Alphard Rp1,2 Miliar Disita KPK Perkuat Suap Bupati LAZ

KPK sita Alphard Rp1,2 miliar perkuat bukti suap Bupati LAZ dari ALG. Dua aliran: fee Rp10,8 M dan paket mewah >Rp1,6 M. Penggeledahan multi-lokasi masih aktif.

Author Image

Bagus

Alphard Rp1,2 Miliar Disita KPK Perkuat Suap Bupati LAZ

– Komisi Pemberantasan Korupsi menyita satu unit Toyota Alphard bernilai sekitar Rp1,2 miliar pada 23 Juli 2026. Mobil mewah ini diduga bagian paket suap dari ALG, Direktur Utama PT MSI, kepada Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini terkait proyek air bersih PT AMGM.

Inti artikel

  • Komisi Pemberantasan Korupsi menyita satu unit Toyota Alphard bernilai sekitar Rp1,2 miliar pada 23 Juli 2026
  • Penyitaan itu jadi penanda penguatan bukti di tengah penggeledahan lanjutan yang masih aktif di sejumlah titik Pemkab Lombok Barat
  • OTT digelar 20 Juli, penetapan tersangka 21 Juli, lalu sita Alphard menyusul dua hari kemudian

Penyitaan itu jadi penanda penguatan bukti di tengah penggeledahan lanjutan yang masih aktif di sejumlah titik Pemkab Lombok Barat. OTT digelar 20 Juli, penetapan tersangka 21 Juli, lalu sita Alphard menyusul dua hari kemudian. Juru bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan operasi berlanjut demi bukti tambahan. Optimaise News merangkai timeline satu layar ini supaya urutan peristiwa langsung terbaca utuh.

Alphard Rp1,2 Miliar Masuk Rangkaian Barang dari Vendor Proyek Air Bersih

Toyota Alphard itu masuk daftar barang mewah yang diduga diserahkan ALG kepada LAZ. Nilainya sekitar Rp1,2 miliar. Barang ini terkait proyek air bersih MSI, AMGM senilai Rp27,1 miliar di wilayah Lombok Barat.

Rangkaian lain meliputi sepatu Hermes Rp19 juta, iPhone 17 Pro Rp26 juta, sapi kurban Rp17 juta, uang tunai Rp380 juta, plus akomodasi. Total paket ALG melebihi Rp1,6 miliar. KPK mengangkut seluruh barang tersebut saat penggeledahan.

Vendor memanfaatkan jalur mewah ini untuk memuluskan urusan di lingkungan Pemkab. Sitaan Alphard langsung mengunci kaitan fisik antara pejabat daerah dan pengusaha proyek.

Dua Aliran Dana: Fee Proyek Rp10,8 Miliar dan Paket Suap ALG di Atas Rp1,6 Miliar

Dua Aliran Dana: Fee Proyek Rp10,8 Miliar dan Paket Suap ALG di Atas Rp1,6 Miliar
Ilustrasi dua Aliran Dana: Fee Proyek Rp10,8 Miliar dan Paket Suap ALG di Atas Rp1,6 Miliar.

Perkara ini memuat dua jalur aliran dana terpisah yang bertemu di tangan LAZ. Jalur pertama berupa fee pengadaan. Jalur kedua paket mewah dari ALG.

Aliran Dana Sumber Nilai Keterangan
Fee proyek SUD lewat CV DKK Rp10,8 miliar Bagian dari total Rp41,7 miliar yang diterima SUD terkait pengadaan Pemkab
Paket suap ALG ALG Dirut PT MSI lebih dari Rp1,6 miliar Alphard Rp1,2 miliar + tunai Rp380 juta + Hermes Rp19 juta + iPhone 17 Pro Rp26 juta + sapi Rp17 juta + akomodasi
Proyek terkait MSI, AMGM Rp27,1 miliar Proyek air bersih di Lombok Barat

Fee Rp10,8 miliar mengalir ke LAZ dari porsi yang dikuasai SUD. Paket ALG berdiri sendiri untuk proyek air bersih yang sama. Sintesis peta ini menyatukan fakta yang biasanya tercecer di liputan terpisah.

Kedua aliran memperlihatkan pola yang saling menguatkan. Satu lewat kontrak pengadaan, satu lewat barang mewah dan tunai.

Tiga Tersangka dan Status Penahanan di Rutan Merah Putih

Tiga Tersangka dan Status Penahanan di Rutan Merah Putih
Ilustrasi tiga Tersangka dan Status Penahanan di Rutan Merah Putih.

KPK menetapkan tiga tersangka: LAZ sebagai Bupati Lombok Barat periode 2025, 2030, SUD Direktur Utama PT AMGM, dan ALG Direktur Utama PT MSI. Mereka ditahan 20 hari sejak 21 Juli 2026.

Lokasi penahanan berada di Rutan Gedung Merah Putih. Status ini menyusul OTT sehari sebelumnya. Ketiganya dijerat pasal suap, gratifikasi, dan konflik kepentingan dalam UU Tipikor.

Penahanan 20 hari memberi ruang penyidik untuk memperpanjang jika berkas masih perlu dilengkapi. Ketiga nama sudah resmi berstatus tahanan KPK.

Penggeledahan Masih Berjalan: Dokumen dan Lokasi Lanjutan

Operasi penggeledahan belum berhenti meski Alphard sudah disita. Tim KPK menyisir Kantor Bupati dan mengangkut lima koper dokumen. Cabang tim bergerak ke Dinas PUPRPKP serta pendopo.

Budi Prasetyo menyatakan update akan menyusul karena bukti tambahan masih digali. Delapan minibus sempat terlihat mengangkut barang sitaan. Status multi-lokasi ini menandai lanjutan penindakan aktif, bukan sekadar momen sita mobil.

Penggeledahan 23 Juli memperluas jangkauan setelah OTT. Dokumen yang diincar mencakup kontrak, transfer, dan catatan akomodasi yang belum masuk sitaan awal.

Apa yang Dicari Penyidik dari Sitaan Kendaraan Mewah Ini

Sitaan Alphard berfungsi sebagai bukti fisik gratifikasi atau suap. Mobil itu mengunci hubungan vendor ALG dan Bupati LAZ secara visual dan finansial. Penyidik memerlukannya untuk memperkuat delik setelah OTT dan penetapan tersangka.

Di waktu bersamaan dokumen dari geledah lanjutan diincar untuk memetakan aliran lengkap. Kendaraan mewah menjadi penanda yang sulit dibantah di persidangan. Optimaise News memandang langkah ini sebagai kunci penguatan berkas perkara.

Dengan peta dua aliran dana dan urutan 20, 21, 23 Juli, gambaran kasus sudah utuh di satu layar. Penggeledahan yang masih berjalan membuka peluang temuan baru di hari-hari mendatang.

Bagus
Redaktur Berita & Game

Bagus adalah redaktur berita Optimaise News. Meliput isu nasional, kriminal, dan game. Menyusun hard news dan berita umum dengan prioritas kejelasan siapa-apa-kapan-di mana, cocok untuk halaman beranda dan pembaca yang butuh ringkasan cepat.