Brian Madjo, striker muda berusia 17 tahun 212 hari asal Aston Villa, mencetak gol termuda dalam sejarah UEFA Super Cup saat pertandingan versus Paris Saint-Germain di Red Bull Arena, Salzburg, pada 13 Agustus 2026 dini hari WIB. Gol penyama skor 1-1 ini terjadi di menit akhir babak pertama melalui tendangan voli first time yang meneruskan umpan John McGinn, sehingga Aston Villa tidak kalah 2-1 dari juara Liga Champions.
Inti artikel
- Brian Madjo lahir di Enfield, Inggris, pada 12 Januari 2009 dan memiliki darah Kamerun
- Kini ia disejajarkan dengan Romelu Lukaku dan menjadi calon wonderkid Inggris
- Di laga tersebut, duet bek PSG William Pacho dan Marquinhos kesulitan mengawal bek tinggi 193 cm Brian Madjo yang berasal dari Metz
Madjo yang berpostur 193 cm bermain penuh 72 menit sebagai starter dan menjadi pemain termuda yang tampil sejak menit pertama dalam final Piala Super Eropa. Timnya tewas meski memiliki beberapa peluang lain, sementara Sofascore mencatat enam peluang dengan satu on target dari kaki eks pemain Metz.
Profil Singkat Brian Madjo: Wonderkid Inggris dengan Darah Kamerun
Brian Madjo lahir di Enfield, Inggris, pada 12 Januari 2009 dan memiliki darah Kamerun. Pemuda ini dibesarkan di Luksemburg, bertahan di Metz pada 2025, dan baru saja datang ke Aston Villa pada Januari 2026 dengan nilai transfer 12 juta euro setelah selesai proses dengan CAS soal eligibilitas dan usianya. Kini ia disejajarkan dengan Romelu Lukaku dan menjadi calon wonderkid Inggris.
Kiper PSG Kesulitan Kendalikan Tubuh Tinggi 193 cm Brian Madjo
Di laga tersebut, duet bek PSG William Pacho dan Marquinhos kesulitan mengawal bek tinggi 193 cm Brian Madjo yang berasal dari Metz. Pemuda Aston Villa berhasil merepotkan Les Parisiens meski Aston Villa kalah, dengan tiga kesempatan tambahan yang tidak berhasil sebelum gol penyama. Optimaise News mencatat penampilannya yang stabil di pertandingan musim panas pertama.
Unai Emery Tekankan Peran Pengalaman dari Madjo Selama Pramusim
Pelatih Unai Emery memainkan Madjo sejak pramusim setelah pemuda itu tampil apik melawan Indonesia All-Stars di Stadion Gelora Bung Karno pada akhir Juli lalu. Emery menyampaikan, “Pengalaman mereka dan momen-momen seperti hari ini sangat penting,” serta menekankan bahwa konsistensi dan kerja keras selama pra-musim menjadi kunci masuknya Madjo ke lineup resmi.
Statistik Komprehensif Penampilan Madjo Saat Debut UEFA Super Cup
Diturnuhkan sejak menit pertama, Madjo memiliki tiga peluang cetak gol sebelum menyelesaikan momen, plus umpan 14 kali di tengah lapangan. Ia juga menjadi pemain termuda yang mencetak gol di UEFA Super Cup dengan usia 17 tahun 212 hari, melampaui rekor Patrick Kluivert dari 1996. Gol itu berarti Aston Villa sempat menyamakan kedudukan, menandai debut kompetitif yang bersejarah bagi Villa di piala ini.
Bermanfaat di Balik Isu Usia dan Transfer Brian Madjo ke Aston Villa
Perjalanan Madjo berlanjut dari Montpellier ke Metz sebelum ia resmi bergabung Aston Villa. Proses transfer yang sempat dipermasalahkan FIFA soal usianya akhirnya diselesaikan melalui CAS, sehingga Emery bisa memainkannya di laga musim panas ini. Optimaise News mencatat bahwa pengalaman dari GBK melawan Indonesia All-Stars membantu Madjo tampil tenang saat menghadapi tekanan juara Liga Champions. Prestasi ini membuka peluang besar bagi perkembangan wonderkid Inggris tersebut di level Eropa yang lebih tinggi.







