Kementerian Haji dan Umrah menutup celah jual-beli kuota kosong pada layanan haji khusus setelah skema lunas tunda ganti disalahgunakan oknum travel. Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan, keberangkatan jemaah kini hanya boleh mengikuti nomor urut porsi yang sah.
Langkah itu diambil demi memulihkan keadilan bagi calon jemaah yang sudah menunggu bertahun-tahun. Sebagaimana dihimpun Optimaise News, manuver tersebut sebelumnya menjadi ruang paling profitable bagi pelaku yang tak bertanggung jawab.
Celah manipulasi kuota dari pembatalan keberangkatan
Temuan muncul saat Kemenhaj membersihkan tata kelola haji khusus. Oknum Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) memanfaatkan pembatalan keberangkatan sejumlah jemaah untuk mengalihkan slot.
Alih-alih meneruskan kuota kosong kepada calon di nomor berikutnya, slot itu dialihkan ke pihak yang bersedia membayar mahal. Nomor porsi jemaah yang setia mengantre justru dikesampingkan demi transaksi tak wajar.
Dalam momen Wamenhaj Dahnil Bongkar Praktik Curang Lunas Tunda di hadapan asosiasi travel, pola ini disebut merusak fondasi antrian resmi. Harga yang dipasang oknum dinilai jauh dari nalar dan melukai rasa keadilan publik.
“Ketika kami membersihkan tata kelola haji khusus, kami temukan permainan terkait ‘lunas tunda ganti’,” ujar Dahnil dalam keterangan, Jumat (17/7/2026).
“Di situlah praktik jual beli dengan harga tak masuk akal dilakukan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab,” lanjutnya di hadapan Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (ASPHIRASI).
“Oknum-oknum PIHK sengaja menggunakan pembatalan keberangkatan beberapa jemaah agar kemudian bisa diganti kepada jemaah lain yang tidak sesuai nomor urut atau nomor porsinya,” tegas dia.
Reaksi keras pelaku travel atas penutupan manuver menguntungkan

Keputusan melarang skema sempat memicu protes keras dari pelaku usaha travel. Dahnil tidak menampik gejolak itu muncul karena celah tersebut paling mendatangkan keuntungan finansial.
Bagi sebagian penyelenggara, manuver pengalihan kuota lewat pembatalan menjadi sumber pendapatan besar. Ketika celah itu ditutup, ruang negosiasi harga di luar sistem resmi ikut menyempit.
“Kemudian kami buat keputusan tidak boleh ada lunas tunda ganti. Bapak-bapak protes nggak? Protes, iya protes. Ini protes semuanya, kenapa? Lunas tunda ganti itu manuver tempat manuver yang paling profitable,” katanya.
Ia menekankan preferensi bisnis travel tidak boleh mengalahkan hak antre yang sudah sah. Reformasi antrian haji khusus, menurutnya, justru membutuhkan ketegasan meski sempat ditolak pelaku usaha.
Penghapusan total skema dan kembali ke urutan porsi resmi

Melalui kebijakan Kemenhaj Hapus Skema Lunas Tunda Ganti, Tutup Celah bagi manipulasi, slot kosong tidak lagi bisa dialihkan sesuka hati. Hanya jemaah dengan nomor porsi yang sah yang berhak berangkat.
Aturan keberangkatan dikembalikan secara mutlak ke urutan resmi. Pengalihan di luar sistem dilarang agar tidak ada lagi ruang jual-beli layanan yang merugikan antrean panjang.
“Kami putuskan hapus mekanisme ‘lunas tunda ganti’ dan yang bisa berangkat hanya boleh sesuai dengan nomor urut porsinya,” kata Dahnil.
Kemenhaj juga berjanji memperkuat pengawasan di seluruh rantai penyelenggaraan haji khusus. Setiap proses diharapkan berjalan sesuai ketentuan agar hak jemaah terlindungi.
Peran masukan internal dalam keputusan pemberantasan rente
Langkah tegas diambil setelah masukan dari Direktur Pelayanan Haji Khusus, Tuti Rianingrum. Masukan internal itu menjadi dasar penutupan total mekanisme yang rawan disalahgunakan.
Kemenhaj menilai skema lama memberi ruang manuver terlalu besar bagi oknum. Tanpa penghapusan, keadilan antrian sulit ditegakkan di lapangan dan celah rente mudah terbuka kembali.
Dahnil menekankan keputusan ini bagian dari pembersihan tata kelola secara menyeluruh. Praktik rente yang menjangkiti ekosistem perhajian harus dihentikan dari akarnya, bukan sekadar dibatasi di permukaan.
Tim redaksi Optimaise News mencatat, penutupan skema itu juga sejalan dengan pesan agar jemaah tidak lagi menjadi objek transaksi di luar nomor porsi. Transparansi antrean menjadi penentu kepercayaan publik.
Dampak langsung pada asas keadilan ekosistem perhajian
Dengan skema baru, jemaah yang sudah lama menunggu tidak lagi digeser oleh pihak yang hanya mengandalkan daya beli tinggi. Asas urutan porsi kembali menjadi penentu tunggal keberangkatan haji khusus.
Efeknya menyentuh ekosistem lebih luas: travel yang bekerja sesuai aturan tidak bersaing dengan manuver spekulatif. Calon jemaah pun mendapat kepastian bahwa nomor porsi mereka dihormati.
“Ini upaya kami Kemenhaj untuk menghadirkan keadilan bagi seluruh jemaah dan menghilangkan praktik rente dan manipulasi di perhajian selama ini,” pungkas Dahnil.
Reformasi antrian haji khusus diharapkan memutus rantai jual-beli yang merugikan calon jemaah. Kepercayaan publik terhadap tata kelola Kemenhaj menjadi taruhan utama kebijakan tersebut.
FAQ
Apa yang dimaksud lunas tunda ganti dalam haji khusus?
Mekanisme yang memungkinkan pengalihan kuota dari jemaah yang batal berangkat kepada pihak lain. Oknum travel menyalahgunakannya untuk menjual slot di luar nomor urut porsi.
Siapa yang mengungkapkan penyalahgunaan skema ini?
Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, saat membersihkan tata kelola haji khusus dan berbicara di hadapan ASPHIRASI pada 17 Juli 2026.
Bagaimana aturan keberangkatan setelah skema dihapus?
Keberangkatan hanya boleh berdasarkan nomor urut porsi yang sah. Slot kosong tidak lagi bisa dialihkan lewat manuver jual-beli di luar sistem resmi.
Mengapa pelaku travel memprotes keputusan Kemenhaj?
Karena lunas tunda ganti dinilai manuver paling profitable. Penutupan celah itu menghilangkan ruang keuntungan besar bagi oknum tertentu di rantai haji khusus.







