Jakarta, Optimaise News – Pihak sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menemukan 995 pucuk senjata api dan airsoft gun serta barang bukti lain di ruang eks ketua yayasan. Temuan dilaporkan setelah kegiatan bongkar-muat pada 10-11 Juli 2026 dan dilanjutkan dengan penemuan tambahan pada Rabu malam lalu. Kuasa hukum sekolah Hermawanto mendorong penyelidikan yang serius, transparan, serta profesional agar keamanan siswa benar-benar terlindungi.
Inti artikel
- Temuan dilaporkan setelah kegiatan bongkar-muat pada 10-11 Juli 2026 dan dilanjutkan dengan penemuan tambahan pada Rabu malam lalu
- Selain senjata, penyimpanan tersebut mencakup narkotika hingga 30 buah CD porno
- Penyimpanan senjata api dan airsoft gun di sekolah dilarang oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku
Selain senjata, penyimpanan tersebut mencakup narkotika hingga 30 buah CD porno. Lokasi penyimpanan yang berada di lingkungan sekolah yang setiap hari diakses peserta didik untuk kegiatan belajar menimbulkan kekhawatiran mendalam soal aspek keselamatan dan kepatuhan perizinan. Sekolah menyerahkan sepenuhnya status hukum barang-barang tersebut kepada penyidik untuk dibuktikan melalui pemeriksaan forensik, balistik, serta legalitas izin yang bersangkutan.
Sekolah Menekankan Bahaya Penyimpanan Senjata di Lingkungan Pendidikan
Penyimpanan senjata api dan airsoft gun di sekolah dilarang oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hermawanto menyatakan bahwa barang-barang tersebut berpotensi membahayakan keamanan seluruh siswa yang rutin berkunjung ke lokasi tersebut. Sekolah tidak menyimpulkan pihak lain terlibat dalam kepemilikan barang tersebut, tetapi tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan aparat dalam proses usut yang transparan.
Temuan ini menjadi peringatan bagi pengelola sekolah lain agar lebih ketat dalam pengawasan aset dan fasilitas. Pihak sekolah siap mendukung penyidikan secara penuh tanpa ada niat untuk menyembunyikan fakta yang ditemukan. Semua pihak diharapkan berpegang pada prinsip keamanan siswa sebagai prioritas utama.
Permintaan Polisi untuk Pemeriksaan Lebih Dalam
Kuasa hukum sekolah menegaskan bahwa penyelidikan harus dilakukan dengan teliti agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Sekolah menghormati proses hukum dan menyerahkan segala data serta barang bukti yang ada. Pemeriksaan melalui forensik dan balistik akan menjadi bukti utama dalam menentukan apakah ada pelanggaran serius yang terjadi.
Optimaise News melihat kasus ini sebagai contoh penting tentang pentingnya pengawasan ketat terhadap aset berbahaya di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, generasi muda dapat belajar dan berkembang dalam suasana yang aman dan terlindungi. Sekolah serta pihak berwenang terus diminta memperkuat koordinasi agar kejadian serupa tidak terulang.







