Surabaya, Optimaise News – Rombongan perjalanan dari Makassar menuju Malang harus berakhir dengan tragedi di jalan tol. Sembilan orang yang menumpang Toyota Hiace mengalami tabrak belakang di lajur kiri. Jarak aman diduga tak terjaga sehingga minibus itu menabrak truk di depannya. Tiga penumpang tewas di lokasi sementara sopir berhasil selamat.
Inti artikel
- Rombongan perjalanan dari Makassar menuju Malang harus berakhir dengan tragedi di jalan tol
- Sembilan orang yang menumpang Toyota Hiace mengalami tabrak belakang di lajur kiri
- Jarak aman diduga tak terjaga sehingga minibus itu menabrak truk di depannya
Kejadian berlangsung pada Rabu 22 Juli 2026 malam sekitar pukul 19.06 WIB. Lokasinya tepat di Km 76+600 A Tol Pandaan-Malang dengan arah dari Surabaya ke Malang. Hiace plat B-7463-WDA menabrak belakang truk plat DA-8984-CH. Kedua kendaraan mengalami kerusakan berat akibat benturan keras.
Tabrak Belakang di Lajur Kiri Km 76 Arah Malang
Posisi Hiace saat itu berada di lajur kiri tol. Kendaraan melaju dari utara atau arah Surabaya menuju selatan ke Malang. Truk yang ditabrak juga bergerak searah di depan. Rangkaian posisi ini menjadi titik awal tabrak belakang menurut keterangan polisi.
Bagian depan Hiace rusak parah karena menghantam bodi belakang truk. Truk pun mengalami kerusakan di bagian yang ditabrak. Lalu lintas di ruas itu sempat padat sejenak sebelum dibersihkan. Petugas segera mengamankan lokasi untuk mencegah kecelakaan susulan.
Polisi: Jarak Aman Diduga Tak Terjaga

Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Syamsul Khairudin memaparkan dugaan sementara. Sopir Hiace kurang menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Itulah yang diduga memicu tabrakan di lajur kiri malam itu.
Klarifikasi urutan kejadian ini membedakan narasi yang beredar. Polisi menekankan posisi lajur kiri utara-selatan sebagai faktor. Olah TKP digelar untuk mengonfirmasi apakah ada faktor lain di luar jarak.
Bagi para pengemudi yang membawa rombongan jauh, pesan ini jelas. Jaga jarak aman di tol selalu prioritas utama. Sedikit kelengahan bisa berujung pada korban jiwa seperti tragedi ini.
Sembilan Orang dari Makassar, Tiga Tewas Sopir Selamat

Hiace itu mengangkut sembilan orang yang semuanya berasal dari Makassar. Rombongan sedang menempuh perjalanan menuju Malang. Tujuan mereka terhenti oleh musibah di tengah tol.
Rincian korban menunjukkan tiga penumpang meninggal dunia. Lima penumpang mengalami luka-luka dengan tingkat berbeda. Sopir Hiace dinyatakan selamat dan tidak mengalami cedera serius.
Sintesis data ini menyatukan potongan informasi yang tercerai. Total sembilan orang, tiga tewas, lima luka, plus sopir aman. Status sopir yang selamat menjadi bagian penting dalam komposisi keseluruhan.
Evakuasi ke RS dan Olah TKP Masih Berjalan
Korban segera dievakuasi dari lokasi kejadian. Mereka dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut. Jenazah dan yang luka mendapat penanganan terpisah sesuai kondisi.
Di sisi lain, satlantas Polres Malang melakukan olah tempat kejadian perkara. Proses ini masih berjalan untuk mengumpulkan bukti-bukti. Tujuannya memastikan penyebab pasti tabrakan di Km 76.
Kedua kendaraan yang rusak juga menjadi objek pemeriksaan. Petugas mendokumentasikan kerusakan sebagai bagian rekonstruksi. Langkah-langkah ini dilanjutkan hingga semua data terkumpul lengkap.
Identitas Korban Belum Diungkap Resmi
Hingga saat ini polisi belum mengungkap identitas korban secara resmi. Data pribadi masih dalam proses pendataan dan verifikasi. Olah TKP yang berjalan menjadi bagian dari konfirmasi tersebut.
Keluarga di Makassar dan pihak terkait di Malang menunggu pengumuman. Pihak kepolisian akan merilis informasi setelah semuanya final. Sementara itu, fokus tetap pada penanganan korban dan penyelidikan.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi rombongan. Proses hukum dan administrasi berlanjut sesuai prosedur. Publik diimbau menunggu info resmi dari Polres Malang.







