Brahim Diaz membalas kepercayaan Jose Mourinho dengan gol penentu di menit 45+1. Real Madrid menang 1-0 atas Deportivo La Coruña dalam laga persahabatan Piala Teresa Herrera di Estadio Abanca Riazor, Rabu, 12 Agustus 2026, yang dilaporkan keesokan harinya.
Inti artikel
- Brahim Diaz membalas kepercayaan Jose Mourinho dengan gol penentu di menit 45+1
- Gol itu datang dari umpan panjang tangan Andriy Lunin
- Teresa Herrera digelar sejak 1946
Gol itu datang dari umpan panjang tangan Andriy Lunin. Dalam rangkuman Optimaise News, kemenangan tersebut sekalian mengembalikan trofi musim panas bersejarah ke genggaman Los Blancos setelah 13 tahun, diikuti momen Vinicius Junior yang tampak menertawakan bentuk trofi di hadapan staf teknis.
Sejarah panjang trofi Teresa Herrera yang diperingati Menara Hercules
Teresa Herrera digelar sejak 1946. Turnamen pramusim Spanyol itu awalnya digelar untuk mengumpulkan donasi bagi kaum miskin, bukan semata pencitraan klub besar.
Desain trofinya terinspirasi Torre de Hércules, landmark La Coruña. Bentuknya besar dan khas, sehingga mudah jadi bahan canda di lapangan usai laga.
Bagi pembaca Indonesia yang mengikuti pramusim Eropa, konteks donasi dan landmark setempat menjelaskan kenapa trofi ini tetap dibahas meski skor hanya 1-0.
Gol Brahim Diaz di akhir babak I buat Real Madrid mengunci kemenangan
Diaz masuk starting XI bersama Vinicius Junior dan Endrick. Ia menerima bola jarak jauh dari Lunin di area tengah, membawa bola melewati kawalan bek tuan rumah, lalu menjejakkan bola ke gawang sebelum merayakan dengan gaya khasnya.
Gol dinilai kelas dunia. Mourinho menarik Diaz di awal babak kedua dan memasukkan Mario Rivas, seiring rotasi skuad menjelang musim.
Upaya tuan rumah di babak kedua digagalkan Lunin, termasuk penyelamatan atas Miguel Loureiro dan sundulan Dani Barcia di menit-menit penutup. Gol Espi di menit 57 dianulir offside.
Vinicius Junior latih mentalitas di bawah Jose Mourinho di Abanca Riazor
Vinicius tampil starter. Setelah laga usai, ia terlihat berbincang dengan staf teknis Real Madrid di lapangan sambil menertawakan trofi yang berbentuk aneh karena meniru menara setempat.
Interaksi itu memperlihatkan sisi ringan skuad baru Mourinho. Laga ini bagian dari persiapan era pelatih Portugal di musim La Liga 2026-2027, setelah modal positif sebelumnya termasuk kemenangan atas Ferencvaros.
Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, momen ejekan trofi justru memperkuat narasi bahwa Los Blancos lagi membangun mentalitas kolektif, bukan hanya fokus skor persahabatan.
Statistik positif Real Madrid usai Brahim Diaz dan Edu Camavinga menang
Penguasaan bola 56 persen lawan 44 persen. Tembakan 13 berbanding 10, dengan empat on target untuk Madrid.
Eduardo Camavinga dinobatkan pemain terbaik dengan rating 7,69. Lunin mendapat skor 7,39 berkat satu assist dan penampilan di gawang. Diaz, Dean Huijsen, Bernardo Silva, dan Alvaro Carreras juga di kisaran rating tinggi.
Kartu kuning merambah Rudiger, Camavinga, dan Dumfries. Di akhir babak, Vinicius diganti Jorge Cestero, sementara Bernardo Silva diganti untuk memberi menit bermain kepada Alexis Ciria dan Lamini Fati.
Analisis taktis Jose Mourinho saat uji Real Madrid lawan tuan rumah lokal
Formasi 4-2-3-1 jadi pilihan Madrid. Lineup menempatkan Lunin di bawah mistar, Dumfries-Rudiger-Huijsen-Carreras di belakang, Bernardo Silva-Camavinga di gelandang, dengan Diaz-Guler-Vinicius di belakang Endrick.
Deportivo berposisi 4-4-2 dengan Leo Roman, Ximo Navarro, Noubi, Ede, Angelino, dan Aubameyang di ujung. Pelatih Antonio Hidalgo memakai laga terakhir pramusim sebelum Elche, 18 Agustus, sementara Madrid masih punya laga uji coba sebelum buka musim lawan Espanyol.
Prediksi pra-laga sempat menyuguhkan skor 3-1, namun 1-0 lebih realistis sebagai tes beban kerja. Dampak jangka panjang bagi Mourinho jelas: dia memutar pemain baru, memberi kepercayaan Diaz, dan menjaga clean sheet di kandang lawan yang baru naik ke La Liga.
Timeline singkat: sejak 1946 turnamen digelar untuk donasi, Real absen dari trofi selama 13 tahun, lalu 12 Agustus 2026 gol Diaz di injury time babak pertama menutup laga. Pembaca pramusim kini melihat fondasi rotasi dan soliditas bek plus kiper yang diuji menjelang kompetisi resmi.







