Surabaya, Optimaise News – Rombongan sembilan orang asal Makassar yang tengah menuju Malang mengalami kecelakaan maut di Tol Pandaan-Malang. Mikrobus yang mereka tumpangi menabrak belakang sebuah truk di KM 76.600 A, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Rabu malam, 22 Juli 2026.
Inti artikel
- Rombongan sembilan orang asal Makassar yang tengah menuju Malang mengalami kecelakaan maut di Tol Pandaan-Malang
- Tiga penumpang meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka
- Sopir mikrobus serta sopir truk selamat dari insiden sekitar pukul 18.30 hingga 19.06 WIB
Tiga penumpang meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka. Sopir mikrobus serta sopir truk selamat dari insiden sekitar pukul 18.30 hingga 19.06 WIB. Polisi menduga penyebabnya jarak aman yang tak terjaga di lajur kiri, kata Kasatlantas Polres Malang AKP Chelvin.
Rombongan Sembilan Orang Asal Makassar Menuju Malang
Kelompok tersebut berangkat dari Makassar dengan tujuan Malang. Mereka menaiki mikrobus HiAce bernomor polisi B 7463 WDA. Kendaraan melaju dari utara ke selatan, yakni arah Surabaya menuju Malang.
Total penumpang dan sopir berjumlah sembilan orang. Peristiwa mikrobus hantam truk ini menimpa mereka di lajur kiri ruas tol tersebut. Waktu kejadian diperkirakan antara pukul 18.30 hingga 19.06 WIB.
Mereka merupakan rombongan yang berencana tiba di Malang pada malam itu. Niat perjalanan terhenti di tengah jalan di tol pandaan malang.
Diduga Jarak Aman Tak Terjaga di Lajur Kiri

Unit Laka Polres Malang langsung turun ke lokasi. Mereka menemukan indikasi pengemudi mikrobus kurang menjaga jarak aman dengan truk di depannya. Truk itu bernomor R6 DA 8984 CH.
AKP Chelvin menjelaskan sementara ini faktor jarak menjadi fokus penyelidikan. Laka maut terjadi di ruas Tol Pandaan-Malang KM 76.600 A saat kondisi lalu lintas malam hari relatif normal. Tidak ada indikasi lain yang dilaporkan awal.
Korban Meninggal dan Luka Dievakuasi ke RS Berbeda

Dari sembilan orang rombongan, tiga penumpang tewas di tempat kejadian. Lima penumpang lain mengalami luka-luka dengan tingkat berbeda. Mereka segera dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar.
Jenazah dibawa ke RSUD Saiful Anwar di Kota Malang untuk penanganan lebih lanjut. Sementara korban luka dirawat di RS Lawang Medika. Kedua sopir, baik dari mikrobus maupun truk, dinyatakan selamat dan dalam kondisi stabil.
Bagian Depan Mikrobus Ringsek, Kedua Kendaraan Diamankan
Bagian depan mikrobus ringsek tak beraturan akibat benturan keras. Sejumlah komponen kendaraan berserakan di aspal tol. Kerusakan parah terlihat jelas di lokasi.
Truk dengan nomor polisi R6 DA 8984 CH juga ikut diamankan setelah tabrakan. Personel Unit Laka Polres Malang mengevakuasi kedua unit ke kantor mereka untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Lalu lintas sempat padat akibat kejadian. Polisi segera mengatur arus agar kendaraan lain tetap bisa melintas. Video amatir dari Instagram memperlihatkan kondisi lokasi yang ramai sejenak, seperti dilansir Optimaise News.
Polisi Masih Pendataan Identitas dan Olah TKP
Polisi masih mendata identitas lengkap para korban. Proses olah tempat kejadian perkara atau TKP masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.
Yang sudah diketahui adalah dugaan kurangnya jarak aman sebagai penyebab sementara. Namun penyebab pasti serta detail lengkap masih dicek secara mendalam oleh penyidik. Optimaise News merangkum rangkaian peristiwa hantam truk tol ini agar pembaca mendapat gambaran utuh.







