Sidak Eri Cahyadi Hentikan Pungli Rp5,1 Juta SWK Kalijudan

Pola pungli berulang di SWK Kalijudan terbongkar lewat Lapor Cak Eri. Calon pedagang diminta Rp5,1 juta sewa enam bulan. Eri Cahyadi batalkan skema.

Author Image

Adel

Sidak Eri Cahyadi Hentikan Pungli Rp5,1 Juta SWK Kalijudan

– Pola pungutan berlapis di fasilitas SWK gratis milik Pemkot Surabaya muncul lagi di Kalijudan. Aduan warga lewat kanal Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK mengungkap calon pedagang diminta uang muka Rp100 ribu plus sekitar Rp5,1 juta untuk sewa enam bulan.

Inti artikel

  • Pola pungutan berlapis di fasilitas SWK gratis milik Pemkot Surabaya muncul lagi di Kalijudan
  • Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi langsung menindaklanjuti
  • Skema itu dibatalkan total, dana dikembalikan, dan ia sidak ke lokasi agar tarikan serupa tak terulang di tempat lain

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi langsung menindaklanjuti. Skema itu dibatalkan total, dana dikembalikan, dan ia sidak ke lokasi agar tarikan serupa tak terulang di tempat lain.

Skema Biaya yang Dikenakan Calon Pedagang SWK

Calon pedagang di SWK Kalijudan mendapat tawaran yang tampak resmi. Mereka diminta setor Rp100 ribu dulu sebagai uang muka. Sisanya sekitar Rp5,1 juta digabung untuk masa sewa enam bulan ke depan.

Modusnya berlapis. Pihak yang mengaku sudah menyewa lahan menunjuk pengelola. Pengelola itulah yang lalu menarik biaya dari calon pedagang. Padahal lokasi tersebut adalah aset Pemkot yang disediakan gratis untuk penataan PKL.

Setelah aduan masuk, kelurahan dan kecamatan bergerak cepat. Uang muka Rp100 ribu sudah dikembalikan. Skema sewa enam bulan itu dibatalkan sepenuhnya.

Langkah Lurah hingga Laporan ke Inspektorat

Langkah Lurah hingga Laporan ke Inspektorat
Ilustrasi Langkah Lurah hingga Laporan ke Inspektorat.

Lurah Kalijudan Siti Nurul Hanifah tak diam. Ia memanggil pihak terkait begitu aduan beredar. Proses formal lalu dilanjutkan ke tingkat kecamatan.

Laporan resmi diajukan ke Inspektorat. Alur ini memastikan ada jejak tertulis sebelum dana dikembalikan. Wali Kota Eri Cahyadi kemudian sidak langsung ke SWK Kalijudan.

Kunjungan itu untuk memastikan tak ada lagi tarikan berlapis. Ia menegaskan agar praktik jual beli stan dihentikan total. Timeline ringkasnya: aduan warga, tindakan kelurahan, laporan Inspektorat, pengembalian uang, baru sidak wali kota.

Mengapa Lurah Kalijudan Lolos dari Sanksi

Mengapa Lurah Kalijudan Lolos dari Sanksi
Ilustrasi Mengapa Lurah Kalijudan Lolos dari Sanksi.

Lurah Siti Nurul Hanifah tidak mendapat sanksi. Alasan utamanya ia sudah proaktif. Ia memanggil pihak terkait dan melapor ke Inspektorat sebelum kasus membesar.

Perbedaannya mencolok dengan kasus sebelumnya di Tambak Wedi. Di sana Lurah dicopot dan dimutasi karena dianggap lambat merespons. Di Kalijudan, kecepatan tindakan justru menjadi penolong.

Eri menilai respons cepat itu sudah cukup. Ia lebih fokus memastikan aset Pemkot kembali ke fungsi semula. Sanksi baru akan diberikan jika kelalaian terbukti berulang.

Aturan Resmi: SWK Gratis, Hanya Biaya Operasional

Aturan Pemkot jelas. SWK disediakan gratis untuk penataan pedagang kaki lima. Tidak ada sewa lahan atau stan yang boleh dipungut dari pedagang.

Yang boleh ditanggung bersama hanya biaya operasional. Listrik, air, dan kebersihan dilunasi secara gotong royong. Inilah beda tegas antara sewa ilegal dan iuran sah.

Pihak mana pun yang menarik di luar itu melanggar. Pedagang punya hak menolak dan melapor. Optimaise News menekankan agar warga paham batasan ini agar tak terjerat skema berlapis lagi.

Dorongan Inovasi agar SWK Jadi Ruang Publik Anak Muda

Eri Cahyadi tak berhenti di penindakan. Ia meminta Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan membuat konsep baru. SWK harus menarik generasi muda, bukan hanya tempat jualan biasa.

Inovasi tampilan dan desain digalakkan. Ruang publik yang nyaman diharapkan jadi tempat nongkrong sekaligus berjualan. Langkah ini agar aset kota lebih hidup dan produktif.

STOP PUNGLI! Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung agar pola berulang dari Tambak Wedi ke Kalijudan benar-benar putus. Pengawasan ketat dan laporan warga menjadi kunci.

Tanya Jawab Seputar Kasus Pungli SWK Kalijudan
Apa yang harus dibayar pedagang di SWK resmi?
Hanya biaya operasional bersama seperti listrik, air, dan kebersihan. Sewa lahan atau stan dilarang karena fasilitas disediakan gratis Pemkot.
Mengapa Lurah Kalijudan tidak disanksi sementara kasus Tambak Wedi berbeda?
Karena Lurah Kalijudan sudah memanggil pihak terkait dan melapor ke Inspektorat. Di Tambak Wedi respons dinilai lambat sehingga Lurah dimutasi.
Bagaimana cara melapor jika ada pungli serupa?
Gunakan kanal Lapor Cak Eri atau hotline resmi Pemkot. Aduan warga menjadi pintu masuk penindakan seperti di Kalijudan ini.
Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.