Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bahas RUU

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia gelar konferensi bahas RUU Ketenagakerjaan dengan fokus adaptasi regulasi dan produktivitas di era teknologi.

Author Image

Adel

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bahas RUU

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menggelar konferensi nasional di Universitas Andalas pada 6 Agustus untuk membahas draf RUU Ketenagakerjaan. Menteri Yassierli menegaskan regulasi harus adaptif terhadap model pekerjaan baru yang muncul dari kemajuan teknologi, termasuk sektor informal dan kerja fleksibel.

Inti artikel

  • Menaker Yassierli menyoroti bagaimana kemajuan teknologi melahirkan model kerja baru yang rumit untuk diatur
  • Produktivitas tenaga kerja Indonesia masih jauh di bawah rata-rata global
  • Penekanan utama adalah komitmen no one left behind

Konferensi dua hari ini menekankan transformasi tanpa meninggalkan siapa pun melalui frasa no one left behind, sekaligus mempersiapkan pekerja agar cepat beradaptasi dengan dampak AI di era masa depan yang akan meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional.

Teknologi dan Pekerjaan Baru yang Membutuhkan Regulasi Cerdas

Menaker Yassierli menyoroti bagaimana kemajuan teknologi melahirkan model kerja baru yang rumit untuk diatur. Sektor informal dan pola kerja fleksibel kini mendominasi, sehingga pemerintah perlu merancang aturan yang fleksibel agar tidak menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Produktivitas tenaga kerja Indonesia masih jauh di bawah rata-rata global. Untuk mengatasinya, diperlukan program pelatihan vokasi dan pemagangan nasional yang menyasar lulusan SMA dan SMP agar mereka siap menghadapi tuntutan pasar kerja yang semakin kompetitif.

Transformasi Tanpa Meninggalkan Satu Pekerja Pun

Penekanan utama adalah komitmen no one left behind. Setiap pekerja harus mendapatkan kesempatan untuk naik level, terutama di tengah gelombang otomatisasi yang mulai menggantikan beberapa posisi tradisional.

Pemerintah mendorong penyesuaian cepat ketika pekerjaan terdampak AI. Strategi ini selaras dengan Sustainable Development Goals, di mana Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia memperkuat link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja melalui berbagai program pendampingan.

Peran Hukum Ketenagakerjaan yang Evolusi dari Privat ke Publik

Direktur Jenderal Pengawasan Kemnaker Ir Ismail Pakaya M E menjadi narasumber kunci dalam sesi penegakan hukum di era teknologi. Ia menekankan pentingnya regulasi yang lebih spesifik dan adaptif agar bisa menjawab perkembangan baru.

Ketua P3HKI Dr Agusmidah S H M Hum menambahkan bahwa hukum ketenagakerjaan saat ini mengalami pergeseran dari ranah privat menjadi publik. Hal ini mencerminkan semakin besarnya peran negara dalam melindungi kepentingan pekerja melalui perlindungan yang lebih komprehensif.

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan BPJS untuk Masa Depan Kerja

Universitas Andalas ikut serta aktif dengan mendorong Fakultas Hukum menyelenggarakan FGD untuk memberikan masukan akademik terhadap draf RUU. Rektor UNAND Prof Dr Efa Yonnedi Ph D menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi.

Kemnaker juga menandatangani nota kesepahaman dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperkuat sistem jaminan sosial di tengah transformasi ketenagakerjaan. Kerja sama ini akan mendukung program pemagangan nasional yang sedang dikembangkan secara luas.

FAQ
Apa tujuan utama konferensi ini?
Tujuannya adalah membahas draf RUU Ketenagakerjaan agar regulasi lebih adaptif terhadap teknologi dan meningkatkan produktivitas nasional.
Siapa narasumber kunci di acara tersebut?
Menaker Yassierli, Direktur Jenderal Pengawasan Kemnaker Ismail Pakaya, serta Ketua P3HKI Agusmidah menjadi narasumber utama.
Di mana dan kapan acara berlangsung?
Pembukaan pada 6 Agustus di Convention Hall UNAND, dilanjutkan di Gedung Pancasila Sekolah Pascasarjana.
Apa yang diharapkan dari program pemagangan nasional?
Program ini akan meningkatkan keterampilan lulusan SMA dan SMP serta menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan industri.
Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.