Naka, putra Indah Permatasari, justru tampak rileks dan nyaman mendampingi sang ibu selama proses pengambilan gambar film Ibadah dan Cinta di Australia. Suhu dingin yang dirasakan sangat menusuk oleh orang dewasa malah membuatnya tenang hingga bisa tertidur lelap di lokasi.
Keputusan membawa sekeluarga termasuk Naka didorong oleh perbedaan zona waktu yang cukup besar dari Indonesia. Sutradara memberikan izin khusus agar keluarga bisa hadir di set demi kelancaran pekerjaan Indah.
Alasan Zona Waktu Mendorong Kehadiran Keluarga
Jarak waktu yang terpaut jauh menyulitkan komunikasi intensif jika ditinggal di tanah air. Dengan izin dari pihak sutradara Jastis Arimba, Indah bisa fokus pada perannya tanpa khawatir meninggalkan anak dan keluarga di rumah.
Optimaise News mencatat langkah ini sebagai solusi praktis bagi pekerja seni yang sering berurusan dengan lokasi internasional. Kehadiran keluarga mengurangi rasa rindu dan menjaga keseimbangan hidup.
Suasana Set Melbourne yang Disukai Naka

Di Melbourne, Naka kelihatan gembira melihat latar kangguru, area hutan, dan suasana perkotaan. Ia merasakan kenyamanan dari udara dingin di negeri tersebut sepenuhnya tanpa menunjukkan tanda-tanda rewel sama sekali.
Sementara para orang dewasa mengeluh kedinginan, Naka tetap tenang dan bahkan tertidur. Momen tersebut menandakan adaptasi positif anak terhadap lingkungan baru di luar negeri.
Lokasi pengambilan gambar yang bervariasi membuat pengalaman lebih menarik bagi si kecil. Eksplorasi berbagai sisi Melbourne menambah kesan menyenangkan bagi Naka.
Kaitan dengan 7 Potret Indah Permatasari Kenakan Hijab di Australia

Selain proses syuting, kehadiran keluarga di Australia menghasilkan sejumlah momen visual menarik. 7 Potret Indah Permatasari Kenakan Hijab di Australia misalnya mendapat banyak pujian dari netizen.
Ini menunjukkan sisi lain perjalanan kerja Indah yang tetap menjaga penampilan dan kebersamaan. Dalam konteks Bawa Anak ke Lokasi Syuting, Indah Permatasari Ngaku memilih opsi membawa Naka demi alasan praktis zona waktu.
Detail Produksi Film Ibadah dan Cinta
Film Ibadah dan Cinta diarahkan oleh Jastis Arimba. Produksinya digarap Sinemata Buana Kreasindo yang berpartner dengan MBK Productions.
Karya ini dijadwalkan mulai diputar di bioskop-bioskop se-Indonesia mulai 24 September 2026. Penonton tanah air bisa menantikan penayangan perdana tersebut.
Kolaborasi dua rumah produksi ini diharapkan menghasilkan tayangan berkualitas. Indah berperan dalam proyek yang menuntut perjalanan jauh ke Australia bersama keluarga.
Tanya Jawab Seputar Keikutsertaan Naka
Mengapa Indah Permatasari membawa sekeluarga termasuk Naka?
Karena perbedaan zona waktu yang jauh dari Indonesia, agar tetap bisa bersama selama syuting. Sutradara mengizinkan kehadiran mereka di lokasi.
Apakah Naka rewel di tengah suhu dingin Australia?
Tidak sama sekali. Ia justru menikmati suhu dingin, tampak senang di set, dan tenang hingga tertidur ketika orang dewasa merasa kedinginan.
Di mana saja set yang membuat Naka gembira?
Set di Melbourne menampilkan latar kangguru, hutan, dan area kota. Itu yang membuatnya ceria dan menikmati momen di sana.
Kapan filmnya bisa ditonton di bioskop Indonesia?
Mulai 24 September 2026. Film produksi Sinemata Buana Kreasindo berkolaborasi MBK Productions ini siap menyapa penonton.







