Viral Siswi SD Bully Teman di Sekolah Lampung Diusut Polisi

Author Image

Bagus

18 Juli 2026

Viral Siswi SD Bully Teman di Sekolah Lampung Diusut Polisi

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lampung Timur sedang mendalami kasus dugaan perundungan yang terekam di Kecamatan Labuhan Maringgai. Kasat Reskrim Iptu M. Iksir membenarkan peristiwa itu dan menegaskan proses penyelidikan masih berjalan.

Informasi yang diterima Optimaise News menyebutkan, rekaman berdurasi 4 menit 4 detik itu memicu kecaman luas setelah beredar di media sosial pada 17 Juli 2026. Fokus utama kini diarahkan pada identifikasi pihak yang diduga terlibat dan koordinasi dengan sekolah setempat.

Apa yang terekam di lorong sekolah

Adegan terjadi di lorong luar ruang kelas berdinding putih. Seorang siswi SD dikelilingi sekelompok anak perempuan berpakaian seragam batik biru dan rok merah.

Beberapa anak berjilbab hitam tampak bergantian mendekat dengan gestur mengancam. Suara tawa serta celetukan anak lain yang menonton terdengar di latar belakang rekaman.

Perekaman dilakukan lewat ponsel oleh salah satu siswa di lokasi. Durasi yang relatif panjang membuat detail intimidasi terlihat jelas bagi penonton di luar sekolah.

Aksi siswi bully teman: kekerasan fisik dan verbal

Aksi siswi bully teman: kekerasan fisik dan verbal

Selain omongan bernada tinggi dan kata-kata tidak pantas, korban didorong keras, dijambak, hingga ditampar. Pelaku juga menunjuk-nunjuk wajah sambil menyudutkan korban.

Korban hampir tak melawan; ia hanya diam dan sesekali merapikan rambut yang berantakan. Pola itu menggambarkan tekanan sepihak di depan teman-teman sebayanya.

Frasa bully teman sekolah dan siswi bully teman ramai dibahas warganet karena korban masih berusia SD. Banyak pihak menilai adegan tersebut melampaui sekadar cekcok anak-anak.

Polisi pastikan lokasi di Labuhan Maringgai

Polisi pastikan lokasi di Labuhan Maringgai

Iptu M. Iksir menyatakan peristiwa terjadi di wilayah Kecamatan Labuhan Maringgai. Ia menegaskan kepolisian tidak tinggal diam meski motif belum bisa disimpulkan.

“Benar, saat ini masih ditangani untuk dilakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penelusuran, peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Labuhan Maringgai,” ujarnya lewat pesan WhatsApp, Jumat (17/7/2026).

Personel Unit PPA dikerahkan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat. Tim juga menjalin komunikasi dengan pihak sekolah agar keterangan saksi dan korban bisa digali dengan aman.

Status penyelidikan dan dampak di sekolah Lampung Timur

Menurut pantauan Optimaise News, kasus Viral Siswi SD Bully Teman di Sekolah Lampung menempatkan sekolah lampung timur di sorotan publik. Tekanan masyarakat mendorong aparat mempercepat pendalaman tanpa mengumumkan motif prematur.

Iksir meminta waktu karena pengambilan keterangan masih berlangsung. Perkembangan resmi akan diumumkan setelah tim menyelesaikan tahapan awal.

“Tim saat ini masih bekerja, jadi mohon waktunya. Mengenai perkembangannya, nanti akan kami informasikan kembali,” katanya.

Bagi orang tua dan pendidik, viralnya rekaman ini jadi pengingat bahwa intimidasi di lingkungan SD bisa cepat tersebar dan meninggalkan jejak digital. Penanganan berlapis—sekolah, keluarga, dan aparat—dibutuhkan agar korban tidak kembali tertekan.

Sementara itu, penelusuran terhadap teman sekolah lampung yang muncul di video menjadi bagian dari kerja Unit PPA. Identitas anak-anak dilindungi, tetapi proses hukum dan pembinaan tetap diarahkan sesuai aturan perlindungan anak.

Hingga Sabtu, 18 Juli 2026, belum ada pengumuman resmi soal motif, jumlah tersangka, atau sanksi sekolah. Publik diminta menunggu keterangan lanjutan dari Polres Lampung Timur agar spekulasi di media sosial tidak mengganggu proses penyelidikan.