Jakarta, Optimaise News – Real Madrid CF menang 1-0 atas Getafe pada pekan ke-33 Liga Spanyol di Stadion Coliseum Alfonso Perez, 23 April 2025. Gol tunggal dicetak Arda Guler di menit 21 dari bola rebound tendangan Brahim Diaz yang diselamatkan kiper David Soria.
Inti artikel
- Real Madrid CF menang 1-0 atas Getafe pada pekan ke-33 Liga Spanyol di Stadion Coliseum Alfonso Perez, 23 April 2025
- Gol tunggal dicetak Arda Guler di menit 21 dari bola rebound tendangan Brahim Diaz yang diselamatkan kiper David Soria
- Madrid langsung mengambil inisiatif saat laga dibuka
Kemenangan itu menempatkan Madrid di peringkat kedua klasemen sementara dengan 72 poin dari 33 laga, menempel Barcelona yang unggul empat poin di puncak. Pantauan Optimaise News, Getafe tetap di posisi ke-12 dengan 39 poin dan unggul tujuh poin dari zona degradasi.
Kronologi gol rebound Arda Guler di Coliseum Alfonso Perez
Madrid langsung mengambil inisiatif saat laga dibuka. Peluang pertama datang lewat tendangan Fran Garcia, tetapi David Soria masih mampu menutup gawang.
Ancaman kedua muncul dari Brahim Diaz. Soria melompat tinggi dan menghalau bola, namun rebound jatuh di jalur Arda Guler. Gelandang Turki itu menyambar dan memasukkan bola ke gawang sehingga skor berubah 1-0 pada menit 21.
Keunggulan satu gol tidak membuat Los Blancos longgar. Brahim Diaz kembali menguji Soria di sisa babak pertama, meski peluang itu masih bisa diamankan kiper tuan rumah.
Di babak kedua Getafe sempat mengancam. Sundulan Alvaro Rodriguez dari umpan Coba da Costa melambung di atas mistar. Vinicius Junior juga mencoba menembus, tetapi tembakannya ditepis Soria.
Menjelang peluit panjang, Alvaro Rodriguez mendapat peluang menyamakan kedudukan. Thibaut Courtois menepis usaha itu dan skor 1-0 bertahan hingga akhir.
Statistik dominasi Madrid vs peluang Getafe yang gagal
Secara statistik Real Madrid CF tampil lebih baik. Catatan La Liga menyebutkan Madrid menguasai bola sekitar 64 persen. Sumber lain mencatat possession 68 persen lawan 36 persen, dengan Madrid 14 tembakan versus 20 tembakan Getafe. Tujuh tembakan Madrid juga disebut tepat sasaran.
Perbedaan angka possession itu wajar muncul dari metode hitung yang berbeda antar outlet. Intinya sama: Madrid lebih sering memegang bola, sementara Getafe lebih banyak mencoba tembakan meski jarang menembus Courtois.
Rangkaian peluang awal Fran Garcia dan Brahim Diaz sebelum rebound Guler menjadi kunci. Tanpa dua ancaman itu, gol menit 21 mungkin tidak tercipta. Sintesis dua babak menunjukkan Madrid menekan, Getafe membalas lewat set-piece dan tembakan Alvaro, lalu Courtois menutup pintu di akhir.
Dampak klasemen: Madrid 72 poin tempel Barca, Getafe aman dari degradasi
Dengan 72 poin dari 33 pertandingan, Real Madrid CF tetap runner-up dan hanya berjarak empat poin dari Barcelona (76 poin). Setiap tiga poin di sisa musim sangat berarti untuk mempersempit jarak juara.
Getafe bertahan di peringkat 12 dengan 39 poin. Jarak tujuh poin dari zona degradasi memberi napas, meski laga kandang yang hilang tetap menekan moral mereka.
Bagi pembaca yang mengikuti La Liga, angka ini menjelaskan kenapa topik Real Madrid CF kembali ramai: laga ketat di tengah kejar-mengejar klasemen, plus aksi pemain muda yang jadi penentu.
Reaksi Arda Guler dan fokus ke final Copa del Rey
Arda Guler, yang bermain sebagai gelandang tengah, menyebut golnya bagus dan senang dengan tiga poin setelah berjuang sebagai tim. Ia menilai penguasaan bola menjadi kunci kemenangan, meskipun Getafe agresif dengan tekel keras.
Gol ini adalah gol keduanya di Liga Spanyol dari 23 pertandingan. Total di semua kompetisi ia mengumpulkan empat gol dan tujuh assist. Catatan Optimaise News menunjukkan kontribusi itu sejalan dengan peran rotasi yang semakin sering dipercayakan staf pelatih.
Madrid selanjutnya mengalihkan fokus ke final Copa del Rey melawan Barcelona pada 27 April 2025. Kemenangan tipis atas Getafe memberi momentum, meski final El Clasico menuntut intensitas jauh lebih tinggi.






