Makassar, Optimaise News – Tiga penumpang Hiace asal cluster Makassar, Gowa tewas dan lima lainnya mengalami luka dalam kecelakaan di KM 76.600 A Tol Pandaan-Malang, Kabupaten Malang, Rabu malam 22 Juli 2026. Identitas mereka diungkap usai identifikasi di rumah sakit. Korban meninggal mencakup anak berusia 10 tahun. Dua anak kecil lain juga ikut terluka.
Kecelakaan maut terjadi di ruas tol Pandaan setelah Hiace menabrak belakang truk. Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska memastikan kasus tabrak belakang. Optimaise News merangkum daftar lengkap identitas korban tewas dan luka serta alur penanganan di dua rumah sakit.
Tiga Penumpang yang Meninggal dan Asal Daerahnya
Korban tewas pertama adalah Burhanuddin, 46 tahun, warga Kota Makassar. Ia merupakan penumpang Hiace yang mengalami cedera fatal. Jenazahnya sudah diidentifikasi oleh pihak rumah sakit dan keluarga.
Korban kedua, Octavivin Tristianto, berusia 40 tahun. Ia berasal dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Keduanya termasuk rombongan penumpang yang sama.
Yang paling menyentuh adalah Ahdan Wal Mutawaq. Anak berusia 10 tahun ini juga penumpang Hiace dari cluster Makassar, Gowa. Identitas korban tewas kini lengkap dan dikonfirmasi kepolisian setelah proses penanganan di Malang.
Lima Korban Luka: Usia, Asal, dan Jenis Cedera

Lima penumpang lain menderita cedera berbeda dan segera dievakuasi. Erniawati, 40 tahun, warga Panakkukang Makassar, mengalami patah tulang kaki kiri. Kondisinya memerlukan perawatan lanjutan.
Putri, 28 tahun, diduga mengalami cedera servikal atau leher beserta jejas di tubuh. Yusdalifah, 42 tahun, mengeluhkan rasa sakit di kepala setelah tabrakan. Keduanya berasal dari rombongan penumpang yang sama.
Dua anak kecil juga menjadi korban luka. Muhammad Yusuf Sulaiman baru berusia 2 tahun. Bilgis Nurfara berusia 8 tahun. Keduanya warga Gowa, Sulawesi Selatan. Dampak terhadap keluarga Sulsel terasa berat karena anak-anak ikut terkena musibah ini.
Sintesis identitas lengkap menunjukkan semua penumpang tewas dan luka berasal dari cluster Makassar, Gowa. Daftar ini menyatukan nama, usia, asal, dan jenis cedera yang sebelumnya tersebar di berbagai laporan.
Jalannya Tabrak Belakang di KM 76.600 A

Kejadian berlangsung di KM 76.600 A Tol Pandaan-Malang pada Rabu malam. Hiace menabrak bagian belakang truk. Kedua kendaraan mengalami kerusakan, terutama bagian depan mikrobus yang parah.
Menurut Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, kejadian merupakan tabrak belakang. Ia mencatat kerusakan pada kedua kendaraan. Penumpang di kabin Hiace menanggung dampak paling berat.
Identitas Korban Tewas dan Luka Hiace Tabrak Truk kini sudah dipetakan lengkap. Fakta ini membantu keluarga dan publik memahami situasi pasca kejadian dengan lebih jelas.
Kedua Pengemudi yang Lolos dari Cedera
Kedua pengemudi dinyatakan selamat tanpa cedera. Sopir Hiace adalah Awang Darmawan, 39 tahun. Ia warga Lowokwaru, Kota Malang. Ia masih bisa membantu proses awal penanganan di lokasi.
Sopir truk, Adolfusgelu, berusia 29 tahun. Ia berasal dari Ketapang, Kalimantan Barat. Kedua pengemudi kini dalam pengawasan untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh polisi.
Rumah Sakit Tujuan Evakuasi Korban
Jenazah tiga korban tewas dibawa ke RSUD Dr Saiful Anwar Malang. Di sana dilakukan pemeriksaan dan penyiapan untuk penjemputan keluarga. Proses identifikasi selesai di rumah sakit rujukan tersebut.
Sementara itu, lima korban luka dievakuasi ke RS Medika Lawang. Mereka mendapat perawatan sesuai jenis cedera masing-masing. Peta penanganan memisahkan penanganan jenazah di RSSA dan rawat inap di Lawang.
Status kedua sopir tetap dalam pantauan polisi. Rangkaian penanganan ini memberikan gambaran utuh dari lokasi kecelakaan hingga rumah sakit. Keluarga dari Sulawesi Selatan kini bisa fokus pada proses selanjutnya.







