Malang, Optimaise News – Dishub Kabupaten Malang mengusulkan anggaran Rp2 miliar melalui APBD Perubahan Tahun 2026 untuk memperbaiki dua terminal utama. Tujuannya agar wilayah ini siap melayani rute Trans Jatim Koridor 2 yang rencananya akan dioperasikan pada Oktober 2026. Proposal ini menandakan komitmen pemerintah daerah dalam membangun transportasi umum yang lebih terintegrasi dan mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari.
Inti artikel
- Dishub Kabupaten Malang mengusulkan anggaran Rp2 miliar melalui APBD Perubahan Tahun 2026 untuk memperbaiki dua terminal utama
- Tujuannya agar wilayah ini siap melayani rute Trans Jatim Koridor 2 yang rencananya akan dioperasikan pada Oktober 2026
- Usulan tersebut mencakup perbaikan Terminal Talangagung di Kecamatan Kepanjen serta Terminal Gondanglegi
Usulan tersebut mencakup perbaikan Terminal Talangagung di Kecamatan Kepanjen serta Terminal Gondanglegi. Kedua tempat ini akan berfungsi sebagai titik pertemuan utama untuk menghubungkan Kota Malang dengan Kabupaten Malang. Dengan dukungan tambahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dana kekurangan yang belum tercover akan terakomodasi lebih cepat.
Terminal Gondanglegi butuh prioritas lebih tinggi
Terminal Gondanglegi memang memerlukan renovasi yang lebih mendalam karena sudah lama tidak aktif. Sementara Terminal Talangagung masih bisa dioptimalkan lebih cepat. Meski begitu, keduanya sama-sama akan disulangi agar penumpang merasa nyaman dan aman.
Fasilitas utama yang akan diperbaiki meliputi ruang tunggu, toilet, ruang laktasi, area keberangkatan, serta perkerasan jalan yang baik. Perubahan ini dilakukan agar rute koridor baru bisa memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat pemuda dan pelaku usaha kecil.
Pelaksanaan lewat dinas teknis Cipta Karya
Pekerjaan fisik renovasi nantinya akan ditangani oleh perangkat daerah teknis yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, yakni Cipta Karya. Bukan Dishub Kabupaten Malang secara langsung. Langkah ini agar pelaksanaan lebih profesional dan sesuai standar teknis yang tinggi.
Rute Trans Jatim Koridor 2 sendiri masih dalam proses finalisasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kelak rute ini akan menghubungkan beberapa wilayah strategis, termasuk di antara Kota Malang dan Kabupaten Malang. Target operasi dengan 15 armada, terdiri dari 14 bus aktif dan 1 bus cadangan, sudah direncanakan agar layanan lancar sejak awal tahun 2026.
Dampak bagi UMKM dan perekonomian lokal
Perbaikan terminal ini akan membawa angin segar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan akses transportasi yang lebih baik, barang dan penumpang bisa bergerak lebih cepat dan murah. Banyak UMKM di sekitar area terminal yang selama ini terbatas oleh akses yang buruk, kini bisa menjangkau pasar lebih luas.
Optimaise News mencatat bahwa proyek ini juga menjadi bagian dari strategi Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat jaringan transportasi umum. Program PAK 2026 yang sedang berjalan di tengah tahun membuat proposal ini sangat relevan dan tepat waktu. Jika lulus, renovasi akan dimulai dalam waktu dekat agar terminal siap beroperasi sebelum koridor baru berjalan.






