Musim kemarau dan cuaca panas membuat AC dan perangkat rumah menyala lebih lama. Padahal, menurut pejabat PLN, tarif periode April, Juni 2026 tidak naik; lonjakan sering datang dari kWh yang membengkak.
Inti artikel
- Musim kemarau dan cuaca panas membuat AC dan perangkat rumah menyala lebih lama
- Padahal, menurut pejabat PLN, tarif periode April, Juni 2026 tidak naik; lonjakan sering datang dari kWh yang membengkak
- EVP Komunikasi PLN Gregorius Adi Trianto menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik pada April, Juni 2026
Optimaise News menghimpun data suhu ideal dari penyedia energi global, tips pendinginan pasif, serta kebiasaan televisi hemat. Intinya satu: Cara Menghemat Listrik agar Tagihan Tidak Membengkak lewat setelan dan rutinitas, bukan ganti semua peralatan sekaligus.
Kenapa tagihan naik meski tarif PLN tidak berubah
EVP Komunikasi PLN Gregorius Adi Trianto menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik pada April, Juni 2026. Namun keluhan viral tetap muncul di media sosial saat rekap bulanan keluar.
Salah satu kasus yang beredar mencatat tagihan Juni 2026 sekitar Rp712 ribu untuk 512 kWh, naik dari sekitar Rp348 ribu dengan 250 kWh sebulan sebelumnya. PLN menyebut cuaca, suhu, dan pemakaian peralatan di rumah bisa menjelaskan lompatan itu.
Indonesia memasuki kemarau, sementara Eropa dilanda gelombang panas ekstrem. Pola yang sama: pendingin ruangan dipakai massal. Jadi yang berubah seringkali frekuensi dan lama nyala, bukan harga per kWh.
Titik seimbang suhu AC: angka ahli dan dampak persen biaya

National Grid merekomendasikan suhu ruangan sekitar 78 derajat Fahrenheit, setara 25,5 derajat Celsius. ADT Security Systems cenderung ke 76 derajat Fahrenheit, atau sekitar 24,4 derajat Celsius.
Cornell Cooperative Extension mencatat tiap kenaikan satu derajat pada termostat bisa memotong biaya listrik musim panas 3 hingga 5 persen. Setelan 23,8 derajat Celsius bisa menelan biaya 9, 15 persen lebih mahal dibanding 25,5 derajat Celsius.
Artinya keputusan harian sederhana: dorong setelan ke rentang 24,4, 25,5°C bila masih nyaman. Menurunkan jauh di bawah 22°C, membiarkan AC menyala di ruang kosong, filter kotor, atau kapasitas unit yang tidak cocok adalah kebiasaan yang sering dikaitkan dengan tagihan AC membengkak.
Contoh estimasi pada Polytron Smart Neuva Pro PAC 09VZSI 1 PK menyebut konsumsi sekitar 569 watt. Simulasi 10 jam per hari menghasilkan sekitar 88,5 kWh sebulan, dengan estimasi biaya sekitar Rp127.800, plus soft start sekitar 450 VA pada model tersebut. Angka itu hanya ilustrasi, bukan janji hemat semua merek.
Pendinginan pasif: tirai, kipas, dan filter yang sering diabaikan
Menutup tirai atau gorden diklaim menjaga suhu ruangan hingga 20 derajat lebih sejuk dibanding membiarkan sinar langsung masuk. Gorden tebal yang rapat mengurangi beban kerja kompresor.
National Grid menyarankan memadukan AC dengan kipas gantung, berdiri, atau box fan agar udara dingin beredar. Sirkulasi itu sering membuat orang tetap nyaman tanpa terus menurunkan derajat termostat.
Filter AC yang kotor menurunkan efisiensi. Membersihkan atau mengganti filter secara berkala menjadi langkah murah sebelum memikirkan upgrade unit. AC low watt 1/2 PK sering diposisikan lebih hemat daya dibanding model konvensional sekelas, tetapi kebiasaan setelan tetap menentukan hasil akhir.
Titik boros televisi: dari tabung ke LED hingga mode eco
Televisi tabung biasanya lebih boros dari LED atau OLED. Mengganti model lama mengurangi daya standby dan operasi, meski biaya awal lebih tinggi.
Mode tidur mematikan TV otomatis setelah idle. Mode cahaya dinamis atau paling terang menyerap daya lebih besar dari mode standar. Menurunkan volume sekitar dua persen atau mute saat iklan juga mengurangi konsumsi sedikit demi sedikit.
Mode layar kosong menjaga suara tanpa gambar, cocok untuk channel musik atau menenangkan hewan. Power bar dengan sakelar off memutus standby yang masih menyedot daya setelah remote dimatikan. Mode eco meredupkan backlight; sejumlah perkiraan menyebut potongan hingga sepertiga konsumsi, paling nyaman dipakai siang hari.
Checklist harian rumah tangga agar pemakaian terkendali
Pagi: tarik gorden sisi barat-timur yang kena matahari, cek setelan AC di 24,4, 25,5°C, pastikan filter tidak mampat. Siang: biarkan kipas membantu sirkulasi, jangan turunkan AC berlebihan di ruang kosong.
Malam: aktifkan sleep TV, turunkan kecerahan, matikan sakelar power bar usai nonton. Rekap kWh di akhir minggu. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, kombinasi AC, TV, dan pendinginan pasif lebih realistis daripada mengandalkan satu perangkat saja.
Tujuan checklist ini menerjemahkan angka 3, 5 persen per derajat dan daftar fitur TV menjadi kebiasaan yang bisa dicoba hari ini, tanpa harus menunggu promo ganti unit.







