Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Jalan Watudakon Malang

Pohon mahoni 25 meter tumbang diduga dibakar sengaja di Malang menimpa 9 orang dan menutup jalan. BPBD selidiki pelaku serta evakuasi pohon di Jalan Watudakon.

Author Image

Dwi

Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Jalan Watudakon Malang

– BPBD Kabupaten Malang sedang menyelidiki kasus pembakaran sengaja yang menyebabkan pohon jenis mahoni setinggi 25 meter dengan diameter 4 meter roboh di Jalan Raya Watudakon, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang pada Sabtu 1 Agustus 2026 sekitar pukul 18.30 WIB. Pohon tersebut diduga mengalami kekurangan di pangkal batangnya akibat api gelora sehingga menjadi rapuh dan tidak mampu menahan bobotnya.

Inti artikel

  • Pohon tersebut diduga mengalami kekurangan di pangkal batangnya akibat api gelora sehingga menjadi rapuh dan tidak mampu menahan bobotnya
  • Kejadian menimpa tiga unit sepeda motor matic, satu unit mobil serta mengakibatkan kerusakan papan penanda Alfamart
  • Arus lalu lintas di jalan utama menjadi macet hingga tim BPBD bertindak cepat

Kejadian menimpa tiga unit sepeda motor matic, satu unit mobil serta mengakibatkan kerusakan papan penanda Alfamart. Arus lalu lintas di jalan utama menjadi macet hingga tim BPBD bertindak cepat.

Detik Menyala Pohon Tumbang di Jalan Raya Watudakon

Api masih terlihat menyala di pangkal batang pohon mahoni yang kini roboh. Saat pembakaran sengaja dilakukan, batang pohon yang mengalami cela tersebut akhirnya tidak kuat dan roboh melintang menutup seluruh badan jalan raya.

Sembilan Korban Luka dari Berbagai Kecamatan Malang

Sembilan Korban Luka dari Berbagai Kecamatan Malang
Ilustrasi Sembilan Korban Luka dari Berbagai Kecamatan Malang.

Sembilan orang mengalami luka berat karena tertimpa pohon mahoni yang tumbang. Korban meliputi Hatiwi 46 tahun Desa Pringu Kecamatan Bululawang yang mengalami fraktur bahu dan luka wajah, Sri Rahayu 38 tahun Desa Genengan Kecamatan Pakisaji yang mengalami fraktur, Abi 23 tahun Desa Kendalpayak Kecamatan Pakisaji yang mengalami fraktur, Arif Susilo 44 tahun Desa Genengan yang mengalami luka, Algifari 10 tahun Desa Genengan yang mengalami fraktur, Lafilatul 27 tahun Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji yang mengalami fraktur, Ghania 7 tahun Desa Karangduren yang mengalami fraktur, Muhammad Mukhlis 29 tahun Desa Karangduren yang mengalami fraktur, serta Rudi Kuswanto Desa Pringu yang mengalami fraktur. Semua korban dirujuk ke RSUD Saiful Anwar Kota Malang.

Evakuasi Pohon Besar dan Penyidikan Pelaku

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Malang mengevakuasi pohon besar tersebut dengan menggunakan gergaji mesin. Proses evakuasi dan penyegaran jalan selesai pada pukul 20.05 WIB. Purwoto Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang mengonfirmasi kejadian, sementara Sadono Irawan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik menilai bahwa pohon diduga dibakar sengaja di pangkal batang.

Kerugian Lalu Lintas Akibat Kebakaran Sengaja

Kemacetan lalu lintas disebabkan oleh pohon melintang yang menutup akses jalan utama. Tim BPBD fokus menangani pemulihan arus lalu lintas dan perawatan korban. Perkiraan kerugian materi masih dalam proses pendataan petugas.

Dalam mitigasi risiko, BPBD terus mengevaluasi pohon-pohon mahoni atau jenis lainnya yang rawan roboh saat cuaca ekstrem, mengingat kasus tumpang yang sering dilaporkan sebelumnya.

Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.