Cikarang, Optimaise News – City car listrik Wuling Aira EV yang dirakit di Cikarang mencatat lebih dari 3.500 surat pemesanan kendaraan dalam dua pekan setelah peluncuran nasional. Di harga setara LCGC, angka itu menjadi sinyal permintaan kendaraan listrik kompak di kota besar.
Inti artikel
- Di harga setara LCGC, angka itu menjadi sinyal permintaan kendaraan listrik kompak di kota besar
- Sales Director Wuling Motors Kharismawan Awangga menilai capaian itu bukti penerimaan positif
- Ia mengapresiasi antusiasme publik yang mendorong lebih dari 3.500 SPK hanya dua pekan setelah peluncuran nasional
Sales Director Wuling Motors Kharismawan Awangga menilai capaian itu bukti penerimaan positif. Ia mengapresiasi antusiasme publik yang mendorong lebih dari 3.500 SPK hanya dua pekan setelah peluncuran nasional. Optimaise News merangkum, Aira EV juga disebut menjadi tulang punggung penjualan merek itu selama GIIAS 2026.
Apa yang membuat pesanan menembus 3.500 unit begitu cepat
Posisi produk jelas: Aira EV dijual sebagai city car listrik untuk mobilitas perkotaan, bukan SUV jarak jauh. Empat pintu, radius putar 4,5 meter, dan klaim bagasi hingga 838 liter menjawab kebutuhan parkir sempit serta belanja harian.
Tagline Fun Everyday, For Everyone menyertai peluncuran. Nama Aira diambil dari kata Air atau udara. Di pasar yang juga menampilkan daftar EV seharga LCGC dan hatchback listrik lain, paket harga GIIAS plus jarak tempuh 205, 301 km CLTC membuat pesanan mengumpul cepat.
Frasa Mobil Listrik Ini Kantongi 3.500 SPK dalam Dua Pekan merujuk ke Aira, bukan ke model lain merek yang sama. Laporan terpisah sempat menyebut Wuling kantongi 1.500 SPK untuk lini Eksion dengan 1.000 unit sudah terkirim; itu jalur produk berbeda.
Empat karakter Aira EV di jalan kota
Wuling merangkum identitas model lewat empat karakter resmi: Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman. Eksterior memakai Neo Classic Design, sementara kabin memakai Fun Pod Interior Design.
Di dasbor ada layar kontrol 10,1 inci, interkoneksi ponsel, dan IoV. Pengisian cepat memakai DC Fast Charging standar CCS2. Fitur parkir mencakup kamera dan sensor belakang, EPB with Auto Vehicle Hold, serta Hill Hold Control.
Rangka diklaim memakai sekitar 60 persen baja berkekuatan tinggi. Teknologi Magic Battery menjadi bagian paket keselamatan dan daya tahan baterai yang ditonjolkan untuk pemakaian harian.
Dua varian jarak, tiga warna, dua harga GIIAS
Pembeli memilih Standard Range hingga 205 km CLTC atau Long Range hingga 301 km CLTC. Tiga warna resmi: Milk Tea, Starry Black, dan Galaxy Blue.
Harga pameran GIIAS 2026 dipatok Rp155 juta untuk Standard Range dan Rp175 juta untuk Long Range. Banding singkat membantu menempatkan Aira di peta rival yang jauh lebih mahal jika yang dicari adalah jangkauan 500 km.
| Model | Jarak tempuh (klaim) | Harga |
|---|---|---|
| Wuling Aira EV Standard | hingga 205 km CLTC | Rp155 juta (GIIAS 2026) |
| Wuling Aira EV Long Range | hingga 301 km CLTC | Rp175 juta (GIIAS 2026) |
| AION UT Standard | hingga 500 km | Rp325 juta |
| AION UT Premium | hingga 500 km | Rp363 juta |
AION UT menawarkan jangkauan lebih jauh dengan harga dua kali lipat. Aira tetap di zona LCGC untuk perjalanan dalam kota, sementara daftar EV lain di kisaran Rp200, 500 juta menarget selera flagship.
Produksi Cikarang dan biaya energi per kilometer
Unit diproduksi di pabrik Wuling Cikarang, Jawa Barat, dengan TKDN 42,5 persen. Lokasi rakit lokal menjadi argumen ketersediaan suku cadang dan dukungan purnajual di Jawa.
Klaim biaya energi sekitar Rp151 per kilometer menempatkan ongkos jalan jauh di bawah bensin kota. Dalam rangkuman Optimaise News, kombinasi harga GIIAS, radius 4,5 meter, bagasi 838 liter, dan tarif energi itu menjelaskan volume SPK tanpa harus membuka lima daftar harga terpisah.







