Bandung, Optimaise News – Pegawai negeri di lingkungan kantor Gedung Sate, Bandung, turun langsung membersihkan dan mengecat kanstin trotoar kawasan pusat pemerintahan Jawa Barat. Kegiatan gotong royong itu digelar Rabu (12/8/2026) untuk menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Inti artikel
- Kegiatan gotong royong itu digelar Rabu (12/8/2026) untuk menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81
- Ia menekankan bahwa poles wajah kawasan tersebut menjadi bentuk nyata menjaga fasilitas publik tetap bersih, rapi, indah, dan nyaman
- Para ASN tidak hanya sekadar ikut aksi seremonial
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memimpin aksi yang melibatkan seluruh jajaran aparat sipil serta mengajak warga merapikan ruang kerja dan lingkungan rumah masing-masing. Ia menekankan bahwa poles wajah kawasan tersebut menjadi bentuk nyata menjaga fasilitas publik tetap bersih, rapi, indah, dan nyaman.
Gotong Royong ASN Menata Kawasan Pusat Pemerintahan
Para ASN tidak hanya sekadar ikut aksi seremonial. Mereka memegang sapu, kuas cat, dan membersihkan area sekitar Gedung Sate agar tampilan kawasan terlihat lebih teratur menjelang peringatan kemerdekaan. Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat umum yang ingin bergabung merapikan lingkungan sekitar tempat tinggal.
Herman Suryatman menjelaskan bahwa aksi fisik di pusat pemerintahan Bandung dimaksudkan mereaktualisasi nilai perjuangan kemerdekaan lewat kebersihan fasilitas yang dipakai warga sehari-hari. Menurutnya, makna merdeka tidak lagi terbatas pada spirit merebut dan mempertahankan wilayah, melainkan diisi lewat kerja nyata di setiap profesi.
Ia mengajak seluruh warga: “Mari kita maknai kemerdekaan dengan rapi-rapi lingkungan. Di rumah, di kantor, semua agar terlihat bersih, rapi, indah, nyaman.” Seruan itu disampaikan di Bandung sebagai pengingat bahwa kebersihan ruang publik adalah tanggung jawab bersama.
PENAMPAKAN Wajah Baru Gedung Sate Dikebut Jelang Peringatan

Selain aksi ASN, penataan kawasan Gedung Sate-Gasibu sedang dikebut. Halaman depan diintegrasikan dengan Lapangan Gasibu agar satu kesatuan ruang terbuka yang rapi. Target penyelesaian ditetapkan 10 Agustus 2026 agar siap digunakan menjelang 17 Agustus.
Material batu di halaman utama diganti paving block agar lebih nyaman untuk pejalan kaki dan kegiatan upacara. Empat pohon palem di sisi kiri dan kanan halaman tetap dipertahankan sebagai elemen hijau yang sudah menjadi ciri kawasan bersejarah tersebut. Kombinasi material baru dan pohon lama menciptakan penampakan yang segar tanpa menghilangkan identitas.
Gerakan rapi-rapi lingkungan ini juga digagas agar Pemprov Jabar menumbuhkan budaya layanan publik yang tanggap, bersih, serta langsung terasa manfaatnya bagi warga. Herman menegaskan bahwa spirit merdeka kini diisi lewat profesionalisme di setiap pekerjaan, bukan lagi hanya semangat merebut wilayah.
Aktualisasi Merdeka lewat Kerja Nyata ASN dan Warga

Herman Suryatman menyimpulkan bahwa dulu merdeka dimaknai merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Sekarang merdeka diaktualisasikan dengan mengisi kemerdekaan lewat kontribusi sederhana seperti menjaga kerapian lingkungan. Aksi di Gedung Sate menjadi contoh konkret bagaimana birokrasi ikut turun tangan.
Optimaise News mencatat bahwa undangan kepada masyarakat umum memperkuat kesan bahwa kebersihan bukan tugas satuan petugas kebersihan saja. Setiap warga di rumah dan di kantor diharapkan melakukan hal serupa agar Bandung dan seluruh Jawa Barat tampak lebih tertib pada hari kemerdekaan.
Dengan pengintegrasian halaman Gedung Sate dan Gasibu, ruang terbuka hijau di pusat pemerintahan diharapkan lebih nyaman untuk kegiatan warga. Paving block memudahkan akses, sementara pohon palem yang dipertahankan menjaga bayangan alami di sisi bangunan bersejarah.






