Malang, Optimaise News – BINUS @Malang genap berusia 10 tahun pada 21 Juli 2026. Perayaan tersebut mengusung tema Beyond Innovation, Toward Impact sebagai turunan visi Co-Creating the Intelligent Society dari peringatan 45 tahun BINUS University.
Inti artikel
- BINUS @Malang genap berusia 10 tahun pada 21 Juli 2026
- Memasuki dekade kedua, BINUS @Malang perkuat posisinya sebagai katalis perubahan
- Tema Beyond Innovation, Toward Impact menandai pergeseran fokus
Memasuki dekade kedua, BINUS @Malang perkuat posisinya sebagai katalis perubahan. Ekosistem pendidikan diarahkan lahirkan digital technopreneur yang siap ciptakan solusi inovatif bagi daerah dan nasional, seperti dilansir Optimaise News.
Tema Beyond Innovation Toward Impact sebagai Arah Baru
Tema Beyond Innovation, Toward Impact menandai pergeseran fokus. Inovasi tidak lagi berhenti di laboratorium atau ruang kelas. Setiap ide wajib menembus batasan dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Visi ini sejalan dengan semangat Co-Creating the Intelligent Society. BINUS University menempatkan kampus di Malang sebagai salah satu ujung tombak penerapan visi tersebut di tingkat regional. Satu Dekade BINUS @Malang menjadi momen tepat untuk menegaskan arah baru itu.
Perayaan bukan sekadar seremoni ulang tahun. Ia menjadi penegasan komitmen jangka panjang agar setiap program studi dan kegiatan riset berorientasi dampak. Mahasiswa diajak melihat masalah lokal sebagai peluang inovasi yang bisa diukur hasilnya.
Kolaborasi Pendidikan-Teknologi-Entrepreneurship ala Rektor Nelly

Rektor Dr. Nelly menekankan kolaborasi pendidikan, teknologi, dan entrepreneurship. Tiga pilar ini digabung agar lahir generasi adaptif yang mampu memberi dampak. Pendidikan memberi fondasi pengetahuan. Teknologi mempercepat proses. Entrepreneurship memastikan solusi benar-benar diterapkan.
Menurutnya, lulusan masa depan tidak cukup hanya mahir di satu bidang. Mereka harus mampu menghubungkan keilmuan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci agar mahasiswa terbiasa bekerja dalam tim yang beragam.
Pendekatan ini sudah mulai dijalankan lewat proyek-proyek terapan. Mahasiswa diajak langsung ke lapangan, berinteraksi dengan UMKM, dan merancang solusi berbasis data. Hasilnya diharapkan tidak hanya nilai akademik, melainkan prototipe yang siap diuji pasar.
Standar Global Lulusan Profesional dan Entrepreneur

BINUS @Malang berkomitmen terus mencetak lulusan berstandar global. Mereka disiapkan baik sebagai profesional di industri maupun sebagai entrepreneur yang membangun usaha sendiri. Kurikulum disusun agar seimbang antara hard skill dan soft skill.
Standar global di sini berarti kemampuan bersaing di pasar kerja internasional sekaligus peka terhadap konteks lokal. Lulusan diharapkan mampu berbicara bahasa industri global, tetapi tetap berpijak pada masalah yang dihadapi masyarakat di Malang Raya dan sekitarnya.
Program magang, sertifikasi internasional, dan inkubasi bisnis digelar secara terintegrasi. Tujuannya agar setiap mahasiswa memiliki portofolio nyata sebelum wisuda. Portofolio itu menjadi bekal apakah mereka memilih jalur karyawan atau mendirikan startup sendiri.
Ekosistem Pembelajaran untuk Solusi Berkelanjutan
Pengembangan ekosistem berbasis teknologi dan kewirausahaan menjadi prioritas. Kampus membangun ruang kolaborasi, lab inovasi, dan jaringan mentor dari praktisi. Targetnya lebih banyak digital technopreneur yang mampu menciptakan solusi berkelanjutan.
Ekosistem ini tidak berdiri sendiri. Ia melibatkan mitra industri, pemerintah daerah, dan komunitas. Kolaborasi itu memastikan inovasi yang dihasilkan relevan dan punya jalur distribusi yang jelas. Mahasiswa belajar bahwa solusi bagus harus bisa bertahan dan memberi manfaat jangka panjang.
BINUS @Malang Perkuat Peran Pendidikan dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cakap digital, tetapi juga paham dampak sosial dari teknologi yang mereka bangun. Setiap proyek dinilai dari segi kelayakan teknis sekaligus kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan.
Momentum Dekade Kedua sebagai Katalis Pembangunan
Fokus dekade berikutnya adalah memperkuat peran sebagai katalis perubahan, bukan sekadar pertumbuhan institusi. Direktur Dr. Robertus Tang Herman menegaskan bahwa inovasi wajib memberikan nilai nyata. Tanpa nilai itu, inovasi hanya menjadi wacana.
Momentum 10 tahun dimanfaatkan untuk memetakan ulang kontribusi kampus terhadap pembangunan daerah. Program-program unggulan diarahkan lebih tajam ke isu ketahanan pangan, transformasi digital UMKM, dan peningkatan literasi teknologi di kalangan guru dan pelajar.
Dengan demikian, Satu Dekade BINUS @Malang tidak berhenti di angka usia. Ia menjadi titik tolak untuk memperluas dampak. Kampus ingin dikenal sebagai tempat lahirnya solusi yang dipakai masyarakat, bukan hanya tempat belajar teori.
Langkah konkret ke depan mencakup perluasan inkubator bisnis digital dan penguatan riset terapan. Semua diarahkan agar lulusan dan mitra kampus benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran BINUS di Malang selama satu dekade ini.
Tanya Jawab Seputar Satu Dekade BINUS @Malang
Kapan BINUS @Malang genap berusia 10 tahun?
BINUS @Malang genap berusia 10 tahun pada 21 Juli 2026. Perayaan digelar dengan tema yang menekankan dampak nyata dari inovasi.
Apa tema perayaan 10 tahun BINUS @Malang?
Tema yang diusung adalah Beyond Innovation, Toward Impact. Tema ini merupakan turunan visi Co-Creating the Intelligent Society dari peringatan 45 tahun BINUS University.
Siapa yang menekankan kolaborasi pendidikan, teknologi, dan entrepreneurship?
Rektor Dr. Nelly yang menekankan kolaborasi tiga pilar tersebut. Tujuannya agar lahir generasi adaptif dan berdampak bagi masyarakat.
Apa fokus BINUS @Malang di dekade kedua?
Fokusnya memperkuat peran sebagai katalis perubahan. Kampus mengembangkan ekosistem teknologi dan kewirausahaan agar lebih banyak digital technopreneur tercipta.







