Talenta muda La Masia Andres Cuenca Cejudo resmi bergabung dengan Como 1907 pada Jumat, 17 Juli 2026. Bek kidal 19 tahun seangkatan Lamine Yamal itu membawa pula catatan pernah berlaga di Indonesia ke klub milik Grup Djarum.
Nilai kepindahan dari Barcelona ditetapkan 500 ribu euro atau setara Rp10,2 miliar, dengan masa ikatan yang disepakati hingga 2030. Pelatih Cesc Fabregas, sesama jebolan akademi Blaugrana, langsung merespons positif kedatangan defender modern itu.
Siapa Andres Cuenca: Bek Kidal 19 Tahun Jebolan Sistem Blaugrana
Andres Cuenca Cejudo adalah bek tengah kidal Spanyol yang membesar di sistem akademi FC Barcelona. Usianya baru 19 tahun saat statusnya diumumkan sebagai rekrutan baru Como 1907.
Ia sempat menembus debut di skuad utama Blaugrana pada ajang Liga Champions. Jejak itu menjadi bukti bahwa jalur pemain muda La Masia ke level senior tetap terbuka bagi profil defender yang nyaman menguasai bola.
Pemberitaan seputar Como Resmikan Transfer Bek Barcelona, Seangkatan Lamine Yamal menguat setelah klub merilis penegasan resmi. Nama Cuenca langsung disandingkan dengan generasi seangkatan bintang muda Spanyol itu.
Deal Ekonomis 500 Ribu Euro dan Kontrak Panjang hingga 2030
Menurut pantauan Optimaise News, nilai transfer ditetapkan 500 ribu euro, setara sekitar Rp10,2 miliar. Angka itu dinilai relatif terjangkau untuk defender yang sudah merasakan panggung kompetisi Eropa bersama Barcelona.
Cuenca meneken perjanjian yang berlaku sampai 2030. Durasi panjang itu memberi ruang bagi staf pelatih untuk membangun ritme bermain di Serie A secara bertahap.
Klub di tepi Danau Como menempatkan profil muda ini sebagai bagian dari pipeline regenerasi, bukan sekadar pelengkap kuota. Timing rekrutmen datang tepat setelah ia menorehkan gelar di level junior internasional.
Respon Cesc Fabregas: Pujian untuk Kualitas Teknis dan Karakter Modern

Cesc Fabregas menyambut kedatangan rekan sesama alumni La Masia dengan penekanan pada kemampuan teknis, energi, dan kekuatan fisik. Kutipan resmi klub yang dikutip media olahraga menampilkan penilaian pelatih secara rinci.
“Andres Cuenca adalah seorang bek muda dengan kemampuan teknis, energi, dan kekuatan yang luar biasa.”
Fabregas juga menyinggung perjalanan akademi hingga debut di Liga Champions. Ia menyebut Cuenca nyaman saat menguasai bola dan percaya diri mengendalikan tempo di lini belakang.
“Ia telah menempuh perjalanan penting melalui sistem akademi muda Blaugrana dan melakukan debutnya di tim utama dalam ajang Liga Champions.”
“Sebagai bek modern, ia nyaman saat menguasai bola dan percaya diri ketika mengendalikan bola.”
“Kami yakin ia dapat berkembang secara signifikan sebagai bagian dari proyek kami, dan kami sangat senang menyambutnya di Como.”
Jejak Indonesia plus Prestasi Juara Euro U-19 Sebelum Pindah
Seminggu sebelum status di Como dikunci, Cuenca membantu Spanyol U-19 meraih gelar juara Euro U-19. Momentum itu memperkuat alasan klub Italia untuk segera mengamankan jasanya.
Selain label seangkatan Lamine Yamal, ia juga tercatat punya pengalaman bermain di Indonesia. Catatan tersebut menambah daya tarik bagi penggemar di tanah air yang memantau pergerakan talenta La Masia.
Optimaise News mencatat, jejak laga di Indonesia menjadi pembeda narasi dibanding rekrutan Eropa lain yang murni berputar di sirkuit domestik Spanyol. Kombinasi gelar junior dan sentuhan pasar Asia membuat profilnya lebih lengkap.
Posisi Cuenca dalam Proyek Pembangunan Como di Liga Italia
Como 1907 di bawah kepemilikan Grup Djarum terus memperlebar jaringan scouting ke akademi elite. Kehadiran Fabregas di bangku pelatih mempermudah adaptasi pemain yang sudah akrab dengan filosofi penguasaan bola ala Blaugrana.
Cuenca diproyeksikan sebagai bek modern yang mampu membangun serangan dari belakang, bukan hanya menghentikan lawan. Proyek jangka panjang klub butuh profil muda yang mau berkembang di luar sorotan raksasa Liga Spanyol.
Dengan kontrak hingga 2030, ruang evaluasi dan rotasi terbuka lebar. Jika konsisten, defender Spanyol ini bisa menjadi salah satu wajah regenerasi skuad Como di musim-musim mendatang Serie A.
FAQ
Siapa Andres Cuenca yang digaet Como 1907?
Ia adalah bek tengah kidal Spanyol berusia 19 tahun, jebolan La Masia Barcelona, seangkatan Lamine Yamal, dan sudah debut di tim utama lewat Liga Champions.
Berapa nilai transfer dan berapa lama kontraknya?
Como mengamankan jasanya dari Barcelona seharga 500 ribu euro atau sekitar Rp10,2 miliar, dengan masa kontrak yang disepakati hingga 2030.
Kapan status rekrutmen diumumkan dan apa sambutan pelatih?
Pengumuman resmi keluar Jumat, 17 Juli 2026. Cesc Fabregas memuji kualitas teknis, energi, dan karakter modern Cuenca serta yakin ia berkembang di proyek klub.
Apa yang menonjol dari rekam jejak Cuenca sebelum pindah?
Selain label seangkatan Yamal, ia baru juara Euro U-19 bersama Spanyol seminggu sebelumnya dan punya pengalaman bermain di Indonesia.







