Persaingan Bank Bergeser ke Customer Engagement, Bukan Harga

Author Image

Dyah

18 Juli 2026

Persaingan Bank Bergeser ke Customer Engagement, Bukan Harga

Analis Sinarmas Sekuritas Yosua Zisokhi menilai industri perbankan nasional memasuki fase baru: bank tak lagi cukup menyediakan kanal pembayaran digital. Fokus beralih ke keterikatan nasabah, loyalitas, dan integrasi dengan aktivitas harian lewat ekosistem mitra.

Pantauan Optimaise News dari keterangan tertulis 17 Juli 2026 mencatat, PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) merespons tren itu lewat program GrabGifts BWS. Nasabah berpeluang mendapat voucher digital Grab dengan menaikkan transaksi QRIS dan top up e-wallet di BWS Mobile.

Dari kanal bayar ke bagian hidup sehari-hari

Perilaku masyarakat yang makin mengandalkan transaksi digital memaksa bank mengubah cara bersaing. Menyediakan aplikasi atau fitur transfer saja tidak lagi memadai jika pengalaman nasabah terasa kosong.

Yosua menegaskan, industri dituntut memberi nilai tambah yang relevan di luar fungsi pembayaran. Ia merangkum pergeseran itu dengan tegas.

“Persaingan saat ini sudah bergeser dari sekadar menyediakan layanan transaksi menjadi bagaimana bank mampu menjadi bagian dari aktivitas harian nasabah melalui berbagai manfaat tambahan yang relevan,”

ujar Yosua dalam keterangan tertulis, 17 Juli 2026. Frasa persaingan bank bergeser kini merujuk pada keterikatan, bukan sekadar fitur baru.

Kolaborasi platform besar lebih hemat daripada bangun sendiri

Kolaborasi platform besar lebih hemat daripada bangun sendiri

Banyak bank memilih bermitra dengan platform digital berbasis pengguna besar alih-alih merakit ekosistem dari nol. Pendekatan itu dinilai lebih efisien sekaligus memperluas jangkauan layanan ke masyarakat yang sudah akrab dengan super-app.

Semakin sering nasabah membuka dan memakai aplikasi bank, semakin besar peluang cross-sell produk lain. Pola ini sejalan dengan Strategi Digital Marketing Berbasis Customer Engagement yang menekankan frekuensi interaksi, bukan hanya akuisisi sekali beli.

Optimaise News mencatat, intensitas pemakaian aplikasi menjadi pintu masuk ke pendapatan berbasis komisi. Di tengah tekanan margin bunga, fee-based income makin diprioritaskan industri.

Fee-based income dan loyalitas butuh waktu menengah

Fee-based income dan loyalitas butuh waktu menengah

Program engagement jarang langsung mengerek laba dalam sekejap. Efeknya lebih terasa di horizon menengah lewat volume transaksi digital yang berulang.

“Program seperti ini memang bukan faktor yang langsung mengerek pendapatan dalam waktu singkat. Namun dalam jangka menengah, peningkatan aktivitas transaksi digital berpotensi mendukung pertumbuhan fee-based income sekaligus memperkuat loyalitas nasabah,”

kata Yosua. Ia menambahkan bahwa harga dan promosi produk semata diperkirakan tak lagi mendominasi kompetisi ke depan.

“Sebaliknya, kemampuan bank membangun ekosistem digital yang terintegrasi dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat akan menjadi salah satu faktor pembeda dalam memenangkan pasar,”

ujarnya. Ringkasnya, bank bergeser customer engagement berarti memenangkan slot harian, bukan cuma perang bunga.

GrabGifts BWS: contoh konkret bank bergeser customer

Sejalan tren itu, BWS meluncurkan GrabGifts BWS sebagai bagian penguatan layanan digital. Nasabah berkesempatan memperoleh voucher digital GrabGifts dengan menaikkan aktivitas di kanal digital BWS, termasuk bayar lewat QRIS dan top up dompet elektronik di BWS Mobile, sesuai syarat dan ketentuan.

Semakin sering transaksi QRIS atau top up e-wallet lewat BWS Mobile, semakin besar peluang voucher yang bisa dipakai di layanan ekosistem Grab. Model ini menempelkan bank ke rutinitas transportasi, pesan-antar, dan belanja harian nasabah.

Dengan pembayaran non-tunai yang terus naik, skema kolaborasi lintas platform diperkirakan makin banyak diadopsi. Persaingan bank kini bergeser ke customer engagement lewat manfaat nyata, bukan spanduk promosi semata.

FAQ

Apa yang berubah dalam persaingan bank?

Kompetisi tak lagi berpusat pada produk dan kanal transaksi digital saja. Bank dituntut membangun keterikatan dan loyalitas lewat ekosistem digital yang menyatu dengan aktivitas harian nasabah.

Siapa yang menjelaskan pergeseran ini?

Analis Sinarmas Sekuritas Yosua Zisokhi, dalam keterangan tertulis 17 Juli 2026, menekankan bank harus jadi bagian aktivitas harian lewat manfaat tambahan yang relevan.

Bagaimana contoh program di lapangan?

BWS (SDRA) menawarkan GrabGifts BWS: frekuensi QRIS dan top up e-wallet di BWS Mobile membuka peluang voucher digital Grab sesuai ketentuan yang berlaku.

Apakah program seperti ini langsung menaikkan pendapatan?

Menurut Yosua, dampaknya tidak instan. Di jangka menengah, kenaikan aktivitas digital berpotensi mendorong fee-based income sekaligus memperkuat loyalitas.