh penyempurnaan desain organisasi, penguatan tata kelola, dan pembenahan model akuntansi. Langkah itu diharapkan menaikkan daya saing sekaligus membuka ruang ekspansi lebih agresif di tengah naiknya kebutuhan solusi digital korporasi.

Dony menekankan momentum ini harus dipakai untuk merapikan fondasi organisasi. Ia mendorong manajemen masuk ke fase baru dengan struktur yang lebih kokoh.

“Mulai membangun organisasi dengan benar. Ini kesempatan kita buat ngerapi hi n semuanya dan masuk ke fase yang baru,”

imbuh Dony.

Pendapatan Rp19 triliun dan target tumbuh 25–30%

Pendapatan Rp19 triliun dan target tumbuh 25–30%

Veranita Yosephine menyebut Telkom Enterprise saat ini membukukan pendapatan sekitar Rp19 triliun. Ia mengakui pertumbuhan masih menghadapi tekanan, tetapi menilai potensi lonjakan kinerja tetap besar jika transformasi konsisten.

“Pendapatan saat ini Rp19 triliun, growth memang masih minus. Tapi, kalau dibangun dengan benar, kita yakin bisa tembus pertumbuhan 25% sampai 30%. Global player saja bisa, masa negara dengan populasi dan GDP terbesar keempat di dunia tidak bisa?”

pikir Veranita.

Dalam ringkasan Optimaise News, arahan Danantara mendorong peningkatan efektivitas organisasi, pemanfaatan talenta muda Indonesia di bidang TI, serta penguatan tata kelola. Harapannya, Telkom Enterprise menjadi fondasi posisi perseroan sebagai pemimpin penyedia solusi digital nasional.

FAQ

Apa inti petunjuk Danantara ke Telkom Enterprise?

Telkom Enterprise diminta menjadi integrator yang menyatukan kapabilitas bisnis digital, TI, dan konektivitas TLKM agar unit tidak berjalan sendiri-sendiri.

Berapa pendapatan dan target pertumbuhan yang disebut?

Pendapatan disebut sekitar Rp19 triliun dengan pertumbuhan masih minus; Veranita yakin bisa tembus pertumbuhan 25% sampai 30% jika transformasi dibangun dengan benar.

Siapa yang bertemu dan kapan?

COO Danantara Dony Oskaria bertemu Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine pada Jumat, 17 Juli 2026.