Surabaya, Optimaise News – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengundang seluruh stakeholder perunggasan untuk rapat koordinasi intensif di Surabaya. Dialog berlangsung tanpa henti hingga pukul 03.00 subuh guna membahas krisis harga pakan dan telur. Hasilnya, pemerintah akhirnya sepakat memperpanjang pasokan murah dari Bulog hingga akhir tahun 2025.
Inti artikel
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengundang seluruh stakeholder perunggasan untuk rapat koordinasi intensif di Surabaya
- Dialog berlangsung tanpa henti hingga pukul 03.00 subuh guna membahas krisis harga pakan dan telur
- Hasilnya, pemerintah akhirnya sepakat memperpanjang pasokan murah dari Bulog hingga akhir tahun 2025
Rapat Koordinasi hingga Subuh Respons Demo Peternak
Aksi demo yang bermunculan di berbagai daerah menjadi pemicu langsung rapat mendadak ini. Peternak kecil merasa harga pakan melonjak tinggi sementara harga jual telur anjlok, sehingga mereka menuntut intervensi pemerintah segera. Amran menyampaikan kekhawatiran ini secara langsung: ‘Kemarin kami melihat sampai jam 03.00 subuh tadi membahas nasib peternak kecil kita.’
Langsung ditangani di lapangan tanpa menunggu laporan panjang dari ibu kota menunjukkan keseriusan pemerintah. Strategi ini bertujuan menstabilkan rantai pasok nasional dan mencegah lonjakan gejolak lebih lanjut. Rapat ini menyasar sekitar 3,8 juta peternak sebagai kelompok utama yang dilindungi.
Perpanjangan SPHP dari Bulog untuk Stabilitas

Pemilihan Bulog sebagai penyedia pakan murah menandai langkah konkret pemerintah pusat. Kebijakan ini mencakup pasokan yang merata di seluruh Indonesia, terutama wilayah padat peternak. Dengan angka 3,8 juta sasaran, program ini diharapkan bisa menurunkan tekanan harga hingga pertengahan tahun.
Amran menegaskan posisi pemerintah di tengah: ‘Kami sayang pengusaha, kami sayang peternak kecil. Kami di tengah bagaimana tumbuh bersama.’ Pendekatan ini menjadi kunci menjaga ekosistem perunggasan nasional agar tidak goyah. Selain itu, penanganan langsung menghindari birokrasi panjang yang biasanya terjadi di Jakarta.
Keseimbangan Pengusaha dan Peternak Kecil
Rapat tersebut mencakup dialog dua arah yang kritis. Pengusaha besar dikaitkan dengan peningkatan biaya akibat pasokan global, sementara peternak kecil tertekan murkaan harga jual. Amran mengingatkan bahwa pelanggaran kesepakatan akan mendapatkan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku. Hal ini bertujuan menciptakan lingkungan yang adil dan berkelanjutan.
Tantangan dan Solusi Mengatasi Krisis Pakan
Blokade pasokan menjadi masalah utama peternak. Program SPHP hadir sebagai solusi jangka pendek yang ditingkatkan secara permanen. Diharapkan dapat menurunkan biaya produksi hingga 20% dalam tiga bulan mendatang. Pemerintah juga mendorong petani pakan lokal untuk berkontribusi pada ketahanan nasional.
Reaksi dari berbagai daerah menunjukkan beberapa protes sudah mereda setelah komunikasi intensif berjalan. Meski begitu, pengawasan ketat tetap diterapkan agar tidak ada yang menyimpang. Pendekatan ini membantu menjaga keseimbangan antara kepentingan petani ayam dan industri telur nasional.







