Makassar, Optimaise News – Rombongan keluarga besar asal Sulawesi Selatan yang berangkat dari Makassar untuk liburan ke Malang mengalami musibah di Tol Pandaan-Malang. Toyota Hiace yang mereka tumpangi menabrak belakang truk di KM 76+600, Rabu 22 Juli 2026 sekitar pukul 19.06 WIB.
Tiga penumpang meninggal di lokasi, lima orang luka-luka, dan sopir selamat. Petugas menemukan bodi Hiace hancur parah hingga separuh bagian. Optimaise News merangkum alur lengkap dari rencana liburan hingga evakuasi di tempat.
Tabrakan Belakang di Lajur Kiri Arah Malang
Kecelakaan maut di Km 76 tol Pandaan-Malang terjadi di lajur kiri. Hiace berplat B-7463-WDA menabrak bagian belakang truk berplat DA-8984-CH.
Arah kendaraan menuju Malang. Kedua unit bertabrakan dari belakang saat malam hari di ruas tol tersebut.
Posisi di kilometer 76+600 memudahkan petugas menentukan titik olah tempat kejadian perkara. Lajur kiri menjadi lokasi utama tabrakan.
Sembilan Penumpang: Tiga Meninggal, Lima Luka, Sopir Selamat

Hiace mengangkut total sembilan orang. Tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Lima penumpang mengalami luka-luka dan butuh perawatan segera. Sopir Hiace selamat tanpa cedera berat.
Angka tiga tewas di lokasi berarti korban sudah tak bernyawa sebelum tiba di rumah sakit. Status ini berbeda dengan korban luka yang masih bisa dievakuasi.
Total sembilan penumpang mencakup seluruh anggota rombongan dalam satu kendaraan. Pemisahan status korban membantu petugas memprioritaskan penanganan.
Kerusakan Parah Bodi Hiace dan Respons Medis di Tempat

Petugas di lokasi mencatat bodi Hiace hancur parah hingga separuh bagian. Kerusakan itu memperlambat akses ke korban di dalam kabin.
Gerak petugas cepat evakuasi korban laka di tol terlihat lewat pengerahan empat ambulans. Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.
Respons medis di tempat fokus mengevakuasi lima orang luka lebih dulu. Kondisi bodi yang rusak berat menuntut alat bantu tambahan.
Empat unit ambulans memastikan kapasitas angkut cukup untuk seluruh korban yang masih hidup. Proses ini berlangsung di bawah pengawasan petugas setempat.
Dugaan Awal Jarak Aman serta Olah TKP Polres Malang
Dugaan sementara mengarah pada pengemudi Hiace yang kurang menjaga jarak aman. Tabrakan belakang menjadi pola utama yang diamati.
Polres Malang masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Pemeriksaan mencakup jejak rem, posisi akhir kendaraan, dan keterangan saksi.
Data plat nomor kedua kendaraan menjadi acuan awal. Investigasi belum menyimpulkan faktor lain di luar jarak.
Hasil olah TKP akan menentukan langkah hukum selanjutnya. Sementara itu fakta di lapangan tetap menjadi dasar laporan.
Rombongan dari Makassar: Rencana Liburan yang Berubah Duka
Rombongan berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka menempuh perjalanan jauh menuju Malang untuk berlibur bersama keluarga besar.
Rencana liburan berubah menjadi duka ketika Hiace terlibat kecelakaan maut Hiace tabrak truk di tol Pandaan-Malang. Sembilan orang dalam satu kendaraan menjadi saksi langsung musibah itu.
Keberangkatan dari Makassar semula penuh harapan. Perjalanan panjang berakhir di KM 76+600 dengan tiga anggota keluarga meninggal di tempat.
Sintesis lengkap menunjukkan sopir selamat, tiga tewas di lokasi, lima luka, dan bodi hancur separuh. Fakta tersebar ini digabung Optimaise News menjadi satu alur keluarga yang kehilangan momen liburan.
Konteks tujuan ke Malang memberi gambaran emosional di balik angka korban. Keluarga besar yang seharusnya menikmati liburan kini menghadapi proses identifikasi dan perawatan.







