Malang, Optimaise News – Perputaran ekonomi dari rangkaian event olahraga di Kota Malang dihitung sekitar Rp10 miliar bersama PHRI dan pelaku UMKM. Proyeksi terpisah untuk ajang sepeda sekitar 500 peserta diperkirakan Rp500 juta hingga Rp1 miliar, belum termasuk kegiatan lain yang berjalan berkelanjutan.
Inti artikel
- Perputaran ekonomi dari rangkaian event olahraga di Kota Malang dihitung sekitar Rp10 miliar bersama PHRI dan pelaku UMKM
- Arif menegaskan geliat olahraga di Malang kian terasa lewat banyak event sepanjang tahun
- Venue tidak hanya GOR Ken Arok
Kepala Disporapar Kota Malang Arif Tri Satyawan menempatkan kota ini sebagai salah satu barometer sport tourism nasional saat beraudiensi di GOR Ken Arok, Sabtu (8/8). Optimaise News merangkum, deretan cabang futsal, basket, padel, hingga sepeda mendatangkan atlet lintas daerah dan memutar hotel, kuliner, serta transportasi lokal.
Arif Tri Satyawan: Venue Meluas dari GOR Ken Arok ke Jalur Kota
Arif menegaskan geliat olahraga di Malang kian terasa lewat banyak event sepanjang tahun. Venue tidak hanya GOR Ken Arok. Jalur kota dan kawasan seperti Jalan Tidar ikut dipakai untuk kompetisi yang lebih terbuka bagi penonton dan peserta rekreasi.
Menurutnya, event ada di taraf lokal, regional atau provinsi, sampai nasional. Atlet dan rombongan tiba dari luar daerah, sehingga hunian, konsumsi, dan jasa penunjang di sekitar venue ikut terisi.
Ia juga menyebut kompetisi swasta semakin sering muncul. Hal itu sejalan dengan konsep seribu event yang diusung pemerintah daerah untuk menjaga kalender kegiatan tetap padat.
Rantai Manfaat: Hotel, UMKM, Kuliner, dan Transportasi Ikut Berputar

Ketika olahraga bergerak, hotel, UMKM, kuliner, kafe, transportasi, dan usaha warga ikut mendapat manfaat. PHRI disebut memberi diskon terkait dukungan sektor perhotelan terhadap event olahraga.
Perhitungan bersama PHRI dan pelaku UMKM menyebut angka sekitar Rp10 miliar dari kegiatan yang sudah diukur. Arif menekankan angka itu belum memasukkan event lain yang berkelanjutan di luar periode pengukuran.
Bagi pelaku usaha kecil, kedatangan peserta lintas kota membuka peluang paket makan, laundry, dan jasa antar-jemput. Bagi hotel, okupansi naik pada hari pertandingan dan hari kedatangan rombongan.
| Indikator | Perkiraan / detail | Catatan sumber |
|---|---|---|
| Perputaran ekonomi diukur PHRI-UMKM | sekitar Rp10 miliar | kegiatan yang diukur, bukan seluruh kalender |
| Event sepeda (proyeksi) | Rp500 juta, Rp1 miliar | sekitar 500 peserta |
| Event padel Jalan Tidar | ±400 atlet nasional | tiga hari, Jumat, Minggu |
| Axis Nation Cup 2026 | 43 SMA/SMK Malang Raya | GOR Ken Arok, 7, 9 Agustus 2026 |
Pipeline Nasional: DBL September, Padel Tiga Hari, Sepeda 500 Peserta
Dalam waktu dekat Malang menjadi tuan rumah sejumlah kompetisi berskala nasional. Salah satunya DBL yang direncanakan di GOR Ken Arok pada pertengahan September.
Event padel tiga hari di kawasan Jalan Tidar diperkirakan diikuti sekitar 400 atlet nasional. Agenda itu memadukan tarikan penonton kota dengan kedatangan peserta dari luar.
Event sepeda segera digelar dengan sekitar 500 peserta. Arif memproyeksikan perputaran uang Rp500 juta hingga Rp1 miliar dari ajang tersebut saja.
Di spektrum pembibitan, Axis Nation Cup 2026 untuk futsal pelajar SMA/SMK digelar di GOR Ken Arok 7, 9 Agustus 2026. Sebanyak 43 sekolah dari Malang Raya ikut; Wakil Wali Kota Malang Ali Mutohirin menilai turnamen membantu seleksi bibit menjelang Porprov Jatim, dengan asosiasi futsal menyeleksi pemain terbaik setelah kompetisi.
Dukungan Pemkot: Izin Swasta dan Kolaborasi ke Menuju Porprov
Pemkot Malang mendukung event swasta lewat perizinan, koordinasi, serta penekanan keamanan dan kenyamanan atlet, menurut Arif. Kolaborasi pihak ketiga dan sponsor dinilai penting agar beban penyelenggaraan tidak bertumpu pada satu pihak.
Ali Mutohirin menekankan event yang dipercayakan ke Malang menunjang program Malang Tahes. Rangkaian ajang pelajar hingga nasional menjadi jalur pembinaan sekaligus promosi kota.
Dalam rangkuman Optimaise News, dukungan izin swasta menopang pipeline nasional: tanpa jalur perizinan dan koordinasi keamanan, kalender DBL, padel, dan sepeda sulit beruntun di venue yang sama.
Daya Tarik Malang: Udara Sejuk, Hotel, dan Keramahan bagi Peserta Luar Daerah
Nilai tambah geografis yang disebut Arif mencakup udara relatif sejuk, fasilitas hotel, keragaman kuliner, dan keramahan masyarakat. Kombinasi itu menarik peserta yang datang untuk bertanding sekaligus rekreasi singkat.
Bagi pembaca hotelier dan UMKM, angka Rp10 miliar adalah hasil pengukuran bersama, sementara Rp500 juta, Rp1 miliar adalah proyeksi event sepeda tunggal. Membandingkan keduanya membantu merancang stok kamar, paket kuliner, dan shift tenaga kerja per ajang.
Kota Malang kian kokoh jadi barometer sport tourism, event olahraga dongkrak ekonomi daerah lewat rantai hotel, UMKM yang terukur, bukan hanya label destinasi.







