Menteri Agama Mochamad Irfan Yusuf membawa usulan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta ke rapat kerja Komisi VIII DPR pada 7 Juli. Total BPIH melonjak hampir Rp20 juta dari Rp87,41 juta pada 2026. Namun bagian yang dibayar langsung jemaah atau Bipih justru diusulkan lebih rendah berkat skema 60 persen nilai manfaat dana haji.
Inti artikel
- Total BPIH melonjak hampir Rp20 juta dari Rp87,41 juta pada 2026
- Namun bagian yang dibayar langsung jemaah atau Bipih justru diusulkan lebih rendah berkat skema 60 persen nilai manfaat dana haji
- Paradoks ini membalik pola pembiayaan sebelumnya
Paradoks ini membalik pola pembiayaan sebelumnya. Usulan BPIH 2027 mencapai Rp107,34 juta per jemaah. Bipih hanya Rp42,94 juta. Nilai manfaat Rp64,40 juta. Angka Bipih itu lebih kecil dibanding musim 2024, 2025, dan 2026. Optimaise News merangkum peta tren lengkap agar calon jemaah memahami dampaknya.
Usulan 2027: Total Naik, Beban Langsung Jemaah Turun
Pemerintah mengusulkan BPIH 2027 sebesar Rp107,34 juta. Kenaikan sekitar Rp19,93 juta dari BPIH 2026 yang Rp87,41 juta. Meski total membengkak, Bipih yang harus disetor jemaah diusulkan Rp42,94 juta.
Nilai manfaat yang menopang sisanya Rp64,40 juta. Porsi ini menjadikan beban langsung jemaah lebih ringan dibanding tiga musim sebelumnya. Skema 40 persen Bipih dan 60 persen nilai manfaat menjadi kunci perubahan itu.
Bipih usulan 2027 bahkan lebih rendah dari puncak Rp56,05 juta pada 2024. Calon jemaah mendapat ruang napas di setoran awal. Keputusan final masih menunggu pembahasan di DPR.
Peta BPIH, Bipih, dan Nilai Manfaat 2022, 2026

Data tercerai di berbagai laporan kini disatukan. Tren Bipih naik tajam dari 2022 hingga 2024, lalu stagnan pada 2025, 2026 sebelum usulan turun di 2027. Nilai manfaat usulan 2027 menjadi yang tertinggi dalam deret lima tahun terakhir.
| Tahun | BPIH | Bipih | Nilai Manfaat |
|---|---|---|---|
| 2022 | Rp97,80 juta | Rp38,89 juta | Rp57,91 juta |
| 2024 | , | Rp56,05 juta (puncak) | , |
| 2026 | Rp87,41 juta | lebih tinggi dari usulan 2027 | , |
| 2027 usulan | Rp107,34 juta | Rp42,94 juta | Rp64,40 juta |
Pada 2022 porsi Bipih masih relatif rendah. Kemudian jemaah sempat menanggung beban lebih besar saat Bipih melonjak. Usulan 2027 menggeser kembali beban ke nilai manfaat. Gambaran utuh ini jarang disajikan dalam satu peta di media lain.
Skema 60:40 yang Diusulkan ke DPR
Komposisi usulan jelas: 60 persen dari nilai manfaat dana haji dan 40 persen dari Bipih jemaah. Nilai manfaat Rp64,40 juta menanggung bagian terbesar. Bipih Rp42,94 juta menjadi bagian yang dibayar langsung.
Skema ini berbeda dari periode saat Bipih sempat mendominasi porsi. Pemerintah berargumen proporsi tersebut menjaga daya beli jemaah tanpa membebani APBN. Besaran final dan skema pastinya masih menunggu kesepakatan Komisi VIII DPR.
Menhaj menegaskan usulan ini sudah mempertimbangkan kesiapan dana haji. Calon jemaah perlu menunggu keputusan resmi sebelum menyiapkan setoran.
Faktor di Balik Lonjakan Total Biaya
Total BPIH naik hampir Rp20 juta meski Bipih turun. Penyebab utama meliputi fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar dan riyal. Komponen di Arab Saudi seperti tiket pesawat, akomodasi, Masyair, layanan kesehatan, dan RTE juga naik.
Biaya visa dan operasional dalam negeri turut menyumbang. Asumsi kurs yang dipakai pemerintah menjadi penentu perhitungan. Lonjakan total tidak otomatis membebani jemaah secara penuh karena skema nilai manfaat diperbesar.
Data Optimaise News menunjukkan kenaikan terkonsentrasi pada biaya di luar negeri. Proporsi biaya Arab Saudi tetap dominan dibanding komponen domestik.
Arti Angka Ini bagi Calon Jemaah
Meski total BPIH naik hampir Rp20 juta, setoran langsung jemaah diusulkan lebih rendah dari tiga musim sebelumnya. Calon jemaah yang sudah antre bisa menyiapkan dana Bipih sekitar Rp42,94 juta, jauh di bawah puncak 2024.
Sisa biaya ditutup nilai manfaat dana haji. Ini memberi kelegaan kas pribadi. Namun angka final belum ditetapkan. DPR masih membahas besaran dan skema pastinya.
Jemaah disarankan memantau keputusan resmi. Persiapan dana tetap perlu disesuaikan dengan usulan terbaru. Peta tren 2022, 2027 membantu mengukur perubahan beban dari tahun ke tahun.







