Anisa Tersenggol di Top 42 D’Academy 8, Fildan: PR Notasi

Coach Fildan bongkar Anisa kesulitan baca notasi original sejak latihan hingga GR, lalu tersenggol di Top 42 D'Academy 8 usai bawa lagu Tiba.

Author Image

Dyah

Anisa Tersenggol di Top 42 D'Academy 8, Fildan: PR Notasi

Coach Fildan membongkar kendala teknis Anisa sejak sesi latihan hingga general rehearsal yang berujung eliminasi di babak Top 42. Peserta asal Ogan Komering Ilir di Tim Fildan Group 2 itu harus pulang setelah penampilannya belum cukup meyakinkan dewan juri.

Menurut pantauan Optimaise News, Anisa membawakan lagu “Tiba” pada tayangan Kamis, 16 Juli 2026. Enam peserta lolos, sementara perjalanannya di D’Academy 8 resmi berhenti di babak tersebut.

Fildan Ungkap Anisa Kesulitan Baca Notasi Original Sejak Awal Latihan

Sebelum juri memberikan penilaian di panggung, Fildan lebih dulu menjelaskan kondisi Anisa di balik layar. Ia menempatkan masalah penguasaan notasi sebagai isu yang sudah muncul sejak tahap mengulik materi.

Fildan menekankan bahwa Anisa termasuk peserta yang masih kesulitan membaca notasi original lagu. Kondisi itu, menurutnya, memengaruhi kesiapan total saat naik ke panggung kompetisi.

“Anisa ini, waktu dari ngulik sampai GR memang dia salah satu yang membaca notasi original lagu agak PR memang. Bahkan tadi itu kita juga khawatir karena waktu GR memang banyak kekurangan, dari segi koreo, dari segi improve,” ujar Fildan.

Pengakuan tersebut memberi konteks berbeda dari sekadar hasil eliminasi. Optimaise News mencatat bahwa framing coach justru menitikberatkan proses teknis, bukan hanya momen penampilan malam itu.

Penampilan Lagu Tiba Belum Cukup Bawa Anisa Lolos Babak Berikutnya

Penampilan Lagu Tiba Belum Cukup Bawa Anisa Lolos Babak Berikutnya

Materi yang dipilih Anisa adalah lagu berjudul “Tiba”. Sayangnya, interpretasi di atas panggung belum mampu mengangkat posisinya ke babak selanjutnya di Top 42 Group 2.

Babak itu menempatkan peserta Tim Fildan di bawah sorotan juri Lesti Kejora, Dewi Perssik, dan Soimah. Kompetisi dinilai ketat, sehingga ruang untuk kesalahan teknis menjadi semakin sempit.

Hasil akhir memperlihatkan Anisa Ogan Komering Ilir sebagai peserta yang tersenggol. Enam nama lain berhasil mengamankan tiket menuju tahap berikutnya.

Fokus pada lagu “Tiba” penting karena materi itu menjadi satu-satunya ajang unjuk kemampuan Anisa di malam eliminasi. Ketika penguasaan notasi belum matang, ruang ekspresi dan ketepatan nada ikut terdampak.

Kekurangan Koreografi dan Improvisasi Jadi Perhatian di General Rehearsal

Kekurangan Koreografi dan Improvisasi Jadi Perhatian di General Rehearsal

Selain notasi, Fildan juga menyoroti general rehearsal yang masih menyisakan banyak celah. Ia menyebut kekurangan di sisi koreografi dan improvisasi sebagai poin yang membuat tim khawatir sebelum show.

Kekhawatiran itu muncul karena GR biasanya menjadi penanda kesiapan terakhir peserta. Jika pada tahap itu masih banyak yang longgar, risiko di panggung utama meningkat.

Uraian Fildan menegaskan bahwa Anisa Tersenggol di Top 42 D’Academy 8, Fildan tidak sekadar menilai momen final. Ia memetakan rantai kendala dari latihan, GR, hingga penampilan yang disaksikan juri.

Bagi penonton, penjelasan coach memberi gambaran bahwa eliminasi bukan keputusan dadakan. Proses teknis di belakang layar sudah memberi sinyal risiko sejak jauh hari.

Anisa Minta Maaf ke Keluarga dan Pendukung usai Harus Pulang

Setelah hasil eliminasi diumumkan, Anisa menyampaikan permintaan maaf yang lugas. Ia menujukan kata-kata itu kepada keluarga, pendukung, dan dewan juri sekaligus.

Ia mengakui belum mampu menampilkan performa terbaik. Nada suaranya terasa menyesal, namun tetap sopan dan menerima keputusan kompetisi.

“Maaf buat pendukung Anisa terutama keluarga, belum bisa menampilkan yang terbaik. Dewan juri juga mohon maaf. Kalau Anisa semisalnya lolos, Insya Allah nanti bisa lebih fokus lagi,” ucap Anisa.

Permintaan maaf itu menjadi penutup emosional perjalanan singkatnya di Top 42. Dukungan keluarga yang disebut khusus menandakan bahwa tekanan di panggung juga dirasakan orang-orang terdekatnya.

Pesan Semangat Anisa Jika Diberi Kesempatan Tampil Lagi

Meski harus pulang, Anisa tidak menutup kemungkinan untuk tampil lebih baik di masa depan. Ia menjanjikan fokus yang lebih kuat jika sempat mendapat kesempatan lagi.

Janji itu selaras dengan evaluasi Fildan soal notasi, koreografi, dan improvisasi. Artinya, Anisa sadar titik lemahnya dan menempatkan perbaikan teknis sebagai prioritas.

Bagi penggemar D’Academy 8, momen ini menjadi pengingat bahwa penguasaan materi sejak latihan sering menentukan nasib di malam show. Kegagalan di GR jarang berdiri sendiri tanpa dampak di panggung.

Ringkasnya, Anisa tersingkir di Top 42 Group 2 Tim Fildan setelah bawa “Tiba”, dengan catatan coach soal PR notasi original serta kekurangan koreo dan improve. Publik bisa menilai sendiri seberapa besar peran persiapan teknis dalam kompetisi dangdut berformat academy.

FAQ

Siapa Anisa yang tersenggol di D’Academy 8?

Anisa adalah peserta asal Ogan Komering Ilir di Tim Fildan pada babak Top 42 Group 2 D’Academy 8.

Lagu apa yang dibawakan Anisa sebelum tersingkir?

Ia membawakan lagu berjudul “Tiba” pada malam eliminasi Top 42 Group 2.

Apa kendala yang disebutkan coach Fildan?

Fildan menyebut Anisa kesulitan membaca notasi original sejak ngulik hingga GR, plus kekurangan koreografi dan improvisasi.

Kapan babak Top 42 Group 2 itu tayang?

Tayangan Top 42 Group 2 D’Academy 8 berlangsung Kamis, 16 Juli 2026, dengan berita seputar eliminasi Anisa dipublikasikan 17 Juli 2026.

Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.