Brian Madjo, penyerang remaja berusia 18 tahun Aston Villa, menghiasi laga final Piala Super Eropa 2026 yang berlangsung di Salzburg, Austria. Striker 193 cm ini baru saja menjalani debut kompetitif tim utama saat menggantikan Ollie Watkins melawan Paris Saint-Germain.
Inti artikel
- Striker 193 cm ini baru saja menjalani debut kompetitif tim utama saat menggantikan Ollie Watkins melawan Paris Saint-Germain
- Di menit akhir babak pertama, ia menyamakan skor dengan gol tendangan voli first time dari umpan John McGinn, meski akhirnya Villa kalah 1-2
- Aston Villa datang ke pertandingan ini dengan skuad yang belum lengkap karena beberapa pemain utama menjalani istirahat setelah Piala Dunia
Di menit akhir babak pertama, ia menyamakan skor dengan gol tendangan voli first time dari umpan John McGinn, meski akhirnya Villa kalah 1-2.
Debut Madjo Jadi Titik Balik Aston Villa di Salzburg
Aston Villa datang ke pertandingan ini dengan skuad yang belum lengkap karena beberapa pemain utama menjalani istirahat setelah Piala Dunia. Madjo langsung diturunkan sebagai starter sejak menit pertama.
Penyerang yang dipinjam dari Metz pada Januari 2026 ini tampil menguasai bola dan membingungkan dua bek PSG William Pacho serta Marquinhos di zona tengah.
Momen Voli Magic Brian Madjo yang Rematkan Kemenangan Kvaratskhelia
Madjo punya tiga peluang gol sebelum menyelesaikan umpan gelandang asal Villa itu menjadi 1-1. Gol itu sekaligus menegaskan perannya sebagai pemain kunci di lini depan.
Sebelum laga ini, ia sudah mencetak gol saat tur pramusim melawan Indonesia All-Stars di Gelora Bung Karno.
Rekor Terbaru: Brian Madjo Paling Muda Starter dan Gol di Super Cup
Usia 17 tahun 212 hari membuatnya jadi pencetak gol termuda dalam sejarah UEFA Super Cup, mengalahkan rekor Patrick Kluivert yang berusia 19 tahun 220 hari pada 1996. Madjo juga jadi pemain termuda yang tampil sebagai starter di laga final ajang Eropa ini.
Sofascore mencatat 6 peluang yang diprodusinya dalam 72 menit bermain, salah satunya jadi gol.
Emery Sentil Peran Pemuda Villa di Tengah Kekalahan
Unai Emery memberikan pujian atas konsistensi Madjo di pramusim serta pengalaman berlatih di laga besar. Kata Emery, momen seperti ini penting untuk perkembangan para pemuda.
Giorgio Agbonlahor, legenda Aston Villa, yakin penampilan Brian Madjo akan terus membentuk karier di inggris.
Prospek Brian Madjo Jadi Wonderkid Inggris dari GBK ke Eropa
Profil Madjo yang berdarah Kamerun ini membuktikan potensinya sejak bermain di Metz hingga sekarang. Baginya, laga ini jadi tantangan baru meski timnya kalah.
Optimaise News merangkum fakta-fakta kunci ini dari berbagai laporan.







