Mondy Tatto Tersangka: Pukul-Jambak FA Sebelum Penusukan DD

Mondy Tatto ditetapkan tersangka bersama DD atas tewasnya FA di Cikarang Barat. Polisi beber aksi pukul, tarik kaki, jambak, bentur kepala, flashdisk.

Author Image

Bagus

Mondy Tatto Tersangka: Pukul-Jambak FA Sebelum Penusukan DD

– Kekerasan fisik yang diduga dilancarkan Mondy Tatto alias DRA atau M terhadap FA menjadi jembatan langsung menuju kematian sang pengamen punk di Cikarang Barat. Di depan salon, Mondy disebut memukul korban, menarik kakinya, menjambak rambut, lalu membenturkan kepala ke kendaraan saat keributan masih berlangsung.

Aksi itu mendahului penusukan fatal oleh DD alias D di kontrakan. FA kemudian meninggal di RS Bakti Husada. Polisi menetapkan keduanya tersangka dan mengenakan Pasal 458 ayat (1) dan/atau 466 ayat (3) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang mengatur tindakan berujung hilangnya nyawa.

Bentrok di Depan Salon: Pemicu Pinjam Motor hingga Aksi Kekerasan

Peristiwa bermula Sabtu 27 Juni sekitar pukul 21.00 WIB di depan sebuah salon di Cikarang Barat, Bekasi. DD datang bersama seorang perempuan dengan menunggang motor milik Mondy Tatto.

FA meminta meminjam motor tersebut. Permintaan itu memicu cekcok mulut yang cepat berubah menjadi pergulatan di jalanan. Sejumlah orang di sekitar sempat melerai agar keributan tak meluas lebih jauh.

Situasi sempat mereda setelah intervensi warga. Namun ketegangan belum benar-benar padam. FA lalu dibawa rekan-rekannya meninggalkan lokasi salon.

Dugaan Peran Mondy Tatto Saat Keributan Masih Berlangsung

Dugaan Peran Mondy Tatto Saat Keributan Masih Berlangsung
Dugaan Peran Mondy Tatto Saat Keributan Masih Berlangsung.

Saat keributan masih aktif, Mondy Tatto diduga keluar dari dalam salon. Ia kemudian memukul FA, menarik kaki korban, dan menjambak rambutnya dengan keras.

Kepala FA diduga dibenturkan ke kendaraan yang terparkir di lokasi. Rangkaian kekerasan fisik ini terjadi sebelum semua pihak berhasil dipisahkan sepenuhnya oleh orang-orang di sekitar.

Setelah dipisahkan, FA dibawa pulang rekan-rekannya. Namun perselisihan tak berhenti di depan salon saja. Ketegangan berpindah ke tempat tinggal korban.

Lanjutan di Kontrakan: Korban Ditusuk dan Meninggal di RS

Lanjutan di Kontrakan: Korban Ditusuk dan Meninggal di RS
Lanjutan di Kontrakan: Korban Ditusuk dan Meninggal di RS.

Perselisihan berlanjut di kontrakan tempat FA berada bersama rekan-rekannya. Di lokasi itu korban mengalami luka tusuk yang diduga dilancarkan DD.

FA segera dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Husada. Di sana ia dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang diderita.

Warga setempat kemudian melapor kepada ketua RT dan pihak kepolisian. Laporan itu memicu penanganan resmi dan pengumpulan keterangan awal di lokasi.

Penangkapan DD, Barang Bukti Flashdisk, dan Pasal yang Dikenakan

Beberapa jam setelah kejadian, DD ditangkap di Tambelang, Bekasi. Polisi mengamankan barang bukti berupa flashdisk yang diduga berisi data terkait rangkaian peristiwa.

DD disangkakan Pasal 458 ayat (1) dan/atau 466 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pasal-pasal dalam KUHP baru itu menjadi dasar hukum untuk tindakan yang berujung pada hilangnya nyawa orang lain.

Pemeriksaan terhadap kedua tersangka berlangsung di Polsek Cikarang Barat. Proses penyidikan terus menggali keterangan dan menguji barang bukti yang sudah diamankan.

Apa yang Sudah Ditetapkan Polisi soal Dua Tersangka

Polisi telah menetapkan Mondy Tatto alias DRA/M dan DD alias D sebagai tersangka atas tewasnya FA. Peran keduanya dipetakan berbeda dalam dua fase kejadian yang saling terhubung.

Mondy diduga berperan dalam kekerasan fisik di fase pertama di depan salon. Sementara DD menjadi pelaku penusukan fatal di fase kedua di kontrakan. Timeline utuh memperlihatkan alur jelas: bentrok di salon, korban dibawa pulang, lalu konfrontasi ulang berujung tusukan dan kematian di RS Bakti Husada.

Sintesis investigasi mencakup flashdisk sebagai barang bukti, lokasi penangkapan DD di Tambelang, serta status pemeriksaan di Polsek Cikarang Barat. Penetapan tersangka membuka ruang pendalaman lebih lanjut soal rangkaian aksi. Masyarakat diminta menunggu hasil resmi penyidikan selanjutnya tanpa spekulasi berlebih.

Bagus
Redaktur Berita & Game

Bagus adalah redaktur berita Optimaise News. Meliput isu nasional, kriminal, dan game. Menyusun hard news dan berita umum dengan prioritas kejelasan siapa-apa-kapan-di mana, cocok untuk halaman beranda dan pembaca yang butuh ringkasan cepat.