Jakarta, Optimaise News – Ittihad FC menguasai laga play-off AFC Champions League Elite wilayah barat sejak menit awal dan menundukkan Al-Jazira 4-1 di Stadion Mohammed Bin Zayed, Abu Dhabi, Selasa (11/8/2026) waktu setempat. Hasil al-jazira vs ittihad fc itu sekaligus menutup tiket fase liga ACL Elite bagi raksasa Arab Saudi bersama Pakhtakor yang menang di Tashkent.
Inti artikel
- Jazira ittihad skor langsung berubah di menit 12 saat Bergwijn mencetak gol dari umpan Moussa Diaby
- Gol kedua Bergwijn di menit 38 kembali digarap lewat umpan Diaby, sehingga skor babak pertama 0-2
- Aouar menambah keunggulan di menit 54 berkat umpan Jan-Carlo Simić, lalu Al-Sahafi menutup pesta di menit 69 lewat umpan En-Nesyri
Menurut keterangan yang dihimpun Optimaise News dari laporan pertandingan, brace Steven Bergwijn plus gol Houssem Aouar dan Marwan Al Sahafi membuat tuan rumah UAE hanya mencatat gol hiburan lewat Simon Banza di pengujung laga.
Aksi Bergwijn buka keunggulan di Abu Dhabi
Formasi 4-2-3-1 Ittihad menempatkan Bergwijn dan Youssef En-Nesyri di lini serang, sementara Al-Jazira bertahan dengan 4-4-2 dengan Banza di depan. Jazira ittihad skor langsung berubah di menit 12 saat Bergwijn mencetak gol dari umpan Moussa Diaby.
Gol kedua Bergwijn di menit 38 kembali digarap lewat umpan Diaby, sehingga skor babak pertama 0-2. Aouar menambah keunggulan di menit 54 berkat umpan Jan-Carlo Simić, lalu Al-Sahafi menutup pesta di menit 69 lewat umpan En-Nesyri. Banza baru menjawab di menit 80 lewat assist Richard Akonnor, terlalu terlambat untuk membalikkan situasi.
Ittihad mengendalikan tempo meski penguasaan bola hampir seimbang. Sisi tuan rumah mengumpulkan lebih banyak korner, tetapi barisan belakang Jeddah menutup ruang hingga Al-Jazira vs Al Ittihad – skor langsung, susunan pemain di lapangan terlihat berpihak ke tamu sejak awal.
Tiket fase liga ACL Elite untuk raksasa Saudi

Kemenangan telak di kandang lawan memastikan Ittihad FC resmi melaju ke fase liga ACL Elite musim 2026/27. Kompetisi ini menjadi panggung klub tertinggi AFC, sehingga slot barat yang diperebutkan lewat format gugur hidup-mati sangat berharga.
Dalam rangkuman Optimaise News, undian fase liga dijadwalkan 18 Agustus 2026 di Kuala Lumpur. Ittihad masuk pot barat bersama pemenang laga lain tanpa harus melewati putaran ulang. Bagi penggemar Asia Barat, lolosnya klub Jeddah menghidupkan lagi magnet nama besar di fase liga.
Pakhtakor ikut kunci slot barat di Tashkent
Pada laga barat lain yang digelar bersamaan, Pakhtakor menundukkan Al Hussein 3-0 di Stadion Pakhtakor, Tashkent. Dua hasil itu berarti Ittihad dan Pakhtakor sama-sama mengamankan tiket fase liga ACL Elite dari wilayah barat.
Peta kualifikasi menjadi utuh: dua pemenang barat naik ke Elite, dua yang kalah jatuh ke jalur kedua. Format play-off 11 Agustus 2026 memang membagi empat ticket Elite barat dan timur lewat empat pertandingan semalam, sehingga hasil Abu Dhabi dan Tashkent langsung membentuk kontingen barat.
Al-Jazira dan Al Hussein terlempar ke ACL Two
Kalah berarti Al-Jazira dan Al Hussein tidak terlempar total dari kalender AFC, tetapi harus turun ke babak penyisihan grup AFC Champions League Two. Jalur itu tetap kompetitif, namun level hadiah dan paparan berbeda jauh dari fase liga Elite.
Bagi Al-Jazira, gagal memanfaatkan keuntungan kandang di Abu Dhabi menjadi pelajaran mental. Dominasi menit-menit awal Ittihad memangkas kepercayaan tuan rumah sebelum mereka sempat menyamakan kedudukan. Sementara Al Hussein gagal mengimbangi Pakhtakor di Uzbekistan.
Catatan samping transfer turut muncul di bursa Eropa: penyerang Ittihad George Ilenikhena, yang hanya main sekitar 170 menit sejak pindah, digosipkan minati Sevilla lewat skema pinjaman. Itu tidak mengubah fakta lapangan: skor al-jazira vs ittihad fc tetap 1-4 dan tiket Elite sudah di tangan Jeddah.







