Jakarta, Optimaise News – Gol rebound Arda Guler di menit ke-21 mengantar Real Madrid CF mengalahkan Getafe 1-0 pada pekan ke-33 Liga Spanyol di Stadion Coliseum Alfonso Perez, Kamis dini hari WIB, 24 April 2025. Kemenangan itu menjaga Los Blancos di peringkat kedua dengan 72 poin dari 33 laga, empat poin di belakang Barcelona yang unggul di puncak dengan 76 poin.
Inti artikel
- Madrid menguasai bola 64 persen dan mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran, sementara Getafe gagal memanfaatkan peluang babak kedua
- Madrid langsung ambil inisiatif begitu peluit dibunyikan
- Tendangan Fran Garcia di awal laga sudah mengancam, tetapi kiper Getafe David Soria menepisnya
Madrid menguasai bola 64 persen dan mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran, sementara Getafe gagal memanfaatkan peluang babak kedua. Pantauan Optimaise News, gol tunggal itu cukup untuk merapatkan jarak gelar tanpa membuka jarak lebih lebar ke puncak klasemen.
Kronologi peluang awal yang berujung gol tunggal Guler
Madrid langsung ambil inisiatif begitu peluit dibunyikan. Tendangan Fran Garcia di awal laga sudah mengancam, tetapi kiper Getafe David Soria menepisnya.
Tekanan berlanjut lewat Brahim Diaz. Soria melompat tinggi menghalau tembakan itu, namun bola rebound jatuh ke kaki Arda Guler. Guler menyambar dan membobol gawang, mengubah skor menjadi 1-0 pada menit ke-21.
Setelah unggul, Madrid tak longgarkan tempo. Brahim Diaz lagi-lagi menciptakan peluang, lagi-lagi diamankan Soria. Pola serangan awal Garcia-Diaz yang langsung menghasilkan rebound penentu menjadi momen penentu seluruh pertandingan.
Dominasi statistik Madrid vs ancaman Getafe di babak kedua
Secara keseluruhan Madrid tampil lebih rapi: penguasaan bola 64 persen dan tujuh tembakan tepat sasaran. Getafe lebih jarang menekan di babak pertama dan baru muncul ancaman serius setelah istirahat.
Awal babak kedua, sundulan Alvaro Rodriguez dari umpan Coba da Costa melambung di atas mistar. Madrid merespons lewat Vinicius Junior, namun tembakannya ditepis David Soria.
Getafe sempat bikin Madrid was-was. Peluang-peluang itu tetap tidak menghasilkan gol, sehingga keunggulan tipis dari rebound Guler bertahan sampai peluit panjang.
Dampak poin ke klasemen: Madrid 72, Getafe bertahan di 12
Dengan 72 poin dari 33 pertandingan, Real Madrid CF tetap di urutan kedua. Barcelona di puncak dengan 76 poin; jarak empat poin itu tetap tipis bagi pengejar gelar setelah sepertiga musim tersisa.
Getafe terhenti di peringkat ke-12 dengan 39 poin dari 33 laga. Mereka unggul tujuh poin dari zona degradasi, sehingga kekalahan ini tidak langsung mengguncang status aman di papan tengah.
Hasil pekan ke-33 lain yang relevan: Barcelona menang 1-0 atas Mallorca dan Valencia bermain imbang 1-1 melawan Espanyol. Sintesis Optimaise News menempatkan gol Guler sebagai penahan jarak langsung ke puncak, sementara kegagalan Getafe di babak kedua menjaga skor tipis Madrid tetap utuh.
Penyelamatan kunci Courtois dan Soria yang menentukan hasil
David Soria menjadi benteng Getafe sepanjang laga. Ia menepis Fran Garcia, melompat halangi Brahim Diaz sebelum rebound Guler, amankan peluang Brahim berikutnya, lalu menepis Vinicius Junior di babak kedua.
Di ujung laga, Alvaro Rodriguez mendapat peluang menyamakan kedudukan. Thibaut Courtois menggagalkan tembakan itu. Tanpa dua kiper yang aktif, skor 1-0 bisa berubah arah.
Selebrasi Guler bersama rekan setim di Coliseum Alfonso Perez menandai akhir laga yang ketat. Madrid pulang membawa tiga poin tanpa pesta gol, tetapi dengan posisi klasemen yang tetap menempel ketat Barcelona.





