Feri RIDA Kariba Zimbabwe Terbalik: 44 Tewas Usai Abaikan Imbauan

Kapal feri milik RIDA terbalik di Danau Kariba, Zimbabwe, pada Selasa 11 Agustus akibat cuaca buruk. 44 penumpang tewas, 77 diselamatkan. Kesaksian penumpang.

Author Image

Bagus

Feri RIDA Kariba Zimbabwe Terbalik: 44 Tewas Usai Abaikan Imbauan

– Penumpang memohon agar feri berbalik saat ombak mengamuk di Danau Kariba, Zimbabwe, namun pengemudi menolak. Air merembes masuk, kapal milik Badan Pengembangan Infrastruktur Pedesaan (RIDA) terbalik total pada Selasa 11 Agustus 2026, dan tragedi itu menewaskan puluhan jiwa.

Inti artikel

  • Penumpang memohon agar feri berbalik saat ombak mengamuk di Danau Kariba, Zimbabwe, namun pengemudi menolak
  • Cuaca memburuk cepat di perairan Kariba
  • Ombak menguat, penumpang melihat air mulai masuk ke lambung, dan feri terus melaju meski kondisi semakin ganas

Dalam rangkuman Optimaise News, Kepolisian Zimbabwe (ZRP) memperbarui angka resmi menjadi 44 korban tewas pada Rabu 12 Agustus. Cuaca buruk memicu salah satu musibah feri terburuk di danau buatan terbesar dunia itu.

Kronologi cuaca buruk hingga kapal RIDA terbalik sepenuhnya

Cuaca memburuk cepat di perairan Kariba. Ombak menguat, penumpang melihat air mulai masuk ke lambung, dan feri terus melaju meski kondisi semakin ganas.

Saksi mata menggambarkan jenazah mengapung saat tim penyelamat mencoba menjangkau kapal yang sudah terbalik sempurna. Penyelamatan dilanjutkan lewat pulau kecil Long Island sebelum korban selamat dibawa ke daratan dengan armada Unit Perlindungan Sipil (CPU).

Angka resmi ZRP dan CPU: dari evakuasi awal ke 44 korban jiwa

Angka resmi ZRP dan CPU: dari evakuasi awal ke 44 korban jiwa
Ilustrasi angka resmi ZRP dan CPU: dari evakuasi awal ke 44 korban jiwa.

CPU melaporkan 77 orang berhasil diselamatkan. Sebanyak 15 jenazah juga dievakuasi dari badan kapal yang terbalik.

ZRP mengumumkan lewat platform X pada Rabu siang bahwa korban tewas dalam kecelakaan kapal RIDA di Kariba kini mencapai 44 orang. Optimaise News mencatat update itu menjadi angka yang dipegang publik setelah semalaman operasi berlanjut.

Peran vital feri di danau buatan terbesar dunia bagi desa nelayan

Danau Kariba membentang di perbatasan Zimbabwe-Zambia, lebih dari 300 kilometer timur laut Harare. Panjangnya sekitar 200 km dengan lebar hingga 40 km di beberapa titik, menjadikannya danau buatan manusia terbesar berdasarkan volume.

Feri RIDA melayani rute dari kota Kariba di utara ke pulau-pulau dan desa nelayan sekitar. Bagi penduduk desa dan pedagang, kapal itu penghubung utama menuju pusat ekonomi Kariba, sehingga gangguan rute langsung memukul mobilitas harian.

Kesaksian penumpang wanita: permintaan balik arah diabaikan

Seorang penumpang wanita yang selamat menceritakan peringatan berulang yang diabaikan. Ia dan penumpang lain meminta pengemudi memutar balik karena perairan berombak, tetapi permintaan ditolak.

Air terus masuk dan ombak mengguncang hebat. “Kami terus melanjutkan perjalanan meski ada air di dalam kapal, sementara ombak semakin kuat dan mengguncang kapal. Kami memohon kepadanya untuk menghubungi kapten, namun ia mengatakan bahwa kami tidak berhak mendikte apa yang harus dilakukannya,” kata penumpang wanita yang enggan disebutkan namanya.

Bandingkan data awal 15 jenazah dengan pembaruan korban

Laporan awal menyebut setidaknya 15 orang tewas dan sekitar 27 hilang, dengan polisi sempat menyebutkan lima awak di dalamnya. CPU menambahkan data tiket mencatat 114 penumpang dewasa plus lima awak, meski kapal berkapasitas 90 orang, dan menyerukan status darurat nasional; anak-anak mungkin tidak tercakup manifes resmi.

Pembaruan ZRP ke 44 tewas menunjukkan lonjakan signifikan dari 15 jenazah yang dievakuasi awal. Selisih itu, plus indikasi muatan di atas kapasitas 90, menandakan skala kelalaian operasional yang lebih lebar dari sekadar cuaca buruk semata. Insiden ini termasuk bencana kapal penumpang terburuk yang tercatat di Danau Kariba.

Bagus
Redaktur Berita & Game

Bagus adalah redaktur berita Optimaise News. Meliput isu nasional, kriminal, dan game. Menyusun hard news dan berita umum dengan prioritas kejelasan siapa-apa-kapan-di mana, cocok untuk halaman beranda dan pembaca yang butuh ringkasan cepat.