Jakarta, Optimaise News – Pemotor Dikin yang mengendarai Honda PCX B 5735 FXM terlindas bus Transjakarta di Jalan Jenderal Sudirman depan Kampus Atma Jaya, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi Sabtu 25 Juli 2026 sekitar pukul 15.15 WIB saat keduanya melaju searah utara ke selatan.
Inti artikel
- Peristiwa itu terjadi Sabtu 25 Juli 2026 sekitar pukul 15.15 WIB saat keduanya melaju searah utara ke selatan
- Titik kritis berada di tikungan dengan ruang sempit
- Diduga salip dari kiri membuat motor tersenggol lalu terlindas bus B-7603-TGD
Titik kritis berada di tikungan dengan ruang sempit. Diduga salip dari kiri membuat motor tersenggol lalu terlindas bus B-7603-TGD. Identitas korban dan bus langsung terungkap lengkap bersama kondisi luka yang membutuhkan penanganan segera.
Apa yang Terjadi di Depan Kampus Atma Jaya
Motor dan bus melaju di lajur yang sama di kawasan padat. Area tikungan membatasi ruang gerak. Pemotor mencoba menyalip dari sisi kiri sehingga jarak menjadi sangat terbatas.
Kontak fisik terjadi singkat. Motor oleng dan terjepit di bawah bodi bus. Saksi di sekitar Kampus Atma Jaya langsung menghentikan lalu lintas dan menolong pengendara yang tergeletak.
Kronologi ini memicu perhatian karena lokasi strategis di Sudirman. Arus kendaraan padat sore hari menambah risiko. Hingga kini diduga salip dari kiri masih menjadi petunjuk awal yang belum final.
Identitas Korban, Bus, dan Sopir

Korban bernama Dikin. Ia menunggang Honda PCX dengan nomor polisi B 5735 FXM. Arah laju motor sama dengan bus, dari utara menuju selatan.
Bus Transjakarta berplat B-7603-TGD dikemudikan Siswanto. Kedua kendaraan teridentifikasi lengkap di lokasi. Data ini digabung dari sejumlah sumber resmi sehingga pembaca mendapat gambaran utuh tanpa potongan informasi.
Identitas lengkap memudahkan penelusuran saksi dan barang bukti. Sopir bus residual di tempat kejadian dan memberikan keterangan awal. Korban sendiri masih sadar saat dievakuasi.
Luka Medis serta Kerusakan Kedua Kendaraan
Dikin mengalami luka terbuka di kaki kanan. Tim medis mengevakuasi ke RSAL Mintohardjo untuk perawatan dan visum. Pemeriksaan formal itu menjadi bagian penanganan hukum korban.
Kerusakan motor cukup jelas. Sayap kanan depan PCX lecet parah dan terlepas. Bus hanya mengalami lecet pada bodi sisi kiri. Detail ini jarang disatukan dalam satu narasi padahal menunjukkan titik kontak langsung.
Perbedaan tingkat kerusakan memperkuat dugaan posisi motor saat menyalip. Visum di RSAL Mintohardjo akan memperkuat bukti medis. Optimaise News mencatat kondisi korban stabil setelah tiba di rumah sakit.
Olah TKP dan Status Penyelidikan Polisi
Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya turun ke lokasi. AKBP Ojo Ruslani memimpin olah TKP. Petugas mengamankan barang bukti dan memeriksa saksi di sekitar tikungan.
Penanganan perkara masih berlangsung. Penyebab pasti belum diputuskan meski ada petunjuk diduga salip dari kiri. Polisi menegaskan semua kemungkinan masih terbuka hingga pemeriksaan selesai.
Barang bukti motor dan bus diamankan untuk analisis lebih lanjut. Saksi diminta memberikan keterangan tertulis. Status ini penting agar pembaca tidak menganggap dugaan salip sudah final.







