Robert Lewandowski memutuskan melanjutkan karier di Amerika Serikat bersama Chicago Fire. Di usia 37 tahun, penyerang Polandia itu menolak tawaran dari Juventus dan AC Milan usai kontraknya dengan Barcelona berakhir musim panas 2026.
Ikatan emosional mendalam dengan Blaugrana menjadi penentu. Ia memilih babak baru di MLS, bukan glamor Serie A, karena merasa tak bisa membela klub Eropa lain selain Barcelona.
Status bebas transfer usai kontrak Barcelona habis
Kontrak Lewandowski di Camp Nou berakhir pada musim panas 2026. Statusnya kemudian menjadi free agent sehingga bebas menentukan tujuan berikutnya tanpa beban biaya transfer.
Menurut pantauan Optimaise News, situasi itu membuka pintu bagi klub-klub di luar Spanyol untuk merayu bom Polandia tersebut. Karier di Catalan selesai, namun reputasi golnya masih menarik perhatian pasar global.
Sebagai eks penyerang Bayern Muenchen, ia tiba di titik transisi yang jarang dilalui pemain seumurannya. Kebebasan kontrak justru memberi ruang untuk memprioritaskan nilai personal, bukan sekadar prestise liga.
Ketertarikan langka dari dua raksasa Italia

Juventus dan AC Milan sempat menunjukkan minat serius. Bagi pemain berusia 37 tahun, perhatian dari dua klub bersejarah Serie A terbilang istimewa dan jarang terjadi.
Kedua raksasa Italia itu berharap bisa memanfaatkan pengalaman serta ketajaman golnya di lini depan. Namun, peluang tersebut akhirnya sia-sia karena prioritas emosional Lewandowski sudah terbentuk jauh sebelum tawaran formal beredar.
Bagi publik Italia, kehadiran striker sekelasnya bisa menjadi penyeimbang skuat veteran. Lewandowski sendiri menilai jalur itu tidak selaras dengan batas kesetiaan yang ia tetapkan.
Pengakuan personal soal batas kesetiaan di Eropa

Alasan di balik penolakan itu tersingkap lewat pengakuan personal yang dilansir Tuttomercato. Lewandowski menegaskan batas emosionalnya hanya untuk Barcelona di tanah Eropa.
“Saya tidak ingin bermain untuk tim mana pun di Eropa selain Barca. Saya tidak bisa membayangkannya,” ujarnya.
Pernyataan itu menjelaskan kenapa pantas pilih MLS dan ogah main di Serie A tampak logis baginya. Loyalitas lama kepada klub Catalan menuntun pilihan, bukan perhitungan ranking kompetisi semata.
Ia tidak membingkai penolakan sebagai hinaan terhadap Serie A. Fokusnya lebih pada rasa tidak nyaman membela tim yang berkompetisi di benua yang sama dengan klub yang pernah digelutinya penuh gairah.
Langkah ke Chicago Fire sebagai pilihan luar benua
Chicago Fire resmi menjadi destinasi baru Lewandowski. Klub berjulukan The Fire itu mendapatkan striker berpengalaman tanpa mengeluarkan biaya transfer.
Langkah ke MLS menempatkannya di jalur serupa sejumlah bintang dunia yang memilih Amerika Serikat di fase karier matang. Optimaise News mencatat, keputusan ini mengakhiri spekulasi soal comeback ke Italia.
Bagi The Fire, kedatangan pemain dengan rekam jejak Eropa kelas atas menjadi magnet komersial sekaligus penguat skuat. Bagi Lewandowski, pindah ke luar benua memberi jarak emosional yang ia butuhkan setelah meninggalkan Camp Nou.
Konteks keputusan di tengah usia matang
Di usia 37, fokus Lewandowski tak lagi semata-mata prestise kompetisi papan atas Eropa. Ia menimbang kenyamanan, proyek klub, dan rasa hormat terhadap masa lalunya di Barcelona.
Menolak Serie A bukan berarti ia tak ingin berkompetisi. Melainkan, ia tidak ingin berdiri di seberang emosional dari klub yang sempat dibelanya dengan intensitas tinggi selama beberapa musim.
Pilihan free agent ke MLS memperlihatkan hierarki nilai pribadi: kesetiaan dan kenyamanan mental diletakkan di atas rayuan historis dari Juventus maupun AC Milan. Babak Amerika Serikat menjadi penutup fase Eropa yang ia tentukan sendiri.
FAQ
Kenapa Lewandowski menolak Juventus dan AC Milan?
Ia mengakui kesetiaan emosional kepada Barcelona membuatnya enggan membela klub Eropa mana pun selain Blaugrana.
Ke klub mana Lewandowski pindah setelah Barcelona?
Ia bergabung dengan Chicago Fire di Major League Soccer sebagai free agent.
Berapa usia Lewandowski saat pindah ke MLS?
Usianya 37 tahun ketika kontraknya di Barcelona berakhir musim panas 2026.
Apakah ia masih bersedia bermain di Eropa?
Secara aturan transfer ia bebas, tetapi ia menyatakan tidak bisa membayangkan membela tim Eropa selain Barcelona.







