Jakarta, Optimaise News – Compact EV Chery Q, yang baru diperkenalkan di Indonesia pada 31 Juli 2026, menjadi tulang punggung pesanan Chery di GAIKINDO Indonesia International Auto Show. Dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan selama 11 hari pameran, model itu menyumbang sekitar 50 persen atau 1.750 unit.
Inti artikel
- Dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan selama 11 hari pameran, model itu menyumbang sekitar 50 persen atau 1.750 unit
- Jarak antara peluncuran 31 Juli dan penutupan pameran hanya hitungan hari
- Meski begitu, Q langsung meraih separuh portofolio pesanan merek itu
Optimaise News merangkum, angka itu juga menandai kenaikan 62,56 persen dibanding 2.153 SPK pada GIIAS 2025, atau tambahan 1.347 pesanan. Di lantai tes, Q mendominasi 67,7 persen dari sekitar 2.000 sesi, setara 1.355 percobaan.
Chery Q pecah 1.750 SPK meski baru debut akhir Juli
Jarak antara peluncuran 31 Juli dan penutupan pameran hanya hitungan hari. Meski begitu, Q langsung meraih separuh portofolio pesanan merek itu.
Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, menempatkan model tersebut sebagai kontributor utama SPK sekaligus unit yang paling sering dicoba pengunjung. Ia menautkan respons itu dengan penerimaan pasar atas inovasi yang dihadirkan di Indonesia.
“Chery menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas antusiasme dan kepercayaan konsumen yang terlihat dari performa positif kami di GIIAS 2026. Chery Q menjadi kontributor utama dalam pencapaian SPK sekaligus model yang paling banyak dicoba oleh pengunjung,” ujar Budi.
“Bagi kami, pencapaian ini tentu menjadi dorongan untuk terus memahami kebutuhan konsumen dan menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” lanjutnya.
Test drive 1.355 sesi buktikan daya tarik compact EV
Booth Chery menggelar sekitar 2.000 sesi tes. Hampir tujuh dari sepuluh pengemudi memilih Q, yang dipasarkan dengan konsep The Most Complete Compact EV.
Pola itu sejalan dengan porsi pesanan. Pembeli tidak hanya mengantri di meja dealing, tetapi juga ingin merasakan karakter compact EV sebelum meneken SPK.
Di booth lain, kompetisi tes drive juga ketat. Wuling mencatat 2.203 percobaan, sementara DFSK lebih dari 700 kali dengan E5 Plus sebagai unit yang paling sering dicoba, 427 sesi.
Baterai 42,7 kWh dan charge 16,5 menit jadi senjata harian
Daya tarik Q dirangkai dari fitur, keselamatan, dan performa untuk mobilitas sehari-hari. Baterai 42,7 kWh diklaim menempuh hingga 400 kilometer menurut siklus NEDC saat penuh.
Pengisian cepat dari 30 persen ke 80 persen diklaim sekitar 16,5 menit. Bagi pengguna urban, jendela cas singkat itu menjadi argumen praktis dibanding hanya menatap angka jarak tempuh di brosur.
Sintesis angka memperjelas posisi Q: separuh dari 3.500 SPK plus mayoritas sesi tes. Pembaca bisa menimbang relevansi compact EV baru itu berhadapan dengan pesaing yang sudah lebih dulu dibahas di berita pameran.
Model lain Tiggo dan J6T tetap serap antusiasme pengunjung
Antrean tes tidak berhenti di Q. Pengunjung juga mencoba TIGGO 8 CSH, TIGGO Cross, J6T, dan J6T CSH.
Portofolio itu merentang dari SUV kompak harian, SUV keluarga, EV berkarakter petualangan, hingga elektrifikasi dengan fleksibilitas daya jelajah. Ragam itu menjaga booth tetap ramai meski satu model baru menyedot perhatian.
Di pasar yang sama, Wuling menutup pameran dengan 3.290 SPK. Aira EV menyumbang 2.238 unit atau sekitar 68 persen, terbagi 2.073 Long Range dan 165 Standard Range. Program Deal n Drive menyerahkan 147 unit Aira EV Long Range di lokasi. DFSK membukukan 625 SPK, 380 di antaranya E5 Plus.
Lonjakan 62,56 persen sinyal penerimaan pasar elektrifikasi
Kenaikan pesanan Chery dari 2.153 menjadi 3.500 unit memberi sinyal penerimaan yang lebih luas terhadap lini elektrifikasi merek itu. Dalam rangkuman Optimaise News, angka Q berdiri di tengah gelombang EV lain di GIIAS 2026, termasuk Aira EV yang juga baru diperkenalkan di ajang tersebut.
Honda Super-ONE, dibanderol Rp438 juta OTR DKI, mencatat 132 pemesanan dalam sehari dan melebihi alokasi awal 100 unit untuk 2026. Beberapa panduan pencarian lebih menonjolkan bocoran mobil baru atau rencana Chery sebelum pameran, sementara angka 3.500 SPK dan porsi 50 persen Q menjadi potret yang belum menjadi pusat liputan multi-merek itu.
Rencana Chery di GIIAS 2026 sempat dikaitkan bocoran mobil baru dan diskusi resmi meluncur di GIIAS 2026, Chery Q guncang percakapan harga. Realisasi di lantai pameran justru terukur dari SPK dan sesi tes, bukan dari spekulasi pra-event semata.







